
Bola.net - Chelsea mengawali Liga Inggris 2022/2023 dengan hasil yang cukup positif setelah berhasil menaklukkan Everton 1-0. Di balik kemenangan tersebut, pelatih Thomas Tuchel melihat bahwa The Blues perlu bek tengah berusia muda baru.
Pada laga kontra Everton, komposisi tiga bek tengah Chelsea memang berusia tua. Thiago Silva, Kalidou Koulibaly, dan Cesar Azpilicueta berusia di atas 30 tahun.
Ketiganya memang memberikan soliditas pada lini pertahanan Chelsea. Pengalaman yang sudah menahun membuat ketiganya adalah kepingan yang sangat tidak mudah diterobos.
Akan tetapi, Tuchel mulai mengkhawatirkan soal regenerasi para pemain belakang. Jika tidak mengambil langkah dengan cepat, Chelsea dipastikan akan kesulitan di tahun-tahun yang akan datang.
Kualitasnya Masih Ada

Saat ini, Koulibaly berusia 31 tahun, Azpilicueta 32 tahun, dan Silva 36 tahun. Walau sudah gaek, ketiganya diakui Tuchel masih memiliki kualitas.
Dalam catatan statistik pertandingan Chelsea melawan Everton, ketiganya membuat pertahanan Chelsea terlihat begitu dominan. Dominasi itu tampak dari segi menang duel secara keseluruhan, menang dalam perebutan bola, dan menang duel udara.
"Ada banyak sekali pengalaman dan mereka masih memiliki kualitas yang dibutuhkan. Mereka bahkan tahu harus melakukan apa," ujarnya.
"Azpilicueta adalah pemain legenda di sini. Thiago masih sangat penting buat kami. Dan Kalidou, ketika kami punya kesempatan merekrutnya, maka kami lakukan. Ia masih dapat melakukan pekerjaan hebat beberapa tahun lagi".
Perlu Keseimbangan

Kendati demikian, Tuchel berharap ada tambahan bek tengah baru berusia muda. Hal ini wajib dilakukan untuk memberikan keseimbangan dalam permainan yang kerap kali mengandalkan fisik.
"Kami harus memastikan bahwa kami memiliki generasi baru dalam beberapa tahun ke depan. Tapi memang tiga pemain tersebut masih sangat kuat, makanya kami percaya dengan mereka," ungkap pelatih asal Jerman.
"Ya, harus ada keseimbangan. Di dalam pertandingan, secara umum, pertarungan fisik amat sangat dibutuhkan".
Sebuah Kode

Jurnalis Adam Newson melaporkan bahwa ungkapan Tuchel itu jadi sebuah kode. Sebab saat ini Chelsea tidak punya komposisi bek tengah muda yang solid.
Kebetulan, Chelsea sempat dirumorkan dalam perburuan bek tengah Leicester City, Wesley Fofana. Sang pemain saat ini masih berusia 21 tahun.
"Mungkinkah generasi baru itu adalah Fofana (21), Chalobah (23), dan Colwill (19)? Atau mungkin termasuk Ampadu (21)? Mungkin ada banyak opsi, tetapi saya tampaknya ada hal-hal yang tidak akan terduga," tulis Newson di akun Twitter pribadinya.
Sumber: Adam Newson
Bacaan Menarik Lainnya:
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 19:25Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 19:02Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 6 Juni 2026 23:0310 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
BERITA LAINNYA
-
inggris 6 Juni 2026 22:40Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
-
inggris 6 Juni 2026 19:25Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
-
inggris 6 Juni 2026 19:02Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

