Alessandro Bastoni Minta Maaf soal Selebrasi Kartu Merah Pierre Kalulu di Derby dItalia

Alessandro Bastoni Minta Maaf soal Selebrasi Kartu Merah Pierre Kalulu di Derby dItalia
Pemain Inter Milan, Alessandro Bastoni dalam pertandingan Serie A melawan Fiorentina, Rabu, 29 Oktober 2025. (c) AP Photo/Antonio Calanni

Bola.net - Alessandro Bastoni menjadi sorotan setelah laga Inter Milan melawan Juventus. Ia pun meminta maaf atas cara merayakan kartu merah lawan pada pertandingan tersebut.

Laga Derby d’Italia di Serie A itu berakhir 3-2 untuk kemenangan Inter. Gol penentu dicetak Piotr Zielinski pada menit ke-90.

Kartu merah yang diterima Pierre Kalulu di babak pertama memicu perdebatan. Bastoni dituding melakukan simulasi dalam insiden tersebut.

Bek Inter itu juga mengungkap menerima ancaman serius setelah pertandingan. Ia turut menyampaikan simpati kepada wasit Federico La Penna.

Bastoni Akui Sikapnya Berlebihan

Bastoni Akui Sikapnya Berlebihan

Pierre Kalulu mendapatkan kartu merah pada laga Inter Milan vs Juventus pada pekan ke-25 Serie A 2025/2026 (c) Marco Alpozzi/LaPresse via AP

Bastoni akhirnya berbicara dalam konferensi pers jelang laga Liga Champions. Ia hadir bersama Cristian Chivu sebelum duel melawan Bodo/Glimt.

Ia menjelaskan sudah menunggu beberapa hari untuk meninjau kembali insiden tersebut. Bastoni menegaskan penyesalannya terkait selebrasi, bukan soal jatuhnya di lapangan.

"Saya ingin datang ke sini karena banyak sekali hal terjadi setelah Sabtu yang tidak saya bayangkan. Saya menunggu beberapa hari untuk meninjau apa yang terjadi," ujar Bastoni kepada Sky Sport Italia.

"Yang saya rasakan adalah kontak dengan lengan saya, yang terlihat berlebihan saat ditinjau ulang. Saya di sini untuk bertanggung jawab. Yang saya sesali adalah perilaku saya setelahnya. Manusia berhak membuat kesalahan tetapi juga wajib mengakuinya. Itu sebabnya saya di sini," kata Bastoni.

Pertandingan Selanjutnya
Serie A Serie A | 21 Februari 2026
Juventus Juventus
21:00 WIB
Como Como

Reaksi Keras dan Ancaman yang Diterima

Reaksi Keras dan Ancaman yang Diterima

Pierre Kalulu mendapat kartu merah pada laga pekan ke-25 Serie A 2025/2026 antara Inter Milan vs Juventus (c) Marco Alpozzi/LaPresse via AP

Kontroversi itu memicu reaksi luas dari publik. Bastoni bahkan mendapat kritik hingga seruan dicoret dari tim nasional Italia.

Ia menilai situasi berkembang di luar perkiraannya. Menurutnya, banyak komentar yang berlebihan muncul setelah laga.

"Manusia berhak membuat kesalahan, tetapi juga wajib mengakuinya, jadi saya di sini karena itu. Saya minta maaf bereaksi seperti itu dan memang benar saya harus mengakuinya," tutur Bastoni.

"Karier dan karakter saya tidak seharusnya dinilai dari satu insiden. Saya tidak menyangka akan menimbulkan kegaduhan sebesar ini. Saya melihat banyak kemunafikan dan mendengar hal yang tidak pantas dikatakan. Saya berterima kasih kepada mereka yang hanya menyebut saya bodoh dan berhenti di situ," ucap Bastoni.

Simpati untuk Keluarga dan Wasit

Simpati untuk Keluarga dan Wasit

Piotr Zielinski melawan Jonathan David di laga Inter Milan vs Juventus, Minggu (15/02/2026). (c) Spada/LaPresse via AP Photo

Bastoni ditanya soal keterlambatan memberikan klarifikasi. Ia menyebut situasi itu tidak terlalu memengaruhi dirinya secara pribadi.

Namun, ia menyoroti dampak yang dirasakan keluarganya. Ia juga menyampaikan empati kepada wasit yang terlibat.

"Itu tidak terlalu memengaruhi saya. Kami terbiasa terekspos dan Presiden klub juga sudah menjelaskannya dengan tepat," kata Bastoni.

"Saya bisa menangani situasi ini, tetapi saya lebih sedih untuk istri dan anak saya yang menerima ancaman kematian. Saya juga merasa kasihan kepada wasit La Penna dan orang lain yang tidak terbiasa dengan tekanan seperti ini," ujar Bastoni.

Kondisi Mental Jelang Laga Berikutnya

Kondisi Mental Jelang Laga Berikutnya

Federico Dimarco (kiri) dipepet Jonathan David di laga Inter Milan vs Juventus, Minggu (15/02/2026). (c) Spada/LaPresse via AP Photo

Bek Inter itu memastikan kondisinya tetap baik. Ia menyinggung kejadian serupa saat Inter menghadapi Liverpool musim ini.

Dalam situasi tersebut, ia membandingkan perlakuan publik dengan yang diterima Florian Wirtz. Bastoni merasa kasusnya mendapat sorotan lebih besar.

"Secara mental saya sangat baik. Hal serupa terjadi saat kami melawan Liverpool ketika mereka mendapat penalti melawan kami. Wirtz tidak mendapat pengadilan seperti yang saya alami," kata Bastoni.

"Chivu selalu konsisten. Sekarang saya sangat ingin kembali ke lapangan. Saya tidak terganggu secara fisik atau mental, jadi saya siap bermain," tutup Bastoni.

Sumber: Football Italia

Klasemen Serie A