
Bola.net - Akhir musim Premier League 2024/2025 menghadirkan drama besar bagi Aston Villa. Tim asuhan Unai Emery harus menelan pil pahit setelah gagal merebut tiket ke Liga Champions.
Aston Villa kalah 0-2 dari Manchester United di Old Trafford pada pekan terakhir, hasil yang membuka jalan bagi Newcastle United untuk menyegel tempat di kompetisi elit Eropa. Kekalahan tersebut membuat para pemain dan petinggi Villa geram, terutama karena sejumlah keputusan wasit dianggap merugikan.
Situasi ini membuat Aston Villa berencana mengajukan protes resmi kepada pihak Premier League. Mereka mempertanyakan kualitas wasit yang ditunjuk dan keputusan-keputusan kontroversial yang dianggap memengaruhi hasil akhir pertandingan.
Berikut ini penjelasan lengkap seputar kontroversi yang terjadi dan bagaimana reaksi pihak Aston Villa terhadap kegagalan lolos ke Liga Champions.
Kekalahan Pahit dan Nasib Liga Champions yang Melayang

Aston Villa sebenarnya masih punya peluang besar untuk finis di posisi empat klasemen. Sayangnya, kekalahan dari MU di Old Trafford memupus harapan itu, sementara Newcastle justru lolos meski kalah dari Everton.
Hasil ini membuat Villa finis di peringkat lima, satu strip di bawah Newcastle. Padahal, jika saja gol Morgan Rogers di babak pertama tidak dibatalkan, situasi bisa saja berbeda.
Kapten Villa, John McGinn, tampak sangat frustrasi dengan keputusan wasit. Ia bahkan langsung memprotes keras di lapangan, sementara manajemen klub mulai mempertimbangkan langkah hukum.
Menurut laporan The Athletic, Villa merasa wasit yang ditugaskan tidak cukup berpengalaman untuk laga sepenting ini dan berencana melakukan protes secara resmi ke Premier League. Mereka juga menilai VAR seharusnya bisa mengoreksi kesalahan tersebut.
Kontroversi VAR dan Gol Rogers yang Dibatalkan
Insiden krusial terjadi ketika Morgan Rogers berhasil mencetak gol di menit ke-27. Namun, wasit Sam Bramall membatalkannya dengan alasan Rogers melakukan pelanggaran terhadap kiper MU, Altay Bayindir.
Rekaman ulang justru menunjukkan bahwa Rogers menyentuh bola lebih dulu tanpa pelanggaran. Sayangnya, VAR tidak mengintervensi keputusan tersebut, dan gol tetap tidak diakui.
Unai Emery mengaku sudah berbicara dengan wasit setelah pertandingan. Pelatih asal Spanyol itu mengungkapkan bahwa Bramall menyadari kesalahannya, meski sudah terlambat untuk mengubah hasil.
"Momen kuncinya adalah gol Rogers dan bagaimana wasit memutuskan aksi itu," kata Emery.
"Dia seharusnya menunggu VAR, karena VAR ada untuk membantu. Saya sudah bicara dengannya, dan dia tahu dia salah."
Protes Resmi dan Evaluasi Performa Tim
Selain masalah VAR, Villa juga harus bermain dengan 10 pemain setelah Emiliano Martinez mendapat kartu merah di babak pertama. Namun, Emery tidak mempermasalahkan insiden tersebut.
Yang membuatnya kesal justru keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya. Meski begitu, Emery mengakui bahwa performa timnya tidak cukup baik untuk layak meraih kemenangan.
"Mungkin dengan gol Rogers, kami bisa berada di posisi lebih baik dan lolos ke Liga Champions. Tapi kami memang tidak pantas dapat apa-apa hari ini," tutupnya.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 10 April 2026 14:33Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 11-14 April 2026
-
Liga Inggris 10 April 2026 11:34Layakkah Harry Maguire Masih Termasuk Jajaran Bek Terbaik Dunia?
-
Liga Inggris 10 April 2026 11:33 -
Liga Inggris 10 April 2026 11:26
LATEST UPDATE
-
Otomotif 10 April 2026 14:56 -
Liga Inggris 10 April 2026 14:52 -
Liga Inggris 10 April 2026 14:33 -
Olahraga Lain-Lain 10 April 2026 14:19 -
Tim Nasional 10 April 2026 14:00 -
Liga Italia 10 April 2026 13:41
MOST VIEWED
- Scholes Minta Man United Bersih-bersih Besar: 9 Pemain Harus Pergi, Siapa Saja yang Masuk Daftar?
- Manchester United Dapat Berkah Kemenangan Arsenal atas Sporting CP: Tiket Liga Champions Makin Dekat dari Genggaman
- Pengorbanan Besar Harry Maguire untuk Setan Merah: Rela Potong Gaji demi Bertahan di Manchester United
- Jangan Panik, Arsenal!
HIGHLIGHT
- 5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Di...
- 5 Alternatif Marcus Rashford untuk Barcelona, dari...
- Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Menge...
- 5 Suksesor Mohamed Salah di Liverpool: Yan Diomand...
- 6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Pan...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552137/original/014948900_1775801262-20260410_092819.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/689817/original/SAIFUL.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5334691/original/034098400_1756729296-r.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552136/original/084268500_1775801208-1001154522.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552091/original/032920600_1775799299-cek_fakta_Prabowo_klaim.jpg)

