
Bola.net - Dalam dunia sepak bola, tradisi guard of honour sering kali menjadi momen yang penuh makna. Namun, mantan kapten Watford, Troy Deeney, memiliki pandangan berbeda mengenai hal ini, khususnya terkait Arsenal dan Liverpool.
Menurutnya, memberikan penghormatan kepada Mohamed Salah dkk sebagai juara Premier League akan menjadi sebuah penghinaan bagi tim-tim lain. Deeney menyatakan bahwa penghormatan semacam itu tidak hanya sekadar simbol, tetapi juga mencerminkan sikap tim yang kalah.
Dengan kata lain, jika Arsenal melakukannya, itu akan menunjukkan bahwa mereka menerima kekalahan dengan lapang dada, sesuatu yang tidak seharusnya dilakukan oleh tim yang berjuang di kompetisi yang sama. Liverpool sendiri juara Liga Inggris dengan empat laga tersisa.
Artinya mereka kemungkinan akan menerima empat kali guard of honour. Setelah Chelsea, berikutnya giliran Arsenal, lalu Brighton dan Crystal Palace.
Deeney Kompori Arsenal

Guard of honour adalah tradisi di mana tim yang kalah memberikan penghormatan kepada tim yang telah memenangkan gelar. Momen ini biasanya dilakukan sebelum pertandingan dimulai dan menjadi simbol penghargaan atas pencapaian tim juara.
Guard of honour sendiri menjadi topik perdebatan panjang di kalangan penggemar dan pemain. Beberapa pihak berpendapat bahwa ini adalah cara yang baik untuk menunjukkan sportivitas, sementara yang lain merasa bahwa itu hanya mengingatkan mereka tentang kegagalan mereka. Troy Deeney termasuk dalam kelompok yang menolak tradisi ini, dan ia kemudian berusaha memengaruhi Arsenal agar tak melakukan seremoni itu ketika bersua Liverpool nanti,
“Terus terang, menurut saya itu omong kosong belaka. Itu bukan sekadar tanda penghormatan, melainkan penghinaan bagi tim yang siap memberi tepuk tangan kepada sang juara,” seru Deeney pada The Sun.
Ia menambahkan,“Seakan-akan Chelsea, Arsenal, dan semua orang yang bermain melawan sang juara hingga akhir musim berkata, 'Bagus sekali, kami sangat senang Anda mengalahkan kami'.”
Celah Untuk Arsenal

Guard of honour adalah tradisi yang memiliki makna mendalam dalam dunia sepak bola, tetapi tidak semua tim sepakat untuk melakukannya. Troy Deeney menekankan bahwa memberikan penghormatan kepada tim yang telah mengalahkan mereka bisa jadi merupakan penghinaan bagi tim yang berjuang keras.
Arsenal, sebagai salah satu klub terbesar di Inggris, dihadapkan pada dilema ini. Namun ada celah bagi The Gunners untuk tidak melakukan guard of honour.
Pasalnya tradisi itu bukanlah suatu kewajiban. Hal tersebut juga sudah ditegaskan di laman resmi Premier League. Jadi kini semuanya ada di tangan Arsenal sendiri; mau lakukan guard of honour atau tidak.
Jadwal Arsenal Berikutnya

Kompetisi: Liga Inggris/Premier League
Pertandingan: Liverpool vs Arsenal
Stadion: Emirates
Hari: Minggu, 11 Mei 2025
Kickoff: 22.30 WIB
Klasemen Liga Inggris
(The Sun)
Baca Juga:
- Arsenal Gagal Lagi, Siapa Klub Inggris dengan Koleksi Trofi Liga Champions Terbanyak?
- Seandainya Gol, 5 Peluang yang Bisa Bawa Arsenal Kalahkan PSG dan Lolos ke Final Liga Champions
- Masuk Final Liga Champions: PSG Lebih Kompak Setelah Kepergian Kylian Mbappe
- Arsenal Kembali Gagal, Puasa Gelar Berlanjut Lima Musim
- 4 Kekuatan Utama PSG Musim 2024/2025: Sukses Tembus Liga Champions Setelah Ditinggal Kylian Mbappe
- Mikel Arteta: Tak ada yang Lebih Baik, Arsenal Layak Juara Liga Champions!
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 4 Juni 2026 14:54Ayah Alexis Mac Allister Tegaskan Tidak Ada Kontak dari Real Madrid
-
inggris 4 Juni 2026 14:24Manchester United Lakukan Perombakan Besar, 4 Pemain Tinggalkan Klub
-
inggris 4 Juni 2026 12:23Diminati Juventus, Alisson Becker Putuskan Bertahan di Liverpool
-
inggris 4 Juni 2026 12:02Andoni Iraola Hari Ini Teken Kontrak Sebagai Pelatih Baru Liverpool
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 15:05Nasib 21.801 Motor Listrik BGN yang Dikorupsi Dadan Hindayana Cs
-
Liputan6 4 Juni 2026 15:00RTX Spark Diumumkan, 8 Laptop Ini Siap Pakai Chip Baru Nvidia
-
Liputan6 4 Juni 2026 14:30IHSG Anjlok, Serok Saham atau Tetap Pegang?
-
Liputan6 4 Juni 2026 14:27Akui Bersalah, Noel Enggan Berandai Divonis Bebas
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...













:strip_icc()/kly-media-production/medias/7751962/original/074712800_1780560303-motor_listrik_BGN.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7744700/original/059888800_1780552115-Nvidia-RTX-Spark-Laptops.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/7751077/original/065502900_1780559418-menggelegar-prabowo-depan-bgn-usai-pecat-3-pimpinan-saya-tak-mau-uang-rakyat-dicuri-7c083c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/7751071/original/087862000_1780559186-kepala-bgn-ditangkap-kejaksaan-prabowo-ungkap-detik-detik-jelang-putuskan-pecat-8b21c7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4277616/original/049381900_1672400412-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7750038/original/006302700_1780558036-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_13.32.46__1_.jpeg)

