Rekor Unbeaten Menipu? Performa Liverpool Dinilai Jauh dari Kata Meyakinkan

Rekor Unbeaten Menipu? Performa Liverpool Dinilai Jauh dari Kata Meyakinkan
Selebrasi Cody Gakpo (keempat dari kiri) di laga Fulham vs Liverpool, Minggu (05/01/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Bola.net - Catatan tak terkalahkan kerap menjadi tolok ukur stabilitas sebuah tim. Namun, dalam kasus Liverpool musim ini, rekor tersebut justru memicu tanda tanya besar terkait kualitas permainan yang ditampilkan.

Meski sembilan laga tanpa kekalahan di semua kompetisi dan delapan pertandingan unbeaten di Premier League, posisi The Reds di papan klasemen dinilai tidak sejalan dengan performa mereka di lapangan. Situasi ini memunculkan anggapan bahwa hasil positif tersebut menutupi masalah mendasar.

Kondisi tersebut membuat sorotan tertuju pada Arne Slot. Rekor tak terkalahkan disebut-sebut menjadi tameng sementara bagi sang pelatih dari tekanan yang kian meningkat.

1 dari 2 halaman

Performa Menurun di Balik Rekor Tak Terkalahkan

Performa Menurun di Balik Rekor Tak Terkalahkan

Aksi Harry Wilson (kanan) laga Fulham vs Liverpool, Minggu (05/01/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Liverpool hanya mencatat dua tembakan tepat sasaran saat bermain imbang 2-2 melawan Fulham, sebuah hasil yang dianggap mencerminkan kualitas serangan mereka saat ini. Kenaikan tempo di babak kedua pun dinilai hanya menutupi buruknya performa di paruh pertama.

Masalah serupa terlihat dalam laga-laga sebelumnya. Melawan Leeds di Anfield, Liverpool hanya menghasilkan empat tembakan tepat sasaran, angka yang sama seperti saat menghadapi Wolves, Tottenham dengan sembilan pemain, dan Brighton.

Statistik tersebut dianggap tidak sepadan dengan materi pemain yang dimiliki Liverpool. Produktivitas mereka disebut jauh menurun dibandingkan musim saat menjuarai liga maupun musim terakhir di bawah Jurgen Klopp.

2 dari 2 halaman

Identitas Hilang dan Ancaman ke Depan

Liverpool dinilai tidak menunjukkan identitas permainan yang jelas. Mereka dianggap gagal menyerang, bertahan, maupun menekan lawan dengan konsisten, tanpa urgensi dan kreativitas yang menjadi ciri khas sebelumnya.

Rata-rata poin per laga Liverpool turun signifikan, dan jika tren ini berlanjut, mereka diproyeksikan mengakhiri musim dengan raihan poin dan selisih gol yang jauh dari standar juara. Rekor unbeaten itu disebut sebagai salah satu yang paling tidak meyakinkan dalam sejarah kasta tertinggi Inggris.

Situasi ini disebut berpotensi memburuk melihat jadwal padat dan berat yang menanti. Meski untuk saat ini rekor tak terkalahkan masih menjaga posisi Arne Slot, kepercayaan suporter dinilai mulai terkikis seiring performa yang dianggap membosankan dan tanpa arah.