Sudah Waktunya Arteta Lebih Kejam ke Pemain Arsenal: 4 Pemain Ini Dinilai Tak Layak Masuk Starting XI

Sudah Waktunya Arteta Lebih Kejam ke Pemain Arsenal: 4 Pemain Ini Dinilai Tak Layak Masuk Starting XI
Perebutan bola antara Lisandro Martinez dengan Martin Odegaard di laga Arsenal vs Manchester United di Emirates, 25 Januari 2026. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Bola.net - Kekalahan menyakitkan Arsenal dari Manchester United akhir pekan lalumemicu reaksi keras dari berbagai pihak. Mikel Arteta kini didesak untuk melakukan perubahan radikal dalam susunan pemain intinya.

Sorotan paling tajam diarahkan langsung kepada sang kapten, Martin Odegaard. Gelandang asal Norwegia itu dianggap tampil mengecewakan dan tak menawarkan apa-apa di lapangan saat timnya butuh inspirasi.

Namun, Odegaard tak sendirian dalam daftar hitam ini. Tiga nama besar lainnya di lini serang, termasuk Bukayo Saka, turut kena semprot karena performa yang jauh di bawah standar juara.

Mantan striker Premier League yang juga fans berat Arsenal, Darren Bent, menyuarakan keresahan ini. Ia menilai sudah saatnya Arteta bersikap kejam demi menyelamatkan musim The Gunners yang mulai goyah.

1 dari 4 halaman

Waktunya Eberechi Eze Ambil Alih

Waktunya Eberechi Eze Ambil Alih

Eberechi Eze saat Arsenal melawan Inter Milan di Liga Champions. (c) AP Photo/Luca Bruno

Bent secara spesifik meminta Arteta untuk mencadangkan Odegaard pada laga pekan depan. Ia melihat sosok rekrutan anyar, Eberechi Eze, jauh lebih layak mendapatkan panggung utama saat ini.

Eze sempat tampil memukau dan "luar biasa" saat melawan Tottenham Hotspur. Sebaliknya, kembalinya Odegaard ke starting XI justru dinilai membuat permainan Arsenal kembali stagnan.

"Pekan depan di Premier League, Odegaard keluar. Keluar! Jujur saja, keluar," tegas Darren Bent dalam program talkSPORT.

"Dia (Odegaard) tidak menawarkan apa-apa. Berikan Eze empat atau lima pertandingan. Eze harus menjadi starter dan Odegaard harus keluar. Berikan Eze kesempatan sekarang karena dia adalah talenta spesial."

Pertandingan Selanjutnya
UEFA Champions League UEFA Champions League | 29 Januari 2026
Arsenal Arsenal
03:00 WIB
Kairat Almaty Kairat Almaty
Premier League Premier League | 1 Februari 2026
Man United Man United
21:00 WIB
Fulham Fulham
2 dari 4 halaman

Frustrasi Lihat Operan Muter-Muter

Frustrasi Lihat Operan Muter-Muter

Pemain Arsenal, Mikel Merino (tengah), melepaskan tembakan dalam pertandingan Premier League melawan Manchester United, Minggu (25/1/2026). (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Tak hanya soal personel, gaya main Arsenal yang lambat juga bikin frustrasi. Bent menyoroti kebiasaan operan ke samping dan belakang yang justru memudahkan lawan menekan.

Sirkulasi bola antara William Saliba, Gabriel Magalhaes, dan David Raya dinilai tidak progresif sama sekali. Pola pasif inilah yang akhirnya dihukum Manchester United menjadi gol penyeimbang lewat Bryan Mbeumo.

"Saya tidak mengerti mengapa, saat ini, Arsenal hanya bermain mundur dan menyamping," keluh eks penyerang Timnas Inggris itu.

"Saliba ke Zubimendi, ke Gabriel, kembali ke Raya... kita tidak kemana-mana dan Manchester United hanya bergeser, membuatnya lebih mudah."

3 dari 4 halaman

Vonis untuk Saka, Gyokeres, dan Trossard

Vonis untuk Saka, Gyokeres, dan Trossard

Pemain Arsenal, Bukayo Saka (kanan), berduel dengan pemain Manchester United, Patrick Dorgu, dalam pertandingan Premier League, Minggu (25/1/2026). (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Kritik Bent kemudian merembet ke sektor penyerang sayap dan ujung tombak. Bukayo Saka, yang biasanya jadi anak emas publik Emirates, kali ini tak luput dari vonis "tidak cukup bagus".

Statistik Saka yang baru mengemas tujuh gol dan tujuh assist dari 31 penampilan dianggap belum memadai. Bent menilai sang winger kehilangan konsistensi yang dulu menjadi ciri khasnya.

"Dengar, Saka memang luar biasa untuk Arsenal dalam waktu yang lama, Anda tak bisa membantahnya," aku Bent.

"Tapi dia, musim ini, belum cukup bagus. Dia melakukannya di momen-momen tertentu dalam pertandingan, tetapi output-nya dalam hal assist dan gol belum cukup memuaskan."

Tak berhenti di situ, Bent juga menyebut nama Viktor Gyokeres dan Leandro Trossard. Menurutnya, tidak ada satu pun penyerang Arsenal saat ini yang bisa membusungkan dada dan merasa aman dari bangku cadangan karena performa mereka yang merata buruknya.

"Gyokeres belum cukup bagus. Trossard, pada satu titik, adalah penyerang kami yang paling bisa diandalkan, tetapi dia belum cukup bagus dalam lima atau enam pertandingan terakhir," tambahnya.

4 dari 4 halaman

Cemas Gelar Juara Melayang

Rentetan performa buruk ini memunculkan kekhawatiran lama bahwa Arsenal akan kembali terpeleset. Bent mengaku cemas karena satu-satunya harapan gol yang membuatnya bersemangat kini hanya datang dari situasi bola mati, bukan permainan terbuka.

Arsenal dinilai membuang peluang emas saat rival-rivalnya seperti Manchester City dan Aston Villa juga kehilangan poin. Jika tidak segera berbenah, keunggulan empat poin di puncak klasemen bisa lenyap dalam sekejap.

"Masalah yang saya miliki adalah Arsenal saat ini tidak memanfaatkan peluang ketika mereka diberikan kesempatan," tutup Bent dengan nada khawatir.