
Bola.net - Bursa transfer musim dingin 2020 baru akan dibuka dalam lima bulan ke depan. Akan tetapi, Juventus sudah menetapkan dua pemain yang akan masuk dalam daftar jual yakni: Emre Can dan Mario Mandzukic.
Juventus baru saja merampungkan pembentukan skuad untuk musim 2019/2020. Sejumlah pemain telah bergabung dengan Si Nyonya Tua. Beberapa di antaranya berposisi sebagai gelandang.
Juventus mendatangkan Adrien Rabiot dan Aaron Ramsey dengan status bebas transfer. Hal ini rupanya berdampak pula pada masa depan Emre Can. Juventus berniat untuk melepasnya.
Selain itu, ada pula masalah lain yang membuat Juventus berniat untuk melepas gelandang asal Jerman tersebut. Apa alasan tersebut? Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Respon Juventus Atas Kekecewaan Emre Can
Semua bermula pasca Juventus mengumumkan skuat untuk berlaga di fase grup Liga Champions 2019/2020. Tidak ada nama Emre Can dalam daftar 22 pemain. Begitu juga dengan nama Mandzukic dan Giorgio Chiellini.
Tidak adanya nama Chiellini bisa dimaklumi karena dia cedera dan baru akan sembuh dalam enam bulan ke depan.
Sementara, meskipun sudah diralat, Emre Can merespon daftar tersebut dengan kemarahan. Pemain berusia 25 tahun tersebut tidak bisa menerima bahwa namanya tidak masuk dalam skuat Juventus yang akan berlaga di Liga Champions.
Dikutip dari Goal International, Juventus langsung merespon sikap Emre Can. Klub asal Turin siap melepas Emre Can pada bursa transfer Januari 2020 yang akan datang.
Juventus meyakini bahwa mereka punya cukup pemain di posisi gelandang. Sebab, selain Ramsey dan Rabiot, Juventus juga punya Blaise Matuidi, Miralem Pjanic, Rodrigo Bentancur dan Sami Khedira.
Mario Mandzukic Sadar Diri

Sementara itu, Mario Mandzukic, diyakini sudah menyadari bahwa posisinya di Juventus memang sudah tidak aman. Mandzukic akan dengan senang hati pindah ke klub lain pada Januari 2020 yang akan datang.
Pemain asal Kroasia sebenarnya sudah mencoba untuk pindah pada bulan Agustus lalu. Akan tetapi, upaya Mandzukic untuk pindah ke sejumlah klub, termasuk Manchester United, gagal terjadi.
Mandzukic diprediksi bakal sulit bersaing di lini depan Juventus. Sebab, dia harus berebut tempat dengan Gonzalo Higuian, Paulo Dybala dan Federico Bernardeschi. Selain itu, masih ada Cristiano Ronaldo di sana.
Persaingan ketat di lini depan Juventus sebelumnya telah membuat pemain muda Moise Keab memilih pindah ke Everton.
Sumber: Goal International
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 05:40Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 05:40Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
-
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026 04:55Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
Dusan Vlahovic Pergi Gratis, Juventus Jajaki Alexander Sorloth jadi Pengganti
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

