FOLLOW US:


Mourinho Kritik Manchester United, Mengapa Harus Bayer Mahal David de Gea?

23-09-2019 14:48

 | Asad Arifin

Mourinho Kritik Manchester United, Mengapa Harus Bayer Mahal David de Gea?
David de Gea saat lawan West Ham di Premier League 2019-2020. © AP Photo

Bola.net - Jose Mourinho mempertanyakan sikap Manchester United yang memberikan kontrak mahal untuk penjaga gawang David de Gea. Dia menilai United harusnya berada di posisi lebih baik dalam proses negosiasi.

David de Gea baru saja meneken kontrak baru dengan Manchester United. Kiper berusia 27 tahun tersebut mendapatkan kontrak dengan durasi hingga tahun 2023. Ada pula opsi perpanjangan selama satu tahun.

Kontrak baru tersebut mengatur David de Gea untuk mendapatkan gaji senilai 300 juta pounds per pekan. Gaji tersebut dihitung bersih. Sebab, United menanggung beban pajak dari gaji kiper asal Spanyol tersebut.

David de Gea sekaligus menjadi kiper dengan gaji paling mahal di dunia. Akan tetapi, banyak yang mencibir keputusan United karena David de Gea tidak berada dalam performa terbaiknya sejak musim 2018/2019 yang lalu.

1 dari 2

Gaji David de Gea Terlalu Mahal

Manchester United sudah menawarkan kontrak baru kepada David de Gea sejak tahun 2018 lalu. Saat itu, David de Gea enggan meneken kontak baru dan namanya dikaitkan dengan banyak klub. Tetapi, tidak untuk saat ini.

"Waktu ketika dia menandatangani kontrak besarnya adalah saat di mana saya tidak berpikir United perlu membayar sebanyak itu agar dia meneken kontrak itu," buka Mourinho dikutip dari Sky Sports.

"Satu atau dua tahun lalu, dunia yang mengejarnya dan, pada saat ini, di mana dia memiliki menandatangani kontraknya yang luar biasa, saya pikir sebagian besar pintu klub besar sudah ditutup," sambungnya.

David de Gea pernah menjadi pemain bidikan Real Madrid hingga PSG. Tetapi, kedua klub tersebut sudah punya andalan di bawah mistar. Jadi, Mourinho menilai harusnya United tidak perlu meladeni permintaan mahal David de Gea.

"Pintu Real Madrid ditutup, mereka tidak perlu meneken kiper baru karena punya Thibaut Courtois. Pintu Barcelona ditutup karena Marc-Andre ter Stegen yang muda dan fantastis. PSG juga ditutup, mereka baru saja merekrut Keylor Navas, dia juga penjaga gawang yang sangat bagus," kata Jose Mourinho.

2 dari 2

Performa Buruk David de Gea

David de Gea membuka kompetisi musim 2019/2020 dengan langkah yang bagus. Mantan kiper Atletico Madrid tersebut tidak kebobolan saat United menang dengan skor 4-0 atas Chelsea di laga perdana Premier League.

Namun, setelah itu, sebanyak enam gol bersarang di gawang David de Gea dalam lima laga terakhir. Dia tidak sedang berada dalam performa terbaiknya. Kondisinya masih sama dengan musim 2018/2019 yang lalu.

"Saya tidak melihat United di bawah tekanan karena De Gea akan pindah ke klub lain. Siapa yang akan membayarnya gaji besar yang dia minta?," kata Mourinho.

Bukan hanya di Manchester United, kinerja David de Gea bersama timnas Spanyol juga mendapat sorotan. Pada ajang Piala Dunia 2018 lalu, dia tampil buruk. David de Gea kini mulai digusur oleh Kepa untuk posisi kiper nomor satu di Spanyol.

Sumber: Sky Sports