FOLLOW US:


Wenger: Patrick Vieira Manajer Masa Depan Arsenal

23-04-2019 21:20

 | Patrick Vieira

Wenger: Patrick Vieira Manajer Masa Depan Arsenal
Patrick Vieira © AFP

Bola.net - Sebuah harapan diungkapkan oleh Arsene Wenger. Mantan manajer Arsenal itu ingin melihat anak asuhnya, Patrick Vieira menangai The Gunners di masa depan.

Mantan gelandang legendaris Arsenal itu saat ini tengah menangani klub kedua dalam karirnya sebagai pelatih. Ia kini menangani klub Prancis OGC Nice setelah sebelumnya menangani New York City FC.

Di musim debutnya bersama Lille, Vieira tampil mengesankan. Ia bahkan dipercaya sanggup menggantikan Didier Deschamps sebagai pelatih Timnas Prancis dalam beberapa tahun ke depan.

Namun Wenger menilai Vieira akan menangani Arsenal terlebih dahulu sebelum menangani Timnas Prancis. "Saya melihatnya sebagai pelatih Arsenal suatu hari nanti," buka Wenger kepada Canal Football Club.

Baca pandangan Wenger mengenai Vieira selengkapnya di bawah ini.

1 dari 2

Belum Matang

Wenger menilai Vieira masih terlalu prematur untuk menjadi pelatih Tim Nasional, sehingga ia merasa mantan anak asuhnya itu akan lebih cocok menangani klub terlebih dahulu.

"Saya rasa dia masih terlalu muda untuk terlibat di sepakbola Internasional. Saya merasa kehidupannya akan lebih cocok di klub sepakbola, karena dia sudah membangun karirnya di situ dengan cerdas dan juga sabar."

"Dia menjadi pelatih di usianya yang masih muda. Dia pergi ke New York sebelum sekarang ia menangi Nice. Dia sudah menghabiskan waktunya untuk menjadi lebih dewasa dan belajar mengenai profesi ini."

2 dari 2

Modal Apik

Wenger juga tidak meragukan Vieira akan menjadi pelatih yang sukses bagi Arsenal. Ia menilai mantan anak asuhnya tersebut punya segala yang dibutuhkan untuk menjadi pelatih papan atas dunia.

"Dia memiliki sesuatu yang langka, yaitu dia punya kharisma yang natural. Dia terlihat sangat elegan dan juga berwibawa."

"Dia sudah melewati fase sulitnya di Nice, namun dia sama sekali tidak pernah menunjukkan sisi lemahnya. Dia berhasil melewati fase-fase kritis sebagai seorang pelatih." tandasnya.