
Bola.net - Juninho Pernambucano diakui sebagai salah satu penendang bebas terbaik yang pernah ada. Mantan pemain Brasil dan legenda Lyon itu tak menyimpan sendiri ilmunya. Miralem Pjanic beruntung bisa menyerap ilmu darinya.
Pjanic, 30, memperkuat Juventus sejak 2016. Sebelum itu, gelandang Bosnia tersebut membela Metz 2007-2008, Lyon 2008-2011, dan AS Roma 2011-2016.
Pjanic saat ini sudah menjadi salah satu penendang bebas terbaik dalam sejarah Serie A. Tercatat setidaknya sudah 15 gol Serie A dia ciptakan lewat eksekusi tendangan bebas.
Dia terpaut 13 gol dari rekor Sinisa Mihajlovic dan Andrea Pirlo.
Periode Menentukan
Aquel Lyon no estaba nada mal. Benzema-Pjanic-Juninho🔥
— Momento Fútbol ⚽️🌎 (@MomentoFtbol2) April 30, 2020
Olympique Lyonnais “Les Gones” pic.twitter.com/GhBxvA4htL
Kemampuan mengeksekusi tendangan bebas tak didapatkan Pjanic begitu saja. Semua ada prosesnya.
Satu tahun di Lyon bersama pemain yang diakui sebagai master untuk urusan ini bisa dibilang sebagai periode yang sangat menentukan. Dari sang ahli tersebut, dia menyerap ilmu yang sangat berharga.
Pemain yang dimaksud adalah Juninho Pernambucano, mantan gelandang Brasil yang dikenal memiliki tendangan bebas mematikan.
Kemampuan Mengagumkan
Lyon in action this evening....
— WeLoveBetting (@WeLoveBettingUK) February 26, 2020
Throwback to the ultimate dead-ball machine - Juninho Pernambucano! pic.twitter.com/cSCOj7fFnS
Pjanic memang hanya setahun bersama Juninho, karena Juninho hengkang dari Lyon pada 2009. Namun itu sudah cukup baginya untuk menimba ilmu dari sang master tendangan bebas.
Pada Oktober 2015 lalu, kepada L'Equipe, Juninho pernah bicara tentang Pjanic dan kemampuannya yang menurut dia sangat mengagumkan.
"Sulit membandingkannya dengan saya, karena saya tak suka terlalu banyak bicara tentang diri sendiri," kata Juninho waktu itu. "Namun Mire punya kemampuan yang mengagumkan. Dia mungkin adalah penendang bebas terbaik di dunia saat ini."
"Tidak, saya yakin -- dia adalah yang terbaik."
Efisien dan Konsisten
What a goal by Pjanic of Roma in the Champions League! #UCL pic.twitter.com/36aoBtPygP
— Sport Climax (@SportClimax) October 20, 2015
"Dia sangat efisien, dan yang paling penting dia konsisten. Itu bagian yang paling sulit. Dia punya banyak variasi dalam menendang. Dia mampu menembak dengan berbagai cara, tergantung jaraknya," tutur Juninho.
"Saya yakin kalau dia sudah bekerja sangat keras. Waktu itu (di Lyon), saya bilang kepadanya bahwa pengulangan adalah hal paling penting untuk menjadi seorang penendang bebas yang hebat."
"Itu memang melelahkan, tapi itu benar-benar yang paling penting."
"Mire selalu tertarik pada teknik tendangan bebas saya, terutama cara saya melatih teknik tersebut."
"Sayang sekali kebersamaan kami tidak lama, karena saya hengkang satu tahun setelah dia datang dari Metz pada 2008."
"Dia selalu bersama saya setelah sesi latihan tim selesai, untuk melatih tendangan bebas. Kami mendiskusikan banyak hal."
Lintasan Bola Sudah Ada di Kepalanya
Lovely goal from Pjanic!!!!
