Terungkap, Ini Ketegangan di Balik Layar Sebelum Man Utd Pecat Ruben Amorim

Terungkap, Ini Ketegangan di Balik Layar Sebelum Man Utd Pecat Ruben Amorim
Manajer Manchester United, Ruben Amorim (c) MUFC Official

Bola.net - Manchester United resmi memecat Ruben Amorim pada Senin, 5 Januari 2026. Keputusan tersebut diambil setelah situasi internal di Old Trafford disebut berada dalam kondisi tegang.

Pemecatan ini datang sehari setelah hasil imbang 1-1 melawan Leeds United. Seusai laga tersebut, Amorim melontarkan pernyataan terbuka yang mempertanyakan proses dan dukungan dari jajaran manajemen klub.

Komentar tersebut menjadi sorotan utama dan mempercepat keputusan klub. Manchester United akhirnya mengakhiri kerja sama dengan pelatih asal Portugal itu di tengah musim.

1 dari 3 halaman

Situasi Internal Disebut Sudah Tegang

Situasi Internal Disebut Sudah Tegang

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim memberikan arahan kepada Matheus Cunha saat melawan Bournemouth, 16 Desember 2025. (c) AP Photo/Jon Super

Menurut laporan Fabrizio Romano dari GIVEMESPORT, kondisi di balik layar Manchester United telah memanas sebelum keputusan pemecatan diambil. Ketegangan terjadi antara Ruben Amorim dan pihak manajemen klub.

“Apa yang bisa saya sampaikan adalah situasinya benar-benar penuh ketegangan di balik layar antara pelatih, Ruben Amorim, dan manajemen,” ujar Romano.

“Ruben Amorim tidak senang. Itu terlihat jelas. Kata-katanya dalam konferensi pers sangat kuat.” Romano menambahkan bahwa ketidakpuasan Amorim juga berkaitan dengan proses klub di bursa transfer.

“Anda bisa melihat dengan sangat jelas bahwa Ruben Amorim tidak senang dengan proses klub, terutama soal kemungkinan mendatangkan pemain baru.”

2 dari 3 halaman

Komentar Amorim dan Masalah Transfer

Komentar Amorim dan Masalah Transfer

Pemain Manchester United Diogo Dalot, Matheus Cunha, dan Lisandro Martinez merayakan kemenangan dalam laga Liga Inggris melawan Newcastle, Sabtu, 27 Desember 2025. (c) AP Photo/Dave Thompson

Ketegangan tersebut mencuat ke ruang publik usai Amorim ditanya soal dukungan dewan klub. Ia menyebut datang ke Old Trafford sebagai manajer, bukan sekadar pelatih kepala, yang mengisyaratkan adanya friksi internal.

Dalam kesempatan yang sama, Amorim juga menyatakan dirinya tidak akan mengundurkan diri. Ia bahkan menyebut akan bertahan hingga kontraknya berakhir pada Juni 2027, kecuali ada pengganti yang datang lebih dulu.

Situasi transfer turut memperkeruh keadaan. Manchester United sempat mengincar Antoine Semenyo, namun sang pemain memilih bergabung dengan Manchester City.

“Untuk Manchester United saat ini, tidak mudah menemukan pengganti pemain yang diminati pasar seperti Joshua Zirkzee, Kobbie Mainoo, dan lainnya,” jelas Romano.

Ia menambahkan bahwa aktivitas transfer klub berada dalam kondisi stagnan. “Pada tahap ini, bursa transfer dan Manchester United sedang menunggu. Tidak ada yang mendekat, tidak ada yang maju, dan kemungkinan Ruben Amorim tidak senang dengan itu.”

3 dari 3 halaman

Hasil Buruk dan Jadwal Padat Menanti

Hasil imbang melawan Leeds membuat Manchester United gagal menang dalam empat dari lima laga terakhir Premier League. Dari periode tersebut, Setan Merah hanya mengoleksi enam poin dari maksimal 15.

Sebelum pemecatan ini, United dijadwalkan menghadapi Burnley di laga tandang pada Rabu. Setelah itu, mereka akan menjamu Brighton di putaran ketiga Piala FA pada Minggu.

Namun, dengan keputusan yang diambil pada Senin ini, klub kini memasuki fase baru. Manchester United menutup babak Ruben Amorim di tengah ketegangan internal yang akhirnya tak lagi bisa diredam.