
Bola.net - Antonio Conte tidak ingin memaknai momen kekalahan Inter Milan dari Lazio secara berlebihan. Antonio Conte ingin memaknainya dengan santuy dan menilai Inter harus belajar dari momen ini.
Inter Milan kalah dengan skor 2-1 atas Lazio pada pekan ke-24 Serie A musim 2019/2020, Senin (17/2/2020) dini hari WIB di Stadion Olimpico. Inter Milan menelan kekalahan kedua pada musim ini di Serie A.
Inter Milan unggul lebih dulu. Pada menit 44, Ashley Young mencetak gol usai menyambar bola muntah sepakan Antonio Candreva. Skor 0-1 bertahan hingga laga babak pertama usai.
Lazio bangkit di babak kedua. Pada menit 50, Ciro Immobile mencetak gol dari titik putih. Lazio mendapat tiga poin usai Sergej Milenkovic-Savic mencetak gol pada menit 69 usai menyambar bola liar di kotak penalti.
Tentang Gol Penalti Lazio
Lazio mendapat penalti setelah wasit menilai Stefan De Vrij menjatuhkan Ciro Immobile. Sebelum momen itu terjadi, ada kegagapan di lini belakang. Daniele Padelli dan pemain belakang dinilai kurang koordinasi.
"Saya tidak ingin membahas itu secara detail," ucap Antonio Conte dikutip dari Sky Sports.
"Kami harus lebih tenang dan percaya diri dalam situasi itu. Kadang, kita terlalu hingar bingar, padahal kita harusnya santuy, belajar dari apa yang sudah kita kerjakan selama satu pekan," sambung pelatih 50 tahun.
Antonio Conte heran dengan apa yang dialami pemain Inter Milan, secara khusus di babak kedua. Walau punya keunggulan satu gol, Romelu Lukaku dan kawan-kawan justru masuk lapangan tanpa rasa percaya diri yang cukup bagus.
"Saya tidak tahu mengapa kami nampak ketakutan, tetapi setelah kami tertinggal 2-1, kami kembali bermain sepak bola dan menyerang Lazio," kata Antonio Conte.
Mengapa Christian Eriksen Cadangan?
Pertanyaan besar untuk Antonio Conte pasca kekalahan melawan Lazio yakni, mengapa Christian Eriksen hanya menjadi cadangan? Padahal, pemain asal Denmark itu diharapkan bisa memberi perbedaan bagi Inter Milan di laga-laga penting.
"Anda harus menemukan keseimbangan antara gerakan bertahan dan menyerang. Kami tidak berpikir satu pemain bisa mengubah nasib satu ti," ucap Antonio Conte.
"Sejauh ini kami juga bermain tanpa Eriksen. Kami harus tetap santuy, kami ingin pemain baru menyatu dengan tim dengan baik, kami harus terus bekerja dan tidak berpikir satu pemain bisa mengubah segalanya," kata Antonio Conte.
Lazio menjadi tim kedua yang mampu mengalahkan Inter Milan di Serie A musim 2019/2020 ini. Sebelumnya, Diego Godin dan kawan-kawan kalah dari Lazio.
Sumber: Sky Sports
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 02:30Prediksi Maroko vs Norwegia 8 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 01:59Prediksi Kroasia vs Slovenia 8 Juni 2026
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Mengapa Kenan Yildiz Mau Tinggalkan Bayern Munchen dan Memilih Juventus?
Dusan Vlahovic Pergi Gratis, Juventus Jajaki Alexander Sorloth jadi Pengganti
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

