FOLLOW US:


Rapor Pemain Chelsea Saat Juara Piala SUper Eropa: 2 Pahlawan, Kepa dan Trevoh Chalobah

12-08-2021 08:06

 | Asad Arifin

Rapor Pemain Chelsea Saat Juara Piala SUper Eropa: 2 Pahlawan, Kepa dan Trevoh Chalobah
Pemain Chelsea merayakan kesuksesan Kepa menahan penalti Raul Albiol di Piala Super Eropa 2021 © AP Photo

Bola.net - Chelsea menjadi juara Piala Super Eropa 2021 dengan mengalahkan Villarreal pada laga di Windsor Park, Belfast, Kamis (12/8/2021) dini hari WIB. The Blues menang lewat laga yang berlangsung hingga babak adu penalti dengan skor 1-1 (6-5).

Chelsea mampu unggul lebih dulu berkat gol Hakim Ziyech di babak pertama. Villarreal sukses menyamakan skor berkat gol Gerard Moreno pada paruh kedua.

Secara umum, ada dua pemain Chelsea yang patut mendapat kredit lebih atas performanya di Piala Super Eropa. Bek muda Trevor Chalobah tampil sangat solid dan konsisten. Lalu, ada Kepa yang jadi bintang pada babak adu penalti.

Lantas, seperti apa rapor pemain Chelsea pada duel lawan Villarreal? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 17

Edouard Mendy - 7

Mendy membuat penyelamatan penting pada babak pertama dan memungkinkan Chelsea unggul 1-0. Namun, Mendy kemudian memberi ruang terbuka bagi Gerard Moreno untuk bisa membobol gawangnya.

Mendy membuat empat penyelamatan pada duel lawan Villarreal. Salah satunya pada peluang Moreno yang kemudian mengenai mistar gawang.

2 dari 17

Kurt Zouma - 6

Zouma gagal tampil bagus dan memanfaatkan kesempatan untuk merebut satu tempat di starting XI. Zouma menunjukkan performa di bawah standar, walau tidak ada kesalahan menonjol yang dilakukan.

Zouma ditarik keluar pada menit ke-66 lantaran tidak memberi dampak maksimal bagi Chelsea.

3 dari 17

Trevoh Chalobah - 8

Chalobah mungkin bisa mengubah kebijakan Chelsea di bursa transfer. Alih-alih memaksakan transfer Jules Kounde, Chalobah menunjukkan bahwa dia bisa menjadi opsi di lini belakang Chelsea.

Chalobah sangat kuat dalam duel dan mampu melakukan tekel dengan baik. Selain itu, akurasi umpan Chalobah saat melakukan build-up juga bagus.

4 dari 17

Antonio Rudiger - 8

Ada momen ketika Rudiger tampil buruk dan ada momen ketika Rudiger menjadi bintang bagi Chelsea.

Rudiger melakukan tekel keras pada Yeremy Pino dan beruntung tidak mendapat kartu merah. Dia lengah pada proses gol Gerard Moreno. Namun, secara umum dia tampil solid. Termasuk pada babak adu penalti di mana dia mampu mencetak gol.

5 dari 17

Callum Hudson-Odoi - 6

Hudson-Odoi kembali dimainkan pada posisi wingback. Tidak ada yang berubah dari performa Hudson-Odoi dibanding laga pramusim. Hudson-Odoi belum cukup cekatan saat harus bertahan.

Hudson-Odoi juga tidak efektif ketika harus membantu serangan. Dia kemudian harus ditarik keluar pada menit ke-82.

6 dari 17

Mateo Kovacic - 7

Kovacic mendapat kesempatan penting karena dimainkan secara penuh. Kovacic sempat kesulitan mengikuti ritme permainan pada awal laga. Dia kalah dominan dan N'Golo Kante di lini tengah.

Namun, pada babak kedua, Kovacic tampil solid. Pada menit-menit akhir laga, pemain asal Kroasia melakukan tekel penting yang memastikan Chelsea terhindar dari bahaya.

7 dari 17

N'Golo Kante - 7

Tidak ada yang berubah dari Kante. Dia mampu menjelajahi lapangan dan memberi kontribusi yang bagus. Hanya saja, Kante terlihat belum cukup bugar sehingga tidak tampil maksimal.

