
Bola.net - Kapten AS Roma, Lorenzo Pellegrini, dilarang mengambil penalti oleh sang pelatih, Jose Mourinho. Larangan itu berlaku setelah Pellegri gagal mengeksekusi penalti pada duel lawan Feyenoord di Liga Europa.
Pemain asal Italia tersebut menjadi salah satu eksekutor penalti bagi Giallorossi. Namun, tembakan penaltinya ketika melawan wakil asal Belanda tersebuT membentur tiang gawang dan membuat AS Roma harus menelan kekalahan 0-1 pada leg pertama 8 Besar Liga Europa.
Hal tersebut akhirnya dikaitkan dengan penendang penalti ketika AS Roma berhadapan melawan Udinese pada lanjutan Serie A pekan ke-30. Kala itu Pellegrini tidak lagi mengambil tendangan penalti melainkan sang rekannya yaitu Bryan Cristante.
Meskipun demikian, sang kapten juga mampu menyumbangkan gol bagi Giallorossi lewat skema open play. Gol tersebut sekaligus menjadi gol pertama bagi Pellegrini setelah 560 hari dirinya tidak mencetak gol sama sekali.
Banyak juga yang berasumsi mengenai pengambilan penalti ketika melawan Udinese itu murni keputusan Pellegrini yang memilih untuk mundur dan memberikan kans tersebut kepada pemain yang lain. Akan tetapi, sang kapten mengungkapkan bahwa hal tersebut murni keputusan dari sang pelatih.
"Itu adalah pilihan yang dibuat oleh pelatih. Saya siap untuk mengambil penalti, tetapi dia mengatakan kepada saya mengingat apa yang telah terjadi,” buka Pellegrini.
"Dia (Mourinho) ingin saya tidak terbebani ketika bermain. Saya akan siap mengambil penalti berikutnya jika saya dibutuhkan,” kata Pellegrini kepada DAZN, dikutip dari Football Italia.
Simak beberapa ulasan Lorenzo Pellegrini selengkapnya di bawah ini.
Kemenangan Penting Bagi AS Roma

AS Roma berhasil menang 3-0 atas Udinese pada lanjutan Serie A 2022/2023 pekan ke-30. Skuad asuhan Jose Mourinho itu meraih kemenangan penting agar bisa mengamankan tiket Liga Champions musim depan.
Kini Giallorossi menempati posisi ke-3 klasemen Serie A sementara. Mereka hanya terpaut beberapa poin dari AC Milan dan Inter Milan yang saat ini berada di peringkat empat dan lima.
Pasalnya, dua klub asal Milan itu mengalami hasil yang buruk pada pertandingan Serie A pekan kemarin. Rossoneri hanya mampu membawa satu poin dari Bologna usai ditahan imbang 1-1. Sedangkan Nerazzurri harus kalah di kandang mereka oleh AC Monza dengan skor 0-1.
Pellegrini juga berbicara mengenai hasil pertandingan melawan Udinese. Menurutnya, kemenangan ini sangat penting bagi tim. Apalagi hasil pertandingan yang dialami oleh tim lain ternyata menjadi kesempatan bagi Roma agar bisa menjauh dan mengamankan tiket Liga Champions di musim depan.
“Itu penting karena kami memiliki kesempatan untuk melihat hasil dari tim lain dan kami telah bekerja cukup lama untuk berada di sana. Ini hari yang luar biasa," ucap Pellegrini.
“Ada lebih banyak pertandingan di depan kami, kami mulai memikirkan hari Kamis dari sekarang dan setelah itu bisa fokus ke Serie A. Saya pikir tim ini benar-benar mengalami peningkatan dalam hal mentalitas."
Sumber: Football Italia
Penulis: Irasz Fabian Ilyasa (Penulis merupakan peserta Magang Merdeka 2023)
Klasemen Serie A 2022/2023
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Rabiot dan Di Maria Buang Peluang, Juventus Tersungkur di Markas Sassuolo
- Ada Penalti Gagal, AS Roma Tetap Pesta Gol Lawan Udinese
- Hasil Pertandingan Bola: MU Menang, Juventus Keok, Barca Imbang
- Fakta dan Statistik Pralaga Serie A 2022/2023 Pekan Ini
- Hasil Lengkap, Klasemen, dan Top Skor Liga Italia 2022/2023
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 12 April 2026 18:45Live Streaming Como vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
-
Liga Italia 12 April 2026 15:35Milan Dibantai Udinese 0-3, Rafael Leao Disoraki Fans di San Siro
-
Liga Italia 12 April 2026 14:32 -
Liga Italia 12 April 2026 13:00Live Streaming Parma vs Napoli - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 12 April 2026 22:07 -
Liga Inggris 12 April 2026 21:57 -
Lain Lain 12 April 2026 21:44 -
Bola Indonesia 12 April 2026 21:11 -
Liga Inggris 12 April 2026 21:00 -
Bola Indonesia 12 April 2026 20:57
HIGHLIGHT
- 5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Di...
- 5 Alternatif Marcus Rashford untuk Barcelona, dari...
- Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Menge...
- 5 Suksesor Mohamed Salah di Liverpool: Yan Diomand...
- 6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Pan...
















:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5510067/original/004176400_1771816661-20260222IQ_Dewa_United_vs_Boreo_FC-16.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5517450/original/096362200_1772429037-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-02T122314.020.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5433566/original/029724700_1764851042-WhatsApp_Image_2025-12-04_at_19.22.40.jpeg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5553642/original/004827100_1775998992-WhatsApp_Image_2026-04-12_at_20.00.33.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5535836/original/056287100_1774776617-7e3e8a4a-1ceb-45ec-be47-3f60a013262f.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5553626/original/029168900_1775991188-Dodo3.jpg)

