Pochettino Minta Gelar Premier League 2016/2017 Dicabut dari Chelsea dan Diberikan ke Tottenham

Pochettino Minta Gelar Premier League 2016/2017 Dicabut dari Chelsea dan Diberikan ke Tottenham
Pelatih Amerika Serikat Mauricio Pochettino saat pertandingan melawan Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026, Kamis (2/7/2026). (c) AP Photo/Julio Cortez

Bola.net - Mauricio Pochettino menilai Tottenham seharusnya dianugerahi gelar Premier League 2016/2017 yang diraih Chelsea. Pochettino saat itu membawa Tottenham finis sebagai runner-up, tertinggal tujuh poin dari Chelsea asuhan Antonio Conte.

Pandangan tersebut disampaikan setelah Chelsea mendapat sanksi atas pelanggaran aturan kompetisi yang terjadi pada periode 2011 hingga 2018. Premier League mendenda Chelsea 10,75 juta pounds pada Maret dan menjatuhkan larangan transfer akademi selama sembilan bulan.

Premier League menemukan adanya pembayaran dari pihak ketiga yang tidak diungkapkan kepada pemain, agen yang tidak terdaftar, dan pihak lainnya. Chelsea dinyatakan melanggar aturan karena tidak melaporkan pembayaran tersebut, meski Premier League menyimpulkan klub tidak akan melanggar aturan finansial jika seluruh pembayaran dimasukkan dalam laporan historis.

Pochettino pun menilai situasi tersebut membuat Tottenham dan Chelsea tidak berkompetisi dengan aturan yang sama. Pelatih Timnas Amerika Serikat itu bahkan berpendapat gelar Premier League semestinya diberikan kepada tim yang finis di posisi kedua.

Pochettino Minta Gelar Premier League 2016/2017 untuk Tottenham

Pochettino Minta Gelar Premier League 2016/2017 untuk Tottenham

Pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino di sesi latihan tim jelang FIFA World Cup 2026 melawan Paraguay, 12 Juni 2026. (c) AP Photo/Andre Penner

Tottenham tampil sebagai pesaing utama Chelsea pada musim 2016-17 dan akhirnya finis di posisi kedua. Chelsea menjadi juara dengan keunggulan tujuh poin setelah menjalani musim yang kuat di bawah arahan Conte.

Namun, sanksi yang diterima Chelsea atas pelanggaran aturan pada periode sebelumnya membuat Pochettino mempertanyakan status gelar tersebut. Menurutnya, Tottenham layak menerima gelar setelah Chelsea dinyatakan melakukan pelanggaran.

"Kami seharusnya memenangkan satu gelar, satu Liga Inggris. Kami seharusnya dianugerahi gelar tersebut," kata Pochettino.

"Mereka dihukum, mereka mengakuinya, jadi hanya itu? Gelar tersebut seharusnya diberikan kepada tim yang berada di posisi kedua," lanjut Pochettino.

Pertandingan Selanjutnya
Premier League Premier League | 12 September 2026
Chelsea Chelsea
21:00 WIB
Hull City Hull City

Pochettino Soroti Persaingan Tottenham dan Chelsea

Pochettino Soroti Persaingan Tottenham dan Chelsea

Pelatih Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026, Mauricio Pochettino. (c) AP Photo/Mike Stewart

Pochettino tidak menyangkal bahwa Chelsea mampu mencetak gol dan memenangkan pertandingan sepanjang musim 2016/2017. Akan tetapi, ia menilai Tottenham tetap dirugikan karena kedua tim tidak menjalani persaingan dengan aturan yang sama sejak awal musim.

Menurut Pochettino, situasi tersebut bahkan bisa memengaruhi aktivitas Tottenham di bursa transfer. Ia memperkirakan Spurs mungkin dapat mendatangkan pemain yang membuat skuad lebih kuat jika aturan yang sama diterapkan kepada semua tim.

"Memang benar kami tidak berkompetisi dengan aturan yang sama. Oke, sekarang kami bisa mengatakan bahwa mereka mencetak gol, mereka memenangkan pertandingan, dan sebagainya. Oke, itu saja, tetapi sangat adil untuk mengatakan bahwa kami tidak berkompetisi dengan kartu yang sama sebelum musim dimulai," ujar Pochettino.

"Mungkin dengan aturan yang sama, jika kami menerapkan hal yang sama, mungkin kami bisa merekrut beberapa pemain yang akan membuat tim lebih baik atau mencetak lebih banyak gol. Saya tidak sedang mengeluh. Ini adalah kenyataannya. Jika mereka mengakui bahwa mereka melanggar aturan, gelar Liga Inggris seharusnya menjadi milik tim terbaik kedua," tegas Pochettino.

Pochettino Tegaskan Tidak Takut Bicara soal Chelsea

Pochettino Tegaskan Tidak Takut Bicara soal Chelsea

Pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino. (c) AP Photo/Jeff Dean

Pochettino menyadari pernyataannya berpotensi membuat pendukung Chelsea tidak senang. Meski demikian, ia menegaskan bahwa dirinya hanya menyampaikan pandangan berdasarkan situasi yang terjadi.

Pochettino juga mengatakan dirinya akan mengambil sikap yang sama apabila situasi tersebut terjadi di Tottenham. Baginya, pengakuan terhadap pelanggaran aturan seharusnya berlaku secara konsisten kepada klub mana pun.

"Saya tidak takut mengatakan kebenaran. Penggemar Chelsea akan marah kepada saya karena saya mengatakan ini, tetapi jika kami berada di Tottenham dan melanggar aturan, saya akan mengakui hal yang sama," pungkas Pochettino yang pernah menangani Chelsea pada 2023/2024.

Sumber: ESPN

Klasemen Premier League