
Bola.net - AS Roma harus menelan kekalahan telak 2-5 saat bertandang ke markas Inter Milan di Giuseppe Meazza, Senin (6/4/2026) dini hari WIB. Hasil ini jelas jadi pukulan berat, terutama dari sisi mental para pemain.
Tim asuhan Gian Piero Gasperini sebenarnya tidak sepenuhnya tampil buruk di awal. Namun, memasuki babak kedua, permainan mereka terlihat berantakan dan sulit dikendalikan.
Gol cepat Lautaro Martinez saat laga baru berjalan satu menit langsung mengubah ritme pertandingan. Roma sempat merespons lewat gol Gianluca Mancini, tapi situasi berubah setelah sang bek ditarik keluar karena cedera.
Sejak momen itu, permainan Roma perlahan runtuh. Inter menambah gol lewat Hakan Calhanoglu, Marcus Thuram, Nicolo Barella, dan satu gol tambahan dari Lautaro. Meski Lorenzo Pellegrini sempat mencetak gol, Roma tetap tak mampu bangkit.
Akibat kekalahan ini, posisi Roma di papan atas semakin terancam. Jarak dengan tim-tim pesaing zona Liga Champions mulai melebar, dan tekanan pun semakin besar.
Pukulan Mental di Markas Inter

Gasperini mengakui bahwa gol cepat Inter memang menyulitkan. Tapi menurutnya, tim masih mampu bereaksi dengan cukup baik di sepanjang babak pertama.
Masalah justru muncul setelah turun minum. Tertinggal saat jeda dinilai memberi dampak psikologis yang cukup terasa bagi para pemain.
"Itu bukan hal mudah ketika kebobolan di detik-detik pertama, tetapi setelah itu saya melihat Roma yang bagus, meskipun tertinggal saat jeda babak pertama benar-benar menjadi pukulan bagi moral tim," ujar Gian Piero Gasperini kepada DAZN Italia.
"Gol ketiga secara khusus membuat kami kehilangan semangat, dan sejak saat itu kami benar-benar menderita di lapangan."
Dampak Cedera Gianluca Mancini

Salah satu titik balik dalam pertandingan ini adalah cederanya Gianluca Mancini. Setelah ia keluar, lini belakang Roma terlihat jauh lebih rapuh.
Gasperini tidak menampik bahwa absennya pemain kunci memberi pengaruh besar. Apalagi, kondisi skuad memang sedang tidak ideal karena beberapa pemain lain juga absen.
"Tidak diragukan lagi, Mancini adalah pemain yang sangat penting bagi kami. Ketika kami memiliki skuad yang lengkap, kami jauh lebih kompetitif, tetapi saat ini kami kehilangan cukup banyak pemain," tambah mantan pelatih Atalanta tersebut.
"Saya melihat Roma yang oke di babak pertama, hasil akhir membuat segalanya tampak jauh lebih buruk, tetapi diakui pertandingan sudah berakhir saat gol ketiga terjadi dan kita harus memberikan kredit kepada tim Inter yang sangat kuat," lanjutnya.
Ambisi Mengejar Zona Liga Champions
Situasi Roma saat ini memang tidak mudah. Beberapa pemain seperti Manu Kone, Paulo Dybala, dan Artem Dovbyk masih belum bisa tampil.
Kembalinya Matias Soule sedikit membantu, tapi ia belum sepenuhnya menemukan bentuk permainan terbaik. Hal ini membuat pilihan Gasperini jadi terbatas.
Meski begitu, ia menegaskan timnya belum menyerah. Persaingan menuju zona Liga Champions masih terbuka, meski semakin ketat.
"Tidak, itu adalah pertandingan yang berbeda dan performanya selalu bagus. Malam ini kami melakukan kesalahan di babak kedua, ada penurunan moral yang nyata, Anda bisa kalah dari Inter di San Siro, tetapi tidak dengan skor seperti ini," tegas Gasperini.
"Sulit bagi kami, sulit bagi Juventus, Como, dan Atalanta, semua tim memperebutkan satu tempat. Kami sedikit tertinggal sekarang, tetapi kami akan melakukan segala kemungkinan untuk mengejar ketertinggalan, itu sudah pasti," pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 27 Mei 2026 08:13Emoh Balik ke Real Madrid, Nico Paz Pilih Bertahan di Como
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 27 Mei 2026 08:13Emoh Balik ke Real Madrid, Nico Paz Pilih Bertahan di Como
BERITA LAINNYA
-
italia 27 Mei 2026 08:13Emoh Balik ke Real Madrid, Nico Paz Pilih Bertahan di Como
-
italia 27 Mei 2026 01:19AC Milan Rugi Besar: Belanja Rp10 Triliun dan Gagal ke Liga Champions
SOROT
-
Liputan6 27 Mei 2026 02:01
Prabowo Salurkan Kurban untuk Warga Hambalang, 1 Sapi per RW
-
Liputan6 26 Mei 2026 20:47Purbaya Tunggu Perintah Prabowo Soal Ganti Bos Bea Cukai
-
Liputan6 26 Mei 2026 20:44Hakim Pengadilan Tinggi Makassar Dipecat, Terima Suap Rp 1 Miliar
-
Liputan6 26 Mei 2026 19:26Kasus Streaming Pornografi, Polisi Bakal Periksa Talent
MOST VIEWED
AC Milan Siapkan 5 Nama Sebagai Pengganti Massimiliano Allegri, Siapa Saja?
AC Milan Resmi Pecat Massimiliano Allegri dan 3 Petinggi Klub Usai Gagal ke Liga Champions
AC Milan Chaos! Ultras Minta Zlatan Ibrahimovic Pergi Setelah Allegri Dipecat
Dari Puncak Klasemen ke Jurang Kegagalan: Tragedi AC Milan yang Gagal ke Liga Champions
HIGHLIGHT
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Manajer MU dengan Persentase Kemenangan Tertinggi:...
5 Duel El Clasico Paling Gila: Dari Hattrick Bocah...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5281952/original/067750800_1752454657-1001283649.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493433/original/072755900_1770214249-1000225263.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3020289/original/029798500_1578903728-judge.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5509316/original/096657500_1771679235-CIO_Danatara_Pandu_Sjahrir_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3936932/original/004903700_1645074377-20220217_112525ok.jpg)
