
Bola.net - Trigol yang dicetak Diego Costa membuat Chelsea digdaya di Stamford Bridge, kala menjamu Swansea City (13/09).
Tuan rumah menang dengan skor 4-2. Satu gol The Blues lainnya dicetak oleh striker anyar Loic Remy, sementara gol Swansea lahir melalui bunuh diri John Terry dan usaha Jonjo Shelvey.
Memulai pertandingan dengan penuh semangat, Chelsea justru harus tertinggal lebih dulu melalui gol bunuh diri kapten Terry.
Bek senior Inggris itu salah mengantisipasi umpan yang dilepaskan oleh Taylor. Bola justru masuk ke gawang sendiri dan Swansea pun unggul 1-0 di menit ke-11.
Pasca gol tersebut, Chelsea terus berusaha keras menggempur pertahanan pasukan Garry Monk. Kombinasi Eden Hazard dan Diego Costa sukses dihentikan dengan gemilang oleh Lukasz Fabianski di menit ke-37.
Dua menit kemudian, sepakan Hazard masih melebar dan The Blues pun dipaksa terus menunggu gol penyeimbang yang mereka cari.
Tepat sebelum babak pertama berakhir, Costa mencuat sebagai pahlawan. Pemain kelahiran Brasil itu sekali lagi membuktikan ketajaman di musim perdana Premier League.
Lolos dari penjagaan lawan, sang juru gedor menanduk bola tendangan sudut Cesc Fabregas untuk membuat kedudukan menjadi imbang 1-1, sebelum wasit akhirnya meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.
Gempuran Chelsea terus berlanjut di babak kedua dan langsung membuahkan hasil di menit ke-56.
Lagi-lagi Diego Costa menjadi aktor penting dalam gol ini. Sang striker berada di posisi yang tepat di dalam kotak penalti, untuk memanfaatkan kombinasi Hazard dan Fabregas, sebelum akhirnya sukses menaklukkan Fabianski. 2-1 untuk Chelsea.
11 menit berselang, Costa melengkapi hat-trick-nya. Umpan terobosan Ramires di kotak penalti Swansea memudahkan sang pemain menjebol jala lawan ketiga kalinya dan membuat tuan rumah unggul 3-1.
Pesta Stamford Bridge makin lengkap di menit ke-82. Pemain debutan Loic Remy, yang masuk menggantikan Costa, langsung mencetak gol di laga pertamanya untuk kubu London dengan memanfaatkan umpan apik Oscar. 4-1, Chelsea makin di atas angin.
Tak ingin kehilangan harga diri, Swansea masih punya asa untuk berusaha mencetak gol ke gawang Chelsea. Hasilnya, Jonjo Shelvey menipiskan ketertinggalan timnya jadi 2-4 di menit ke-86, usai sukses memanfaatkan umpan terobosan Montero.
Namun ada gol tambahan yang tercipta hingga wasit meniup peluit tanda laga berakhir. Kemenangan ini membuat Chelsea makin kokoh di puncak klasemen dengan raihan 12 poin sempurna dari empat laga.
Susunan Pemain
Chelsea: Courtois; Ivanovic, Cahill, Terry, Azpilicueta; Matic, Fabregas (82' Salah); Schurrle (46' Ramires), Oscar, Hazard; Diego Costa (72' Remy).
Swansea City: Fabianski; Rangel, Amat (46' Fernandez), Williams, Taylor; Ki, Shelvey; Dyer, Sigurdsson, Routledge (66' Montero); Gomis (76' Bony).
Statistik Pertandingan
Penguasaan Bola: 56% - 44%
Tuan rumah menang dengan skor 4-2. Satu gol The Blues lainnya dicetak oleh striker anyar Loic Remy, sementara gol Swansea lahir melalui bunuh diri John Terry dan usaha Jonjo Shelvey.
Memulai pertandingan dengan penuh semangat, Chelsea justru harus tertinggal lebih dulu melalui gol bunuh diri kapten Terry.
Bek senior Inggris itu salah mengantisipasi umpan yang dilepaskan oleh Taylor. Bola justru masuk ke gawang sendiri dan Swansea pun unggul 1-0 di menit ke-11.