Kante ditarik keluar pada menit ke-65 dan digantikan Jorginho.

8 dari 17

Marcos Alonso - 7

Alonso memanfaatkan kesempatan bermain dengan baik. Alonso menunjukkan bahwa dia bisa bersaing dengan Ben Chilwell. Alonso melepas umpan yang bagus untuk Kai Havertz pada proses gol Chelsea.

Alonso juga menjalankan tugas dengan apik pada babak adu penalti.

9 dari 17

Hakim Ziyech - 7

Ziyech menjadi tumpuan serangan Chelsea pada awal laga. Pemain asal Maroko itu tampil sangat bagus, seperti pada laga-laga pramusim. Ziyech mencetak gol yang membuat Chelsea unggul pada babak pertama.

Hanya saja, Ziyech kemudian mengalami cedera dan tidak bisa melanjutkan pertandingan.

10 dari 17

Kai Havertz - 7

Havertz melanjutkan performa apiknya pada sesi pramusim. Havertz membuat satu assist pada duel Piala Super Eropa. Havertz juga melakukan beberapa aksi berbahaya lain. Namun, dia gagal melepas satu pun shots on target.

Havertz juga gagal mencetak gol pada babak adu penalti.

11 dari 17

Timo Werner - 5

Awal musim yang buruk bagi Werner. Sebab, dia gagal menunjukkan aksi impresif di Piala Super Eropa. Werner bisa dikatakan tidak mendapat peluang matang untuk bisa mencetak gol. Dia hanya melepas satu shots.

Werner nampaknya harus bersiap kehilangan tempat di starting XI saat Romelu Lukaku datang.

12 dari 17

Christian Pulisic - 4 (Pengganti)

Pulisic menggantikan Ziyech pada menit ke-43. Pulisic sejatinya tampil cukup bagus lewat akselerasi dan dribel yang dilakukan. Namun, Pulisic tidak cukup tajam di lini depan.

Pulisic punya dua peluang, tetapi tidak ada yang mampu dikonversi menjadi gol.

13 dari 17

Jorginho - 7 (Pengganti)

Jorginho terlihat belum cukup bugar untuk tampil pada level kompetitif. Namun, pemain asal Italia tetap menyuguhkan aksi yang lumayan. Umpan-umpannya akurat dan menentukan.

Aksi terbaik Jorginho terjadi pada babak adu penalti. Dengan kepala dingin, Jorginho menendang penalti dengan teknik yang sempurna.

14 dari 17

Mason Mount - 6 (Pengganti)

Mount sempat diragukan bisa tampil karena tak cukup bugar. Mount masuk pada menit ke-65, menggantikan Timo Werner. Awalnya, Mount nampak kesulitan menyesuaikan dengan ritme permainan.

Namun, Mount punya energi yang cukup segar dan mampu merepotkan Villarreal pada babak tambahan. Mount juga mencetak gol dari titik putih.

15 dari 17

Andreas Christensen - 6 (Pengganti)

Christensen menggantikan Kurt Zouma pada menit ke-66. Pemain asal Denmark itu tidak memberi dampak besar pada permainan. Dia tidak berada pada level terbaiknya seperti yang ditampilkan musim lalu.

Christensen lengah pada proses gol kedua Villarreal yang dicetak Gerard Moreno.

16 dari 17

Cesar Azpilicueta - 6 (Pengganti)

Azpilicueta dimainkan pada menit ke-82 untuk menggantikan Hudson-Odoi. Sang kapten membuat pertahanan Chelsea makin solid. Selain itu, masuknya Azpilicueta juga membawa dampak besar dari sisi mental pemain.

Azpilicueta kemudian menjadi salah satu pemain yang sukses mencetak gol pada babak adu penalti.

17 dari 17

Kepa Arrizabalaga - 8 (Pengganti)

Kepa masuk ke lapangan khusus untuk babak adu penalti. Kiper asal Spanyol memberi bukti bahwa keputusan Tuchel tidak salah. Kepa tampil gemilang. Kepa menggagalkan dua penalti pemain Villarreal, Aissa Mandi dan Raul Albiol.

Kepa layak mendapat apresiasi lebih atas performanya pada duel lawan Villarreal.

Sumber: Squawka