
Bola.net - Manchester United (MU) di tangan Ole Gunnar Solskjaer musim ini memiliki beberapa kelemahan fatal. Bertahan menghadapi situasi-situasi bola mati, alias set piece, adalah salah satunya.
Buat tim-tim lawan, set piece bisa menjadi cara mudah untuk membobol gawang MU. Bagi MU, hampir setiap tendangan penjuru atau tendangan bebas bisa menjadi mimpi buruk.
MU sudah kebobolan 29 gol dalam 25 pertandingan di Premier League musim ini. Dari 29 gol yang telah bersarang di gawang mereka itu, 10 di antaranya tercipta lewat situasi-situasi set piece.
Berdasarkan statistik WhoScored, hanya dua tim yang angka kebobolannya lewat set piece lebih banyak daripada MU.
Penyakitnya Sama dengan Arsenal

Hanya Aston Villa dan Everton yang sudah kebobolan lebih banyak gol set piece daripada MU di Premier League musim ini. Villa sudah kebobolan 12 kali lewat situasi ini, sedangkan The Toffees 11 kali.
Untuk MU, penyakit set piece mereka ini sama dengan Arsenal. The Gunners juga sudah kebobolan 10 gol dengan cara yang sama.
Arsenal, yang musim ini telah beberapa kali berganti pelatih, sudah kebobolan 34 gol dalam 25 pertandingan di Premier League. Dari 34 gol itu, 10 di antaranya tercipta lewat situasi-situasi bola mati.
Sementara itu, pemimpin klasemen Liverpool baru kebobolan tiga gol set piece. Namun, yang gawangnya paling sulit dibobol lewat cara ini adalah Burnley. Sejauh ini, Burnley baru kebobolan dua gol set piece, paling sedikit dibandingkan tim-tim lain.
Simak daftarnya berikut ini.
Angka Kebobolan lewat Set Piece di Premier League 2019/20

- 12 - Aston Villa
- 11 - Everton
- 10 - Manchester United
- 10 - Norwich
- 10 - Watford
- 10 - Arsenal
- 9 - Newcastle
- 8 - Southampton
- 8 - West Ham
- 7 - Chelsea
- 7 - Brighton
- 7 - Wolverhampton
- 6 - Bournemouth
- 6 - Manchester City
- 5 - Crystal Palace
- 5 - Leicester
- 4 - Tottenham
- 3 - Liverpool
- 3 - Sheffield United
- 2 - Burnley.
Membedah Angka Kebobolan MU di Premier League 2019/20

- Pertandingan: 25
- Total kebobolan: 29
- Kebobolan dari open play: 14
- Kebobolan dari counter attack: 3
- Kebobolan dari set piece: 10
- Kebobolan dari penalti: 1
- Kebobolan dari own goal: 1.
MU harus memperbaiki banyak hal jika ingin finis sebaik mungkin di akhir nanti. Salah satunya tentu saja adalah cara mereka bertahan menghadapi situasi-situasi bola mati.
Menurut Bolaneters, apa yang perlu dilakukan MU untuk menutupi kelemahan mereka ini? Suarakan pendapat kalian lewat kolom komentar di bawah ini.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
- Terakhir Kali Kalah 6, City Finis di Bawah Tottenham
- Ronaldo, Aguero, Messi, Mbappe, Semua di Bawah Ciro Immobile
- Shevchenko, Ronaldo, Batistuta dan Para Pencetak 50 Gol Tercepat di Italia
- Diego ke-2 di Napoli dan Nostalgia sang Dewa Maradona
- 3 Maldini, 1 Klub, AC Milan
- Torino, si Banteng yang Sedang Terluka
- Tamu 'Kurang Ajar' itu Bernama Romelu Lukaku
- Lionel Messi yang tidak Tertandingi
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)

