FOLLOW US:


5 Alasan Inter Milan Bisa Hancurkan Juventus

17-01-2021 08:30

 | Aga Deta

5 Alasan Inter Milan Bisa Hancurkan Juventus
Skuad Inter Milan merayakan gol Lautaro Martinez ke gawang Crotone, Minggu (3/1/2021) © AP Photo

Bola.net - Inter Milan akan menjamu Juventus pada pekan ke-18 Serie A 2020/21. Pertandingan ini akan tersaji di Stadio Giuseppe Meazza, Senin (18/1/2021) dini hari WIB.

Laga bertajuk Derby d' Italia ini diprediksi bakal berjalan sangat sengit. Baik Inter maupun Juventus sama-sama berambisi meraih kemenangan.

Inter saat ini memiliki 37 poin, tertinggal tiga poin di belakang AC Milan. Sementara itu, Juventus memiliki 33 poin, tapi masih punya tabungan satu laga.

Inter berusaha untuk kembali mengejar Milan. Untuk itu, Inter tentu membidik kemenangan atas Juventus. Namun, Juventus juga mengusung tekad untuk meraih kemenangan demi coba memangkas jarak dengan tim-tim di atasnya.

Inter bisa diunggulkan untuk menjadi pemenang pada pertandingan ini. Selain karena bertindak sebagai tuan rumah, ada beberapa catatan yang membuat Nerazzurri akan tampil perkasa di kandang.

1 dari 5

Celah di Pertahanan Juventus

Celah di Pertahanan Juventus
Bek Juventus, Matthijs De Ligt © AP Photo

Juventus memang punya nama-nama besar di lini belakang. Akan tetapi, sejauh ini barisan pertahanan tim asuhan Andrea Pirlo tersebut rentan kebobolan.

Juventus kebobolan 16 gol dari 16 laga di Serie A. Bukan catatan yang buruk sebenarnya, tapi Bianconeri cuma mencatatkan 1 clean sheet dalam 9 laga terakhirnya di liga.

Jadi, Inter bisa memanfaatkan celah yang ada di pertahanan Juventus. Selain itu, Si Nyonya Tua juga harus kehilangan Matthijs de Ligt karena dinyatakan positif terjangkit COVID-19.

2 dari 5

Inter Sudah Kembali ke Jalur Kemenangan

Inter Sudah Kembali ke Jalur Kemenangan
Striker Inter Milan Romelu Lukaku berusaha melewati hadangan pemain Fiorentina, Lucas Martinez Quarta, di laga 16 besar Coppa Italia 2020-21 di Artemio Franchi, Rabu (13/01/2021) malam WIB. © LaPres

Inter Milan sempat gagal menuai kemenangan dalam dua laga secara beruntun di Serie A. Mereka kalah dari Sampdoria dan imbang melawan AS Roma.

Namun, pasukan Antonio Conte bangkit dalam ajang Coppa Italia. Romelu Lukaku dan kolega berhasil mengalahkan Fiorentina dengan skor 2-1.

Hasil itu diyakini akan menambah kepercayaan diri para pemain Inter jelang pertandingan melawan Juventus. La Beneamata tentu mengincar kemenangan kedua beruntun saat bersua Bianconeri.

3 dari 5

Conte Lebih Berpengalaman

Conte Lebih Berpengalaman
Pelatih Inter Milan Antonio Conte. © AP Photo

Soal pengalaman, Antonio Conte unggul ketimbang Andrea Pirlo. Mantan pelatih Chelsea tersebut lebih banyak makan asam garam di dunia kepelatihan ketimbang juniornya tersebut.

Conte sudah masuk ke dunia kepelatihan pada 2006. Sampai saat ini, pelatih berusia 51 tahun tersebut sudah 493 kali memimpin anak asuhnya dalam pertandingan.

Sementara Pirlo baru masuk ke dunia kepelatihan pada musim panas tahun lalu. Sejauh ini, pria berusia 41 tahun tersebut baru menjalani 23 laga sebagai pelatih.

4 dari 5

Juventus Kehilangan Dybala

Juventus Kehilangan Dybala
Pemain Juventus, Paulo Dybala. © AP Photo

Kekuatan lini serang Juventus berkurang saat menghadapi Inter Milan. Sebab, Si Nyonya Tua tidak bisa menurunkan Paulo Dybala dalam pertandingan ini.

Dybala harus absen karena mengalami cedera lutut. Cedera itu dialami Dybala saat Juventus mengalahkan Sassuolo 3-1, Senin (11/1) dini hari WIB.

Absennya Dybala tentu akan menjadi kerugian tersendiri bagi Juventus. Meski musim ini belum mencetak banyak gol, pemain berpaspor Argentina itu masih tetap menjadi pemain berbahaya di lini depan Juventus.

5 dari 5

Ancaman Romelu Lukaku

Ancaman Romelu Lukaku
Romelu Lukaku © AP Photo

Romelu Lukaku akan menjadi andalan Inter Milan menjamu Juventus. Sebab, penyerang asal Belgia sudah mencetak banyak gol untuk Nerazzurri.

Setelah bergabung dengan Inter pada 2019, Lukaku sudah mencetak 51 gol. Torehan itu dicatatkannya dalam 73 pertandingan.

Musim ini, Lukaku juga masih tetap produktif setelah mencetak 12 gol di Serie A 2020/21. Dia bisa menjadi ancaman bagi gawang Juventus.