
Bola.net - - Samuel Eto'o mengungkapkan bahwa dirinya memiliki pidato untuk tim Inter Milan yang saat itu dilatih Jose Mourinho. Dalam pidatonya, penyerang asal Kamerun tersebut mengatakan bahwa Nerazzurri harus juara atau mati dengan mencoba.
Tim Inter Milan 2010 merupakan tim Italia pertama yang memenangkan treble di akhir musim. Saat itu, Nerazzurri sukses memenangkan gelar scudetto, Coppa Italia dan Liga Champions dengan mengalahkan Bayern Munchen.
Dan baru-baru ini, Eto'o mengatakan bahwa dirinya mendapatkan kesempatan dari Mourinho untuk berbicara di depan tim sebelum pertandingan final Liga Champions 2010.
"Di final anda menang bila anda melangkah ke lapangan untuk menang, bukan bila anda pergi ke sana untuk bermain. Kami masing-masing memikirkan betapa kami menderita untuk mencapai titik itu, menang melawan Chelsea dan Barcelona untuk mencapai final yang Inter belum ke sana selama 40 tahun," ujarnya.
"Saya mengatakan bahwa saya telah memainkan banyak final, tapi itu yang paling istimewa. Kami harus melakukan sesuatu untuk orang-orang, untuk pendukung Inter yang layak mendapatkannya," sambungnya.
"Saya bilang, 'kita memenangkan Liga Champions atau kita mati dengan mencoba. Kami harus mati di lapangan untuk membawa pulang trofi atau kita akan mati karena kita tak kembali ke Milan dengan trofi'. Untungnya semua berjalan lancar," tambahnya.
"Saya berbalik badan setelah pidato saya dan Julio Cesar menangis," tandasnya.
Inter Milan akhirnya menang 2-0 pada pertandingan final yang digelar pada 22 Mei 2010 berkat dua gol kemenangan dari Diego Milito.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 26 Maret 2026 15:04
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 28 Maret 2026 17:59 -
Liga Spanyol 28 Maret 2026 17:45 -
Tim Nasional 28 Maret 2026 17:42 -
Liga Spanyol 28 Maret 2026 16:53 -
Liga Inggris 28 Maret 2026 16:41 -
Tim Nasional 28 Maret 2026 16:31
MOST VIEWED
- Juventus Dekati Rudiger Gratis, Tapi Liverpool dan MU Siap Mengganggu
- Inter Milan Siap Lego Marcus Thuram Rp1,4 Triliun, Duo Premier League Pasang Kuda-kuda
- Inter Milan Siapkan Revolusi Besar, 3 Bintang Bisa Hengkang
- Dari Tonali hingga Bastoni, 12 Pemain Timnas Italia yang Bisa Ganti Klub di Musim Panas
HIGHLIGHT
- 11 Pemain yang Pernah Membela PSG dan Chelsea, Ada...
- 3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, A...
- Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Mas...
- 7 Bintang Dunia yang Bisa Gabung MLS di 2026, Term...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- Juara Bukan Jaminan Aman: 5 Manajer yang Dipecat S...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...

















:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5539770/original/085372900_1774619710-033A9641.JPG.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5540211/original/032439000_1774689231-20121002014.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5540210/original/046253600_1774688411-Screenshot_20260328_140636_Instagram.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539781/original/084989500_1774620379-Prabowo_-_Anwar_Ibrahim.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539843/original/087983700_1774629042-1000023606.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5539809/original/046869500_1774621493-20260327AA_Timnas_Indonesia_vs_Sein-02__2_.jpg)

