
Bola.net - Bos Chelsea, Frank Lampard, meyakini timnya sudah tampil sebaik mungkin meski takluk 1-2 dari Manchester City di Etihad Stadium, Sabtu (23/11/2019). Baginya, ada jurang kualitas antara kedua tim yang begitu kentara.
Perjalanan The Blues pada musim 2019/20 ini terbilang mengejutkan. Di tengah embargo transfer dan pasca kepergian Eden Hazard, Lampard tetap bisa menjaga kualitas permainan Chelsea, bahkan lebih baik.
Terbukti, Chelsea bisa menyuguhkan permainan apik dengan pemain-pemain muda. Mereka berhasil menembus empat besar klasemen sementara, mengekor Man City.
Kendati demikian, permainan apik Chelsea itu ternyata masih belum cukup mengalahkan Man City. Mengapa demikian?
Baca jawaban Lampard di bawah ini ya, Bolaneters!
Beda Kualitas
Lampard yakin Chelsea sudah bermain baik, hanya mereka tidak bisa mengakali jurang kualitas begitu saja. Bagaimanapun, Man City merupakan juara bertahan dengan tim kuat dan segudang pengalaman.
Chelsea baru berkembang lebih kuat dalam empat bulan terakhir, sementara Man City sudah sejak dua musim terakhir.
"Sebagian besar permainan kami baik, tapi ada bagian besar lain yang harus dikembangkan. Karena itulah ada perbedaan kualitas ini. Karena itulah ada perbedaan musim lalu, entah berapa poin," tutur Lampard kepada Metro.
"Itulah yang telah dilakukan Man City dan Liverpool. Pertandingan ini jelas sulit, tapi kami bisa mengimbangi mereka secara umum."
"Yang jadi pembeda adalah satu momen kualitas Mahrez dan defleksi untuk gol pertama mereka," imbuhnya.
Momen di Kotak Penalti
Bagi Lampard, duel sengit kali ini ditentukan oleh determinasi kedua tim di kotak penalti lawan, plus bumbu keberuntungan. Dia menyayangkan kegagalan timnya menuntaskan sejumlah peluang.
"Ada banyak detail pada pertandingan ini, tapi kami berulang kali menembus wilayah sepertiga akhir mereka di babak pertama dan di babak kedua, kami hanya tidak menemukan sedikit kualitas untuk menyelesaikan itu," lanjut Lampard.
"[Kualitas] itu memang tidak selalu ada, hari ini itu tidak ada. Pertandingan seperti ini bisa ditentukan di dalam kotak penalti, saya kira itulah yang terjadi hari ini," tutupnya.
Sumber: Metro
Baca ini juga ya!
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 05:40Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 05:40Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
BERITA LAINNYA
-
inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
-
inggris 7 Juni 2026 05:40Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
-
inggris 7 Juni 2026 04:16Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
-
inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
-
inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

