FOLLOW US:


Striker Flop Real Madrid Masuk Daftar Belanja Chelsea?

26-03-2020 18:40

 | Serafin Unus Pasi

Striker Flop Real Madrid Masuk Daftar Belanja Chelsea?
Ekspresi Luka Jovic usai mencetak gol pertamanya untuk Real Madrid menghadapi Leganes © AP Photo

Bola.net - Sebuah manuver transfer terungkap dari Chelsea. Raksasa EPL itu diberitakan akan mendatangkan sosok Luka Jovic dari Real Madrid di musim panas nanti.

Striker berusia 22 tahun tersebut bergabung dengan Real Madrid di musim panas tahun lalu. Ia direkrut setelah tampil ciamik di lini serang Eintracht Frankfurt di mana ia mengemas 27 gol dari 48 pertandingan.

Namun di Spanyol, Jovic kehilangan tajinya. Sang striker tercatat hanya mampu mencetak dua gol dari 24 pertandingan untuk Los Blancos, sehingga Zinedine Zidane berencana untuk melepaskannya.

Metro mengklaim bahwa ada satu peminat Jovic di musim panas nanti. Klub itu adalah raksasa Inggris, Chelsea.

Mengapa Chelsea tertarik merekrut striker flop itu? Simak informasinya di bawah ini.

1 dari 3

Butuh Striker Baru

Menurut laporan tersebut, Frank Lampard tertarik menggunakan jasa Jovic sebagai pelapis di lini serangnya.

Chelsea terancam tidak punya striker pelapis musim depan. Maklum, Olivier Giroud dan Michy Batshuayi diberitakan ingin hengkang dari Chelsea setelah tidak mendapatkan banyak jam bermain.

Itulah mengapa Lampard ingin merekrut Jovic, karena ia merasa striker asal Serbia itu bisa menjadi pelapis yang bagus untuk Tammy Abraham.

2 dari 3

Pinjam Dahulu

Menurut laporan tersbeut, Chelsea tidak berencana untuk langsung membeli Jovic di musim panas nanti.

Lampard menyadari bahwa performa sang striker di Spanyol tengah menurun. Untuk itu akan sangat beresiko bagi Chelsea untuk mendatangkan sang striker secara permanen.

Untuk itu Chelsea akan mengajukan tawaran untuk meminjam sang striker terlebih dahulu dan juga memasukkan klausul pembelian permanen di kontrak peminjamannya.

3 dari 3

Terancam Terpenjara

Jovic sendiri diberitakan terancam mendapatkan hukuman penjara dalam waktu dekat ini.

Hal ini dikarenakan sang striker melanggar aturan lockdown di negaranya, sehingga ia harus berurusan dengan pihak berwajib setempat.

(Metro)