AC Milan, Bersabarlah dengan Ardon Jashari

AC Milan, Bersabarlah dengan Ardon Jashari
Aksi gelandang AC Milan Ardon Jashari di laga kontra Lazio, Jumat (19/12/2025). (c) AP Photo/Altaf Qadri

Bola.net - AC Milan menjalani musim dengan satu pertanyaan besar terkait Ardon Jashari. Gelandang yang datang dengan ekspektasi tinggi itu belum menampilkan level permainan seperti yang diharapkan.

Kedatangan Jashari menjadi proses terpanjang dalam bursa transfer musim panas AC Milan. Negosiasi yang berulang membuat transfer ini terasa spesial, tetapi awal perjalanannya justru berat.

Performa Jashari sejauh ini belum memberi jawaban meyakinkan. Adaptasi dari Belgia ke Italia berjalan lebih sulit dibanding perkiraan banyak pihak.

1 dari 3 halaman

Adaptasi, Cedera, dan Persaingan Internal di AC Milan

Adaptasi, Cedera, dan Persaingan Internal di AC Milan

Pemain AC Milan, Luka Modric, dalam laga Serie A melawan Pisa, Jumat, 24 Oktober 2025. (c) AP Photo/Antonio Calanni

Jashari mengalami cedera sebelum jendela transfer musim panas ditutup. Kondisi itu membuatnya tertinggal dalam persiapan dan ritme awal kompetisi.

Kepindahan ke Serie A/Liga Italia menuntut pemahaman taktik dan tempo yang berbeda. Proses ini terasa lebih rumit karena ia belum sepenuhnya pulih secara fisik.

Persaingan di lini tengah juga membatasi peluang bermainnya. Ia berada di belakang Luka Modric, sosok dengan pengalaman dan kualitas yang membuat menit bermain menjadi sangat terbatas.

Situasi tersebut berdampak pada konsistensi permainan Jashari. Laga melawan Fiorentina memperlihatkan bahwa ia masih mencari bentuk terbaiknya.

Pertandingan Selanjutnya
Serie A Serie A | 16 Januari 2026
Como Como
02:45 WIB
AC Milan AC Milan
2 dari 3 halaman

Beban Harga dan Alasan AC Milan untuk Tetap Percaya pada Ardon Jashari

Beban Harga dan Alasan AC Milan untuk Tetap Percaya pada Ardon Jashari

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, bereaksi pada laga Serie A antara AC Milan vs Sassuolo di Milan, Italia, Minggu, 14 Desember 2025 (c) AP Photo/Luca Bruno

Jashari telah tampil lima kali bersama AC Milan, tetapi kontribusinya belum benar-benar terasa. Meski begitu, manajemen klub tetap menunjukkan keyakinan terhadap masa depannya.

Direktur olahraga Igli Tare menilai Jashari akan berkembang menjadi pemain penting. Pandangan itu memberi sinyal bahwa klub tidak tergesa memberi label gagal.

Harga transfer 40 juta euro (sekitar Rp787 miliar) memberi tekanan tersendiri. Itu angka besar bagi klub yang jarang belanja mahal.

Cedera, kehadiran Modric, dan nilai transfer saling berkaitan dalam membentuk situasi sulit ini. Tanpa faktor-faktor tersebut, perannya kemungkinan lebih terlihat sejak awal.

Ada sisi positif yang tetap bisa dipegang. Jashari baru-baru ini dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Belgia, sebuah pencapaian yang dapat memulihkan kepercayaan dirinya.

Penghargaan itu memberi dorongan mental di tengah masa adaptasi yang berat. Dengan waktu dan kondisi yang lebih mendukung, AC Milan masih memiliki alasan kuat untuk bersabar menunggu jawaban dari Ardon Jashari.

Sumber: Sempre Milan