
Bola.net - Pelatih Fiorentina, Raffaele Palladino, mengungkapkan kekecewaannya terhadap protokol VAR setelah timnya kalah 1-2 dari Inter Milan. Ia menilai keputusan wasit yang memberi Inter tendangan sudut kontroversial sangat merugikan timnya.
Fiorentina kalah 1-2 dalam lanjutan Serie A hanya beberapa hari setelah mengalahkan Inter 3-0 di Tuscany. Pertandingan ini berlangsung di Giuseppe Meazza, Selasa (11/2/2025) dini hari WIB.
Gol pembuka Inter datang dari bunuh diri Marin Pongracic. Pemain Fiorentina Rolando Mandragora menyamakan kedudukan sebelum Marko Arnautovic mencetak gol penentu kemenangan Nerazzurri.
Kekalahan ini membuat Fiorentina tetap berada di posisi keenam dengan 42 poin. Sementara Inter hanya tertinggal satu poin dari Napoli yang masih berada di puncak klasemen dengan 55 poin.
Bola Sudah Keluar, Tapi Inter Dapatkan Corner

Berdasarkan rekaman pertandingan, bola sebenarnya sudah melewati garis sepenuhnya, yang seharusnya menghasilkan tendangan gawang untuk Fiorentina. Namun, wasit tetap melanjutkan permainan dan memberikan Inter tendangan sudut.
Teknologi garis gawang hanya berlaku untuk bola yang masuk ke gawang, sehingga wasit tidak mendapatkan notifikasi otomatis saat bola melewati garis samping atau belakang lapangan.
Karena tidak ada pelanggaran yang terjadi, VAR tidak bisa campur tangan dalam situasi ini. Hal ini membuat Palladino merasa frustrasi karena timnya dirugikan akibat aturan yang kurang fleksibel.
Pulang dengan Rasa Marah

Palladino mengungkapkan kekesalannya dalam konferensi pers usai pertandingan. Ia menyayangkan VAR yang tidak bisa digunakan untuk membenarkan kesalahan objektif seperti ini.
“Saya tidak pernah membicarakan wasit atau menghakimi kesalahan mereka. Tapi kami jelas sangat marah dengan gol mereka,” ujar Palladino kepada TMW.
“Saya tidak ingin menyalahkan wasit, tapi sistemnya. Jika kita punya alat untuk membantu wasit mengurangi kesalahan, kita seharusnya bisa menggunakannya dengan lebih baik," lanjutnya.
“Bola keluar sekitar 20 cm. Protokol VAR tidak memperbolehkan intervensi dalam situasi seperti ini, tapi hal seperti ini harus dievaluasi ulang. Kami hanya bisa pulang dengan rasa kecewa."
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 9 Maret 2026 09:31Milan Punya 'Semangat Sergio Ramos' Saat Tumbangkan Inter di Derby
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 9 Maret 2026 09:31 -
Liga Italia 9 Maret 2026 09:00 -
Otomotif 9 Maret 2026 08:58 -
Liga Italia 9 Maret 2026 06:13 -
Liga Italia 9 Maret 2026 05:55 -
Tim Nasional 9 Maret 2026 05:45
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...











:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524891/original/012520100_1773023641-1000628554__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524863/original/081688600_1773022649-Becak_Listrik_Presiden_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469675/original/080141400_1768165839-lamine-yamal-eduardo-camavinga-alvaro-carreras-barcelona-real-madrid-menggiring-bola-piala-super-spanyol.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493311/original/080135300_1770201404-Keterangan_Pers_Cak_Imin_1.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5137791/original/066385900_1739961433-20250219-Penambahan_Jalur_Transjakarta-ANG_7.jpg)

