
Bola.net - Bek Liverpool, Virgil van Dijk, membuktikan bahwa jegalan bukanlah satu-satunya cara untuk menghentikan pemain lawan mencetak gol. Teriakan, pun, bisa digunakan sebagai alternatif.
Van Dijk dikenal sebagai salah satu bek terbaik di dunia pada saat ini. Pengaruhnya begitu terasa, bahkan semenjak dirinya berlabuh di Anfield usai diboyong dari Southampton di tahun 2018 lalu.
Pada enam bulan pertamanya, ia berhasil mengantarkan the Reds mencapai babak final Liga Champions untuk menjadi runner-up. Lalu, Liverpool keluar sebagai juara pada musim berikutnya.
Musim ini, Van Dijk juga turut berkontribusi besar dalam serangkaian hasil apik yang diterima Liverpool. Perlu diketahui bahwa the Reds belum menelan kekalahan di Premier League dan baru kebobolan 14 gol.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Teriakan Maut Van Dijk
Pada hari Kamis (6/12/2019) kemarin, Van Dijk ikut serta dalam laga Derby Merseyside kontra Everton. Liverpool keluar sebagai pemenang dalam laga tersebut dengan kedudukan telak 5-2.
Pada laga inilah, pria asal Belanda tersebut membuktikan bahwa ada banyak cara untuk menghentikan lawan dalam mencetak gol. Mantan penyerang Juventus, Moise Kean, adalah korbannya.
Pada satu waktu, Kean yang masuk di babak kedua sedang menggiring bola ke arah gawang Liverpool. Van Dijk adalah satu-satunya pemain yang mengawalnya, dan Kean jauh dari jangkauannya.
Saat Kean hendak menembak, di situlah Van Dijk beraksi. Ia mengeluarkan teriakan keras yang mengganggu konsentrasi sehingga Kean gagal membidik gawang dengan baik.
Dkm Van Dijk screamed at Kean to put him off🤣 pic.twitter.com/v6p27bJfog
— Dillon (@LFCDil) December 5, 2019
Marco Silva yang Malang
Padahal, andaikata Kean berhasil mencetak gol, Everton jadi punya harapan untuk setidaknya menyamakan kedudukan. The Toffees bisa meperkecil skor menjadi 4-3 andai bomber asal Italia tersebut mengantongi gol.
Pada akhirnya, Liverpool menambah golnya lagi menjelang akhir pertandingan melalui aksi Georginio Wijnaldum. Gol tersebut membuat skor menjadi 5-2 dan the Reds keluar sebagai pemenang.
Kekalahan tersebut lantas menjadi akhir dari perjalanan pelatih Everton, Marco Silva. Sebagaimana yang diketahui, pria kelahiran Portugal tersebut dipecat beberapa jam usai Everton dikalahkan Liverpool.
(Daily Mail)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 7 Maret 2026 10:00 -
Tim Nasional 7 Maret 2026 09:57 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 09:47 -
Voli 7 Maret 2026 09:44 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 09:32 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 09:17
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507722/original/041308700_1771540940-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)

