
Bola.net - Musim 2025/2026 kian berubah menjadi mimpi buruk bagi Manchester United. Kekalahan dari Brighton di putaran ketiga FA Cup, Minggu (11/1/2026) malam tak sekadar menutup satu peluang trofi, tetapi juga membuka deretan fakta pahit yang mencerminkan betapa rapuhnya kondisi Setan Merah saat ini.
Tersingkirnya United dari FA Cup memastikan peluang mereka meraih gelar domestik musim ini nyaris tertutup rapat. Sebelumnya, Bruno Fernandes dan kawan-kawan sudah lebih dulu dipermalukan Grimsby Town di putaran kedua Carabao Cup pada Agustus lalu.
Dengan demikian, hampir pasti United akan kembali mengakhiri musim tanpa trofi untuk dua tahun beruntun.
Harapan Tersisa di Liga Inggris

Satu-satunya asa yang tersisa hanyalah lewat Premier League. Namun, harapan itu pun terbilang tipis. Manchester United kini berada di posisi ketujuh klasemen, tertinggal 17 poin dari Arsenal yang memimpin liga, dengan 17 pertandingan tersisa.
Menyebut peluang juara sebagai realistis rasanya terlalu jauh, terutama di tengah ketidakstabilan tim di bawah kendali pelatih sementara, Darren Fletcher.
Meski demikian, peluang finis di empat besar masih terbuka. Jarak United dengan Liverpool yang berada di posisi keempat hanya tiga poin. Brentford di urutan kelima juga cuma unggul satu angka.
Dengan persaingan papan atas yang ketat, tiket Liga Champions musim depan masih mungkin diraih, meski performa inkonsisten menjadi ganjalan utama.
Catatan Buruk yang Menghantui Sejarah

Di balik kegagalan di ajang piala, statistik musim ini menyuguhkan gambaran yang lebih mengkhawatirkan. Manchester United dipastikan hanya akan memainkan sekitar 40 pertandingan di semua kompetisi, jumlah terendah dalam satu musim sejak 1914/1915, atau lebih dari satu abad silam.
Angka tersebut sejatinya sudah menjadi skenario terburuk sejak awal musim, menyusul kegagalan United lolos ke kompetisi Eropa akibat finis di posisi ke-15 liga musim lalu.
Lebih ironis lagi, ini menjadi kali pertama dalam sejarah klub di mana United hanya tampil di dua ajang piala domestik dan langsung tersingkir di laga pertama keduanya, tanpa kompetisi Eropa sebagai pelarian.
Bahkan, terakhir kali United tersingkir di laga pembuka FA Cup dan League Cup secara bersamaan terjadi pada musim 1981/1982. Danny Welbeck, mantan pemain United, kembali menjadi sosok yang “menghantui” Old Trafford dengan golnya bersama Brighton, mempertegas luka lama yang belum sembuh.
Ujian Berat Menanti Manchester United

Situasi sulit ini belum akan mereda. Manchester City asuhan Pep Guardiola dijadwalkan bertandang ke Old Trafford akhir pekan ini, sebelum United harus melawat ke markas Arsenal sepekan kemudian. Dua laga berat yang bisa semakin menentukan arah musim Setan Merah.
Di tengah tekanan tersebut, posisi Darren Fletcher pun belum sepenuhnya aman. Manajemen klub dikabarkan tengah menjalin komunikasi dengan Ole Gunnar Solskjaer dan Michael Carrick untuk mengisi peran pelatih interim hingga akhir musim.
Siapa pun yang nantinya berada di pinggir lapangan, peringatan soal “kerapuhan” skuad United sudah jelas terasa.
Statistik Horor Manchester United

Statistik performa terbaru menegaskan hal itu. United hanya meraih satu kemenangan dari tujuh laga terakhir di semua kompetisi. Meski hanya menelan dua kekalahan, hasil imbang melawan tim papan bawah seperti Wolves, West Ham, dan Leeds memperlihatkan betapa sulitnya United menjaga konsistensi.
Sejak awal Desember, mereka cuma mencatat dua kemenangan dari sembilan pertandingan, bahkan hanya tiga kemenangan dari 13 laga terakhir.
Musim ini benar-benar menjadi potret suram Manchester United. Jika tak segera berbenah, bukan tak mungkin istilah “musim berdarah” akan terus melekat pada perjalanan Setan Merah hingga akhir kompetisi.
Sumber: The Sun
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 31 Mei 2026 00:00Liverpool Dinilai Tepat Berpisah dengan Arne Slot, Ini Alasannya
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 31 Mei 2026 08:28Gak Sekedar Hoki, PSG Memang Layak Jadi Juara UCL 2025/2026
-
Liga Champions 31 Mei 2026 06:02Wasit Menghukum Arsenal di Final Liga Champions
-
Liga Champions 31 Mei 2026 05:56Memuji Sikap Marquinhos
BERITA LAINNYA
-
inggris 31 Mei 2026 00:00Liverpool Dinilai Tepat Berpisah dengan Arne Slot, Ini Alasannya
-
inggris 30 Mei 2026 19:34Andoni Iraola Kandidat Terdepan Pengganti Arne Slot di Liverpool
-
inggris 30 Mei 2026 19:21Arne Slot Resmi Hengkang dari Liverpool, Manajemen Jelaskan Alasannya
-
inggris 30 Mei 2026 18:27BREAKING NEWS: Arne Slot Dikabarkan Tinggalkan Liverpool
-
inggris 30 Mei 2026 16:53Casemiro Dinilai Terlalu Cepat Tinggalkan Manchester United
SOROT
-
Liputan6 31 Mei 2026 02:28Deretan Fakta Menarik usai PSG Pertahankan Gelar Liga Champions
-
Liputan6 31 Mei 2026 02:14Alasan PSG dan Arsenal Tidak Dapat Penalti di Final Liga Champions
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, A...
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Mus...
5 Pemain Top yang Tak Masuk Timnas Belanda untuk P...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/7388762/original/064342500_1780168938-000_B4HM7QH-Luis_Enrique.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7387907/original/075064400_1780168203-000_B4HM32C.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5579876/original/094143500_1778116913-000_B2339PT.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7382320/original/037427000_1780162903-000_B4HG2PV.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5212739/original/051133800_1746656674-PSG_ARSENAL_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5238447/original/092890900_1748720316-AP25151698766567.jpg)