— Juventus News - Juvefc.com (@juvefcdotcom) December 17, 2017
pic.twitter.com/WjqWFsAfwQ
Teknik tendangan bebas Juninho, yang mencetak 44 gol untuk Lyon dengan spesialisasinya itu selama periode 2001-2009, dikenal sebagai knuckle ball. Dengan teknik itu, bola hampir tak memiliki spinning motion dalam lajunya. Knuckle shot yang sempurna membuat bola seperti bergoyang, arahnya sulit ditebak, dan sangat sulit bagi kiper manapun untuk menghentikannya.
Teknik tendangan bebas Pjanic sedikit berbeda. Dia lebih flamboyan dan mengutamakan akurasi dan presisi untuk menaklukkan para penjaga gawang. Kemampuan ini dia asah lewat latihan tekun dan berulang-ulang, seperti yang dilakukan bersama Juninho ketika di Lyon bertahun-tahun silam.
Pjanic pernah mengungkapkannya kepada La Gazzetta dello Sport. "Saya sering mempraktikkan tendangan bebas di latihan untuk meningkatkan akurasi."
"Namun saya tak pernah mengkhususkan pada lintasan bola, karena itu sudah ada di kepala saya. Saya selalu ingat jarak menuju gawang."
Seperti disebutkan di awal, semua ada prosesnya. Pjanic jadi seperti sekarang pun bukan tanpa sebab. Pjanic jadi seperti sekarang karena dia punya guru yang luar biasa.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
- De Bruyne, Hazard, Lukaku, dan Pemain-pemain Belgia Termahal Saat Ini
- Van Dijk, De Jong, De Ligt, dan Pemain-pemain Belanda Termahal Saat Ini
- Paris 1998, Ketika Ronaldo Meraih Satu-satunya Trofi Bersama Inter Milan
- Ketika Michael Owen Cuma Jadi Supersub di Real Madrid
- Ketatnya Persaingan Capocannoniere Serie A 2001/02
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 4 September 2026 13:20Dusan Vlahovic Akhirnya Ungkap Alasan di Balik Kepergiannya dari Juventus
-
Liga Italia 4 September 2026 13:12Ruben Amorim Berpeluang Cetak Sejarah di Laga Juventus vs Milan
-
Liga Italia 4 September 2026 10:01Prediksi Inter vs Napoli 5 September 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 4 September 2026 22:00Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
-
Bola Indonesia 4 September 2026 21:19Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSS Sleman, Dua Gol Dianulir
-
Liga Inggris 4 September 2026 20:50Chelsea Siapkan 100 Juta Euro untuk Pengganti Enzo Fernandez
BERITA LAINNYA
-
italia 4 September 2026 13:20Dusan Vlahovic Akhirnya Ungkap Alasan di Balik Kepergiannya dari Juventus
-
italia 4 September 2026 13:12Ruben Amorim Berpeluang Cetak Sejarah di Laga Juventus vs Milan
-
italia 4 September 2026 10:01Prediksi Inter vs Napoli 5 September 2026
-
italia 4 September 2026 05:31Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
-
italia 3 September 2026 22:02Sebelum Gabung Juventus, Nick Woltemade Hampir Gabung Barcelona?
SOROT
-
Liputan6 4 September 2026 21:14Transjakarta 'Jalur Langit' Hanya Sampai Halte JORR Imbas Truk Mogok
-
Liputan6 4 September 2026 20:36Siswa SMP di Nabire Pembunuh Mantan Pacar Dihukum 10 Tahun
-
Liputan6 4 September 2026 19:57Cerita Kepanikan Penghuni Dapat Kabar Apartemen Pavilion Kebakaran
-
Liputan6 4 September 2026 19:50160 Siswa Keracunan, Dapur MBG di Toraja Disanksi
-
Liputan6 4 September 2026 19:44Tersangka Kasus Kebakaran Hutan Bertambah Jadi 112 Orang
-
Liputan6 4 September 2026 19:29Hujan Akhirnya Menyapa Pontianak
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340916/original/029246600_1788531271-93396.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340895/original/092729500_1788529017-WhatsApp-Image-2026-09-04-at-20.58.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340875/original/044738600_1788526653-93357.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340870/original/079729800_1788526203-1091801.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340866/original/033813100_1788525848-93367.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340860/original/078027400_1788524971-1002269829.jpg)
