Final Coppa Italia: Cristian Chivu Minta Inter Milan 'Bersenang-senang' Lawan Lazio

Final Coppa Italia: Cristian Chivu Minta Inter Milan 'Bersenang-senang' Lawan Lazio
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, merayakan kemenangan dalam pertandingan Serie A melawan Parma, Senin (4/5/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Luca Bruno

Bola.net - Inter Milan berada di ambang sejarah untuk merengkuh gelar ganda domestik musim ini. Setelah resmi menyegel Scudetto ke-21, Nerazzurri kini bersiap menghadapi Lazio di partai puncak Coppa Italia pada Rabu malam waktu setempat.

Menjelang laga krusial tersebut, pelatih Cristian Chivu justru menunjukkan sikap yang sangat tenang. Ia tidak ingin anak asuhnya merasa terbebani oleh ambisi besar untuk meraih trofi kedua mereka di musim 2025/2026.

Eks bek legendaris Inter tersebut menegaskan bahwa apa pun hasil di lapangan nanti tidak akan mengubah penilaiannya terhadap performa tim. Baginya, Inter sudah melewati musim yang luar biasa sejak ia mengambil alih kursi kepelatihan dari Simone Inzaghi.

"Itu tidak mengubah apa pun bagi saya. Saya berada di klub yang sesuai dengan ambisi saya, yang ingin terus kompetitif," ujar Cristian Chivu dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan.

“Saya tahu apa artinya berada di tim seperti Inter, sejarah yang mengelilinginya, dan sisi negatif yang sering muncul. Saya mencoba menenangkan hal itu dari sudut pandang manusia,” tambahnya.

Misi Balas Dendam Lazio dan Kesiapan Marcus Thuram

Misi Balas Dendam Lazio dan Kesiapan Marcus Thuram

Pemain Inter Milan Marcus Thuram merayakan gol pembuka bagi timnya pada laga Serie A/Liga Italia antara Inter vs Parma di Milan, Italia, Minggu, 3 Mei 2026 (c) AP Photo/Luca Bruno

Laga final ini sejatinya menjadi pertemuan kedua bagi kedua tim dalam waktu yang sangat berdekatan. Pada Sabtu lalu, Inter sukses melumat Lazio dengan skor telak 3-0 di Stadion Olimpico dalam ajang Serie A.

Meski memiliki modal kemenangan besar, Chivu memperingatkan skuatnya untuk tetap waspada dan rendah hati. Ia menilai Lazio bisa saja menemukan motivasi tambahan untuk membalas kekalahan memalukan mereka di hadapan pendukung sendiri.

"Ini adalah dua pertandingan yang berbeda. Selalu ada bahaya saat Anda bermain berdekatan melawan tim yang sama. Kita harus rendah hati dan memiliki sikap yang benar," lanjut pelatih yang memulai karier manajerial seniornya di Parma tersebut.

Terkait kondisi skuat, kabar baik datang dari lini serang Inter mengenai status Marcus Thuram. Pemain asal Prancis itu sempat diragukan tampil, namun Chivu mengonfirmasi bahwa sang striker sudah kembali berlatih bersama tim.

"Thuram membaik, dia berlatih bersama kami hari ini. Kami punya satu hari lagi untuk mengevaluasinya besok," terangnya.

Pertandingan Selanjutnya
Serie A Serie A | 17 Mei 2026
Inter Milan Inter Milan
20:00 WIB
Hellas Verona Hellas Verona

Pentingnya Ketenangan dan Kegembiraan di Lapangan

Pentingnya Ketenangan dan Kegembiraan di Lapangan

Selebrasi pemain Inter Milan usai mengalahkan Parma dan memastikan Scudetto ke 21. (c) AP Photo/Luca Bruno

Berbeda dengan pendekatan Maurizio Sarri yang menekankan fokus mental bagi Lazio, Chivu justru meminta pemainnya untuk tersenyum. Ia ingin semangat dan antusiasme tetap terjaga saat memasuki arena pertandingan di Roma.

Baginya, kekuatan utama grup ini adalah kemampuan mereka untuk memahami identitas klub dan berjuang bersama. Chivu merasa perannya selama ini adalah meredam frustrasi dari luar dan menjaga keharmonisan di dalam internal tim.

Sang pelatih juga menekankan bahwa Inter adalah tim yang sudah terbiasa bersaing di level tertinggi, termasuk mencapai berbagai final kompetisi Eropa. Ia hanya ingin memastikan rasa lapar akan kemenangan tersebut tidak berubah menjadi beban mental.

"Jangan terlalu terobsesi, kita pantas mendapatkan segalanya sejauh ini. Tenang, dengan senyuman di wajah, masuk ke lapangan dengan keinginan untuk bersenang-senang, tanpa kehilangan antusiasme atau kerendahan hati," tegas Chivu.

Ambisi dan Kebanggaan Bersama Nerazzurri

Ambisi dan Kebanggaan Bersama Nerazzurri

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu. (c) Spada/LaPresse via AP

Sejak pertama kali bertemu dengan para pemain di pramusim Amerika Serikat, Chivu mengaku sudah memahami karakter kuat timnya. Ia melihat kebanggaan besar yang ditunjukkan oleh kapten Lautaro Martinez dan kolega saat mengenakan seragam Inter.

Chivu merasa telah membawa ambisi baru ke dalam ruang ganti sejak kedatangannya tahun lalu. Fokus utamanya adalah mengelola sisi kemanusiaan para pemain agar mereka tetap solid meski mendapat tekanan negatif dari lingkungan sekitar.

"Saya berurusan dengan sekelompok orang-orang hebat, orang-orang nyata yang menunjukkan kebanggaan dan tahu cara untuk tetap bersatu," tambahnya mengakhiri sesi tanya jawab dengan media.