Sedikit Rasa Pahit dari Kemenangan Manis Barcelona

Sedikit Rasa Pahit dari Kemenangan Manis Barcelona
Pemain Barcelona Jules Kounde menyundul bola pada laga final Piala Super Spanyol/Supercopa de Espana melawan Real Madrid di Jeddah, Arab Saudi, Minggu, 11 Januari 2026 (c) AP Photo/Altaf Qadri

Bola.net - Barcelona memastikan gelar Piala Super Spanyol 2026 setelah menaklukkan Real Madrid dengan skor 3-2 di Jeddah. Kemenangan ini layak dikenang berkat dominasi permainan dan ketajaman lini depan yang konsisten sepanjang laga.

Pertandingan final Supercopa de Espana di King Abdullah Sports City itu berlangsung pada Senin, 12 Januari 2026, dengan kick-off pukul 02.00 WIB. El Clasico kali ini berjalan terbuka, penuh gol, dan menuntut konsentrasi tinggi sejak menit awal.

Akan tetapi, ada sedikit rasa pahit dari kemenangan manis ini. Di tengah euforia juara, sebagian pendukung masih meninggalkan stadion dengan kegelisahan yang sulit diabaikan.

1 dari 2 halaman

Dominasi Tanpa Kontrol Penuh Barcelona

Dominasi Tanpa Kontrol Penuh Barcelona

Barcelona vs Real Madrid: Rodrgyo dan Jules Kounde berebut bola pada laga final Piala Super Spanyol 2026, 12 Januari 2026. (c) AP Photo/Altaf Qadri

Sejak awal laga, Barcelona menguasai bola dan memaksa Real Madrid bertahan rendah. Pendekatan itu memperlihatkan perbedaan kualitas penguasaan permainan yang cukup mencolok.

Real Madrid tampak kesulitan membangun serangan melalui lini tengah. Alur permainan mereka kerap terputus dan lebih banyak berharap pada serangan balik sporadis.

Kondisi tersebut membuat Barcelona leluasa menekan dan menciptakan peluang lebih bersih. Gol Raphinha pada menit ke-36 menjadi bukti efektivitas tekanan yang dibangun sejak fase awal.

Keunggulan itu sempat goyah ketika Vinicius Junior menyamakan skor di menit 45+2. Akan tetapi, Robert Lewandowski langsung mengembalikan keunggulan dua menit berselang melalui penyelesaian klinis.

Namun, pertandingan tetap terasa terlalu terbuka untuk tim yang mendominasi penguasaan bola. Real Madrid mampu menyamakan skor lagi lewat Gonzalo Garcia di menit 45+6.

Pertandingan Selanjutnya
La Liga La Liga | 19 Januari 2026
Real Sociedad Real Sociedad
03:00 WIB
Barcelona Barcelona
2 dari 2 halaman

Lini Belakang Barcelona yang Rapuh

Lini Belakang Barcelona yang Rapuh

Selebrasi pemain Real Madrid usai Gonzalo Garcia mencetak gol ke gawang Barcelona di final Piala Super Spanyol, 12 Januari 2026. (c) AP Photo/Altaf Qadri

Masalah terbesar datang dari sisi kanan pertahanan Barcelona yang gagal mengimbangi agresivitas lawan. Jules Kounde kesulitan membaca pergerakan Vinicius Junior dan kerap terlambat menutup ruang.

Pau Cubarsi juga tidak berada pada performa terbaiknya di laga ini. Intersep dan sapuan yang biasanya rapi justru sering meleset di momen krusial.

Akibatnya, Real Madrid berkali-kali menemukan celah dari area yang sama. Pola tersebut berulang dan nyaris berujung petaka di babak kedua.

Situasi bola mati pun tidak ditangani dengan baik. Gol penyama kedudukan kedua berawal dari kegagalan membersihkan bola di area sendiri.

Untungnya, Raphinha kembali menjadi pembeda lewat gol keduanya pada menit ke-73. Gol ini memastikan Barcelona unggul untuk ketiga kalinya dalam laga yang penuh ketegangan.

Meski harus bermain dengan sepuluh orang setelah Frenkie de Jong menerima kartu merah di menit 90+1, keunggulan berhasil dijaga hingga akhir. Gelar juara pun diraih, tetapi pekerjaan rumah di lini belakang masih menanti untuk dibereskan.

Sumber: Barca Universal