
Bola.net - Bodo/Glimt mampu membuat Bayern Munchen frustrasi selama babak pertama Liga Champions 2026-27. Pertahanan disiplin membuat skor tetap 0-0 hingga jeda sebelum lima gol tuan rumah mengubah pertandingan secara drastis.
Bayern akhirnya membuka keran gol melalui Jamal Musiala pada awal babak kedua. Setelah itu, Harry Kane, Alphonso Davies, dan Michael Olise dua kali mencatatkan nama di papan skor untuk memastikan kemenangan 5-0.
Bagi Bodo/Glimt, kekalahan tersebut terasa berat setelah mampu bertahan dengan baik di awal. Jens Petter Hauge mengakui 20 menit terakhir menjadi periode yang sangat sulit ketika kualitas Bayern mulai memberikan tekanan besar.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Babak Pertama Berjalan Sesuai Rencana
Bodo/Glimt tampil berani sejak menit awal dan tidak hanya mengandalkan pertahanan dalam menghadapi Bayern. Hauge menilai timnya mampu bertahan dengan baik sekaligus tetap memberikan ancaman ketika mendapatkan kesempatan menyerang.
Bayern memiliki peluang terbaik melalui Joshua Kimmich yang tembakannya membentur tiang. Selain peluang tersebut, Bodo/Glimt mampu menjaga lini pertahanannya tetap rapat sehingga Bayern kesulitan menciptakan peluang bersih.
"Kami memulai dengan sangat baik dan penuh keberanian. Kami bertahan dengan baik, kami menyerang dengan baik," ujar Hauge kepada UEFA.
Musiala Membuka Jalan Bayern
Situasi berubah setelah kiper Bodo/Glimt, Nikita Haikin, harus meninggalkan lapangan saat jeda. Julian Faye Lund masuk menggantikannya dan langsung memungut bola dari gawang setelah Musiala mencetak gol pembuka.
Kane kemudian menggandakan keunggulan Bayern melalui sundulan. Gol tersebut membuat Bodo/Glimt semakin kesulitan menjaga organisasi pertahanannya sehingga ruang mulai terbuka untuk serangan berikutnya.
Alphonso Davies memanfaatkan situasi tersebut dengan mencetak gol ketiga Bayern melalui tembakan yang tidak mampu dihentikan kiper. Michael Olise kemudian mengakhiri pertandingan dengan dua gol pada fase akhir untuk membawa Bayern menang telak 5-0.
20 Menit Terakhir Jadi Mimpi Buruk
Hauge mengakui Bodo/Glimt tidak mampu mempertahankan performa positif mereka hingga pertandingan berakhir. "20 menit terakhir sangat sulit. Mereka memiliki kualitas yang luar biasa dan mereka menghukum kami," kata Hauge.
Gelandang Bodo/Glimt itu tetap menilai babak pertama sebagai pengalaman positif bagi timnya. "Kami datang ke sini dan tahu bahwa pertandingan akan sangat, sangat sulit. Kami bermain baik pada babak pertama dan mempertahankan skor 0-0," ujarnya.
Kekalahan ini menunjukkan betapa tipis batas antara bertahan dengan baik dan kehilangan kendali saat menghadapi tim dengan kualitas seperti Bayern. Bodo/Glimt harus belajar dari pengalaman tersebut jika ingin mampu menjaga level permainan selama 90 menit pada pertandingan berikutnya.
Sumber: UEFA.com
Klasemen
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 6 Oktober 2026 10:35Start Real Madrid Musim Ini Mendekati Catatan Terburuk Era 2020-an
-
Liga Inggris 3 Oktober 2026 17:27Erling Haaland dan 6 Klub yang Bisa Jadi Tujuannya Jika Tinggalkan Man City
-
Liga Inggris 1 Oktober 2026 12:09Manchester City Tersangkut Skandal, Phil Foden Bakal Pindah ke Klub Ini?
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 8 Oktober 2026 05:57Declan Rice Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal, Gaji Bakal Naik Signifikan
BERITA LAINNYA
-
champions 6 Oktober 2026 09:44Daftar 25 Nominasi Golden Boy 2026: Ada Pau Cubarsi hingga Myles Lewis-Skelly
-
champions 27 September 2026 12:05Cetak 73 Gol dalam Semusim, Harry Kane Lebih dari Layak untuk Menangkan Ballon d'Or 2026
-
champions 11 September 2026 15:50Nico Paz, Bertahan di Como Akhirnya Hadirkan Malam yang Selama Ini Ia Bayangkan
-
champions 11 September 2026 14:33Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
-
champions 11 September 2026 14:24Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
-
champions 11 September 2026 14:19Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
SOROT
-
Liputan6 8 Oktober 2026 05:34Prabowo Minta TNI-Polri Hilangkan Ego Sektoral dan Perkuat Kesiapsiagaan
-
Liputan6 8 Oktober 2026 05:26Kubu Febrie Adriansyah Soroti Asal-usul Emas 74 Kg dalam Dakwaan Jaksa
-
Liputan6 7 Oktober 2026 21:15Jadi Wamenko, Drajad Wibowo Dapat 8 Tugas dari Airlangga
-
Liputan6 7 Oktober 2026 18:53Nusron Wahid Tak Hadiri Pemeriksaan KPK
-
Liputan6 7 Oktober 2026 18:31Prabowo Ingin Rekrutmen TNI-Polisi Diubah: Boleh Pakai Kacamata Asal Pintar
-
Liputan6 7 Oktober 2026 18:25Turun Rp 3,2 Juta, Pelunasan Biaya Haji 2027 Jadi Rp 23,2 Juta
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368198/original/062995800_1791412479-IMG-20261007-WA0122.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/9367905/original/076458000_1791366658-0L5A8111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363405/original/094446300_1790857719-publikasi_1790852625_6abe3e11d4523.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5139939/original/076629500_1740130101-IMG-20250221-WA0002.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368049/original/063764700_1791372685-IMG-20261007-WA0155.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4463448/original/027796500_1686608129-20230607_073052.jpg)
