FOLLOW US:


Pogba Diyakini Bisa Bersinar Lagi Jika Tidak Dipaksa Solskjaer

03-05-2019 09:40

 | Paul Pogba

Pogba Diyakini Bisa Bersinar Lagi Jika Tidak Dipaksa Solskjaer
Paul Pogba © AP Photo

Bola.net - Paul Pogba tengah menikmati salah satu musim terbaiknya bersama Manchester United. Dia telah berkontribusi langsung pada 22 gol MU di Premier League musim ini, tepatnya dengan 12 gol dan 10 assists.

Sayangnya, performa Pogba dewasa ini terus merosot. Dia mulai kehilangan sentuhan terbaiknya dan sering dikritik karena bermain tanpa gairah. Pogba mulai bermain seperti saat masih dilatih Jose Mourinho.

Kondisi ini tentu membuat situasi soal masa depan Pogba kian intens. Kabarnya, sang pemain ngotot hengkang ke Real Madrid. Sikap Pogba di ruang ganti juga jadi masalah, dia menularkan aura negatid pada pemain-pemain lain.

Biar begitu, Solskjaer disarakan tetap mempertahankan Pogba dan membangun dengan Pogba sebagai salah satu fondasinya. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Posisi Terbaik Pogba

Analis sepak bola Sky Sports, Danny Higginbotham percaya Pogba masih merupakan salah satu gelandang terbaik di dunia. Pogba bermain buruk di era Mourinho karena bermain di posisi yang salah, dan kini Solskjaer mengulangi kesalahan serupa.

"Dia [Pogba] terus dikritik dewasa ini, itu tak perlu diragukan lagi, tetapi jika saya adalah Solskjaer, saya akan lebih senang membangun tim di sekitar pemain ini, sebab dia adalah talenta hebat," tutur Higginbotham di Sky Sports.

"Untuk memaksimalkan kemampuannya, dia harus bermain di posisi terbaiknya. Anda tidak boleh meminta pemain terbaik anda untuk bermain di posisi yang tidak dia sukai."

"Jika anda melihat tim-tim top, semua pemain terbaik mereka bermain di posisi terbaiknya untuk mencapai kemampuan terbaik mereka, dan itulah yang saya lihat dalam kasus Pogba," lanjutnya.

2 dari 2

Gelandang Serang

Jika melihat komposisi skuat MU saat ini, tampaknya posisi terbaik Pogba adalah gelandang serang. Pogba seharusnya bisa bermain sebaik saat dia membela timnas Prancis di Piala Dunia 2018 lalu jika tidak diminta terus bertahan.

"Ketika MU memainkan dua bek tengah dan dua gelandang bertahan, Pogba diperbolehkan maju, dan mereka bisa menjaga lebar lapangan dengan memanfaatkan bek sayap."

"Hal ini membuat empat penyerang depan bisa saling mengisi, bermain lebih rapat, dan itulah cara anda memaksimalkan kemampuan Paul Pogba. Ketika MU punya pemain yang bisa mengisi ruang defensif, Pogba tidak perlu mencemaskan apa yang terjadi di belakang dia," tandasnya.