FOLLOW US:


Mau Menang Atas Chelsea? Arsenal Diminta Belajar Main Pragmatis

01-08-2020 02:49

 | Dimas Ardi Prasetya

Mau Menang Atas Chelsea? Arsenal Diminta Belajar Main Pragmatis
Ekspresi pelatih Arsenal, Mikel Arteta, setelah timnya menelan kekalahan di markas Tottenham. © AP Photo

Bola.net - Eks gelandang Chelsea Cesc Fabregas berharap Arsenal belajar untuk bermain pragmatis dan meraih kemenangan dengan jelek agar bisa meraih gelar juara.

Arsenal sudah berusaha bangkit dalam dua musim terakhir. Mereka telah gagal dengan Unai Emery dan kini sedang berusaha meniti kesuksesan dengan Mikel Arteta.

Akan tetapi Arteta sendiri kini berada dalam posisi sulit. Ia harus mendatangkan pemain baru agar taktiknya di atas lapangan bisa berjalan dengan sempurna.

Namun mendatangkan pemain bukan perkara mudah. Mana ada pemain bagus yang mau gabung Arsenal yang belakangan ini tak punya potensi meraih gelar juara.

Di Premier League saja, Arsenal gagal finis di zona empat besar dan juga gagal meraih tiket ke Liga Europa. Akan tetapi mereka punya kans juara setelah masuk ke final FA Cup, di mana mereka akan berduel dengan Chelsea.

1 dari 2

Bodoh dan tak Berpengalaman

Cecs Fabregas mengatakan saat ini Arsenal tak bisa bermain idealis seperti dirinya dulu jika ingin meraih gelar juara. Fabregas mengaku saat masih memperkuat The Gunners, ia mengutamakan bermain dengan apik meski pada akhirnya hal tersebut berimbas negatif pada hasil akhir yang didapat timnya.

"Di Arsenal dan mungkin salah saya sebagai kapten pada saat itu, saya menyukai permainan yang indah ini. Saya tidak terlalu berpengalaman seperti ketika saya kembali ke Chelsea," ucapnya pada The Sun.

“Saya selalu suka memiliki bola dan menuntut bola di daerah yang sulit, bahkan ketika menang 1-0 dan bermain untuk [meraih gelar juara] liga, Anda masih ingin melakukan hal yang sama, karena Anda masih muda dan, dalam hal ini, agak bodoh dalam situasi tertentu," ucapnya.

2 dari 2

Sepak Bola Pragmatis Ala Chelsea

Namun Cesc Fabregas akhirnya merasakan pengalaman yang berbeda ketika ia memperkuat Chelsea. Saat itu The Blues tak peduli dengan penampilan cantik di atas lapangan.

Saat itu yang ada dalam benak tim adalah meraih kemenangan. Tak peduli bagaimana caranya yang penting klub harus memetik poin.

“Setiap pemain merasakan hal yang sama, bahwa ini adalah satu-satunya cara [main apik] untuk menang. Terkadang kami lupa bahwa untuk memenangkan liga, Anda harus menang dengan jelek. Selalu ada lima atau enam pertandingan musim di mana Anda kesulitan tetapi menang," serunya.

“Di Chelsea, kami melakukan itu. Kami sangat kompetitif dan sangat berpengalaman. Itulah perbedaan utama," serunya.

"Dalam hal bakat, di Arsenal ada banyak pemain yang fantastis, tetapi di Chelsea, kami tidak peduli jika suatu hari kami menang 1-0 tanpa menyentuh bola untuk seluruh pertandingan," tegas Fabregas.

Cesc Fabregas memperkuat Arsenal dari tahun 2003 hingga 2011 dan di Chelsea dari 2014 hingga 2019. Bersama The Gunners ia tak pernah sukses meraih gelar juara Premier League sementara dengan The Blues ia memenanginya dua kali.

(The Sun)