FOLLOW US:


Seorang Finisher! Ini Alasan Erling Haaland Sangat Cocok untuk Man City

14-04-2021 05:30

 | Richard Andreas

Seorang Finisher! Ini Alasan Erling Haaland Sangat Cocok untuk Man City
Selebrasi striker Borussia Dortmund Erling Haaland usai menjebol gawang Sevilla di Liga Champions 2020/21. © AP Photo

Bola.net - Manchester City akan segera menjuarai Premier League musim ini. Mereka sudah bersiap memperkuat tim untuk musim depan. Kabarnya, Josep Guardiola sudah membidik striker baru, Erling Braut Haaland.

Man City dipastikan kehilangan Sergio Aguero di akhir musim ini. Karena itulah Guardiola membutuhkan striker baru yang bisa jadi jaminan gol musim depan.

Ada beberapa kandidat, Harry Kane termasuk yang sering disebut. Namun, baru-baru ini nama Erling Haaland lebih sering dibicarakan.

Haaland lebih muda dan dinilai lebih cocok untuk Man City. Menurut Sky Sports, gaya main Haaland justru sempurna untuk permainan Guardiola. Mengapa begitu?

1 dari 2

Sangat cocok untuk Man City

Haaland bukanlah pemain yang harus terlibat dalam permainan tim. Meski gaya main Pep Guardiola mengandalkan dominasi penguasaan bola, sebenarnya Pep lebih membutuhkan striker yang mau menunggu.

Aguero dikabarkan pernah mengeluh karena rekan-rekannya tidak mengoper bola. Sebelum era Guardiola, Aguero bisa membuat 50 sentuhan per 90 menit, lalu menurun jadi 40 sentuhan beberapa musim terakhir.

Menariknya, justru gaya main inilah yang jadi kekuatan Haaland. Statistik mencatat bahwa rata-rata Haaland hanya membuat 29 sentuhan per 90 menit untuk Dortmund musim ini.

Angka itu sangat sedikit untuk ukuran pemain yang mencetak begitu banyak gol.Haaland terbilang striker langka.

2 dari 2

Seorang finisher

Selain itu, penting untuk dipahami bahwa klub mana pun yang membeli Haaland tidak akan mendapatkan pemain bintang untuk mendikte permainan, tapi untuk menentukan kemenangan.

Dia pemain yang bergerak menjauh dari bola. Dia menginginkan sentuhan terakhir. Dan ketika peluang itu tiba, dia hanya butuh satu sentuhan.

Gaya main Haaland ini terbukti pada delapan penampilan awalnya untuk Dortmund. Dia bisa mencetak 12 gol hanya dalam 8 laga tersebut, 9 di antaranya adalah sentuhan first-time.

Sentuhan minim untuk gol sebanyak itu terbilang langka bagi pemain mana pun, tapi tidak untuk Haaland.

Sumber: Sky Sports