
Bola.net - Bursa transfer musim dingin sudah resmi ditutup, namun perburuan pemain Inter Milan belum sepenuhnya berakhir. Baru-baru ini, mereka dikabarkan ingin memboyong kiper berdarah Italia, Emiliano Viviano.
Ya, semua klub di divisi Eropa sudah tidak bisa melakukan transaksi pembelian pemain lagi pada bulan Februari ini. Tapi peraturan tersebut tidak berlaku saat sebuah tim hendak merekrut pemain berstatus tanpa klub.
Sebelumnya, ia masih menyandang status pemain Sporting Lisbon dan sedang memperkuat SPAL pada musim ini sebagai pemain pinjaman. Namun masa pinjamannya selesai di akhir musim 2018/19 kemarin.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Belum Pasti Bergabung
Inter bergerak cepat untuk mendapatkannya. Sebab mereka sekarang kekurangan stok pemain di sektor penjaga gawang menyusul cederanya sang kiper utam utama, Samir Handanovic.
Handanovic dikabarkan mengalami cedera pada jari kelingking dan berpotensi absen selama beberapa pekan. Dengan demikian, Inter hanya menyisakan sosok Daniele Padelli untuk mengawal gawangnya.
Dilansir dari Football Italia, Inter menghubungi Viviano pada hari Senin (10/2/2020) pagi waktu setempat dan langsung menggelar tes medis. Namun Viviano belum serta merta resmi jadi bagian dari Nerazzurri.
Sky Sport Italia mengabarkan kalau Inter masih meragukan kondisi fisik Viviano. Sang kiper akan menjalani sesi latihan bersama Inter hari Selasa (11/2/2020), namun Antonio Conte selaku pelatih ingin melakukan evaluasi terlebih dahulu.
Sebagai Mentor Padelli
Tidak hanya itu, Inter juga masih harus memastikan situasi Handanovic sebelum menyodorkan kontrak kepada Viviano. Mereka disebut ingin melihat berapa lama pria asal Slovenia tersebut harus menepi.
Dan meskipun benar bergabung, Viviano tidak serta merta menjadi kiper pengganti Handanovic. Conte disebut akan memprioritaskan Padelli dan menugaskan Viviano sebagai 'mentornya'.
Inter tidak punya waktu banyak untuk membuat keputusan. Pasalnya, mereka akan kembali bermain di ajang Coppa Italia pada jari Kamis (13/2/2020) mendatang. Inter akan melawan Napoli dalam laga leg pertama babak semi-final itu.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Laga Inter vs AC Milan Diklaim Sebagai Salah Satu Derby Terindah dalam Sejarah
- Ashley Young Girang Menangi Derby Milan Pertamanya
- Ibrahimovic Memang Uzur, Tapi Ia Tetap Hewan Buas yang Sulit Dijinakkan
- De Vrij Puji Karakter Inter Milan Saat Hajar Milan
- Kisah di Balik Tendangan Bebas Eriksen yang Nyaris Jebol Gawang Milan
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 07:30Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 07:26Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
-
Tim Nasional 7 Juni 2026 07:00Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
Dusan Vlahovic Pergi Gratis, Juventus Jajaki Alexander Sorloth jadi Pengganti
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

