
Bola.net - - Josep Guardiola menerima kalau Manchester City belum bisa dianggap sebagai salah satu tim terbaik sepanjang masa sampai memenangkan Liga Champions. Karena itu, ia bertekad memenangkannya selama berada di klub.
City berhasil meraih treble domestik yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan merebut Premier League, FA Cup dan Piala Liga. Prestasi itu menambah gelar liga yang memecahkan rekor yang dimenangkan pada tahun sebelumnya.
Akan tetapi, mereka tersingkir dari Liga Champions di babak delapan besar oleh Tottenham dengan aturan gol tandang. Ini artinya City sudah tiga kali gagal melewati babak itu sejak Guardiola memimpin pada 2016.
Guardiola sendiri pernah mengantarkan Barcelona merebut trofi Liga Champions pada tahun 2009 dan 2011 lalu. Namun, ia yakin City bisa meraihnya di masa mendatang.
“Sepak bola selalu memberi Anda kesempatan lain. Orang bilang sampai kami memenangkan Liga Champions, kami tidak bisa dianggap sebagai salah satu yang terbaik. Tidak apa-apa, kami menerima tantangan itu, "kata Guardiola kepada City TV.
“Satu dekade yang lalu, tidak ada yang menganggap klub ini bisa memenangkan Premier League. Sekarang orang-orang mulai berbicara tentang Liga Champions. Itu langkah pertama, itu bagus.
“Jika itu terjadi musim depan, itu akan terjadi pada musim depan. Dengan saya atau tanpa saya, dengan tim ini atau dengan tim lain. Mungkin suatu hari itu akan terjadi. Jika itu tidak terjadi - tidak beruntung. Tapi kami akan berusaha melakukannya. "
Tak Menyesal
City sepertinya bisa menyingkirkan Spurs pada leg kedua perempat final, setelah dua gol dari Raheem Sterling membantu membalikkan defisit 3-1.
Tetapi satu gol dari pemain Tottenham, Fernando Llorente, diikuti oleh gol yang dianulir dari Sterling pada menit akhir, membuat City tersingkir di babak delapan besar secara berturut-turut.
"Saya sudah memenangkan banyak gelar dengan satu inci," kata Guardiola. “Dan kami kalah satu pertandingan ini [melawan Tottenham] dengan satu inci.
“Saat ini, kami adalah tim paling bahagia di dunia. Pada saat yang sama, kami sadar bahwa untuk melakukan hal yang sama kami bisa kehilangan Premier League.
“Saya sudah memenangkan semifinal Liga Champions dengan satu tembakan tepat sasaran di leg kedua. Dan saya pernah kalah satu pertandingan dengan 30 tembakan tepat sasaran - melawan tim yang sama, Chelsea. Anda harus bekerja untuk mengontrol sebanyak mungkin."
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 5 Juni 2026 04:56Transfer Sukses Mbeumo dan Cunha Jadi Cetak Biru Strategi Man Utd
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 07:22IHSG Diprediksi Menguat, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
-
Liputan6 5 Juni 2026 07:00Lahan Basah Silmy Karim dan Geng Imigrasi
-
Liputan6 5 Juni 2026 06:09Hari yang Menyedihkan Bagi Prabowo
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:46Alasan Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:11Indonesia Kecam Rencana Perluasan Pendudukan Gaza oleh Israel
-
Liputan6 4 Juni 2026 21:33KPK: Anak Buah Silmy Karim Beli Rumah Pakai Emas Hasil Pemerasan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5344976/original/094862600_1757498720-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734490/original/066688800_1780540374-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7732290/original/018434000_1780537716-IMG-20260603-WA0058.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546355/original/068481300_1775289352-MBG_Nanik.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7774042/original/093874100_1780585863-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_21.34.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)