Pasca gol tersebut, Chelsea terus berusaha keras menggempur pertahanan pasukan Garry Monk. Kombinasi Eden Hazard dan Diego Costa sukses dihentikan dengan gemilang oleh Lukasz Fabianski di menit ke-37.
Dua menit kemudian, sepakan Hazard masih melebar dan The Blues pun dipaksa terus menunggu gol penyeimbang yang mereka cari.
Tepat sebelum babak pertama berakhir, Costa mencuat sebagai pahlawan. Pemain kelahiran Brasil itu sekali lagi membuktikan ketajaman di musim perdana Premier League.
Lolos dari penjagaan lawan, sang juru gedor menanduk bola tendangan sudut Cesc Fabregas untuk membuat kedudukan menjadi imbang 1-1, sebelum wasit akhirnya meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.
Gempuran Chelsea terus berlanjut di babak kedua dan langsung membuahkan hasil di menit ke-56.
Lagi-lagi Diego Costa menjadi aktor penting dalam gol ini. Sang striker berada di posisi yang tepat di dalam kotak penalti, untuk memanfaatkan kombinasi Hazard dan Fabregas, sebelum akhirnya sukses menaklukkan Fabianski. 2-1 untuk Chelsea.
11 menit berselang, Costa melengkapi hat-trick-nya. Umpan terobosan Ramires di kotak penalti Swansea memudahkan sang pemain menjebol jala lawan ketiga kalinya dan membuat tuan rumah unggul 3-1.
Pesta Stamford Bridge makin lengkap di menit ke-82. Pemain debutan Loic Remy, yang masuk menggantikan Costa, langsung mencetak gol di laga pertamanya untuk kubu London dengan memanfaatkan umpan apik Oscar. 4-1, Chelsea makin di atas angin.
Tak ingin kehilangan harga diri, Swansea masih punya asa untuk berusaha mencetak gol ke gawang Chelsea. Hasilnya, Jonjo Shelvey menipiskan ketertinggalan timnya jadi 2-4 di menit ke-86, usai sukses memanfaatkan umpan terobosan Montero.
Namun ada gol tambahan yang tercipta hingga wasit meniup peluit tanda laga berakhir. Kemenangan ini membuat Chelsea makin kokoh di puncak klasemen dengan raihan 12 poin sempurna dari empat laga.
Susunan Pemain
Chelsea: Courtois; Ivanovic, Cahill, Terry, Azpilicueta; Matic, Fabregas (82' Salah); Schurrle (46' Ramires), Oscar, Hazard; Diego Costa (72' Remy).
Swansea City: Fabianski; Rangel, Amat (46' Fernandez), Williams, Taylor; Ki, Shelvey; Dyer, Sigurdsson, Routledge (66' Montero); Gomis (76' Bony).
Statistik Pertandingan
Penguasaan Bola: 56% - 44%
Tendangan: 29 - 11
Tendangan ke Arah Gawang: 9 - 2
Pelanggaran: 12 - 11
Kartu Kuning: 3 - 0
Kartu Merah: 0 - 0 (bola/rer)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 20 Januari 2026 23:19 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 23:00 -
Liga Champions 20 Januari 2026 22:53 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 22:52 -
Liga Champions 20 Januari 2026 22:38 -
Liga Champions 20 Januari 2026 22:28
MOST VIEWED
- Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
- Michael Carrick Lakukan Hal yang Gagal Diberikan Ruben Amorim di Manchester United
- 4 Kesalahan Besar Ruben Amorim di Manchester United yang Sukses Diperbaiki Michael Carrick: Hasilnya Langsung Terlihat Nyata
- Manifestasi Nyata 'DNA Manchester United': Bagaimana Michael Carrick Menjinakkan Pep Guardiola di Old Trafford
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5245626/original/048725100_1749372966-000_36Q889V.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5448851/original/042624000_1766041640-Marc-Andre_ter_Stegen.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478013/original/077005300_1768888136-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478745/original/092374700_1768918121-Anggota_DPRD_Kudus_terbukti_judi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4122595/original/078298900_1660371996-063_1414340675.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5317774/original/014808500_1755405615-IMG-20250817-WA0095.jpg)

