
Bola.net - Manajer AS Roma, Jose Mourinho memberikan pembelaan terhadap Juventus, calon lawannya di dini hari nanti. Ia menyebut tidak ada yang salah bagi Si Nyonya Tua untuk bermain dengan pragmatis.
Seperti yang sudah diketahui, Juventus belakangan ini lagi melaju pesat di Serie A. Si Nyonya Tua perlahan tapi pasti mulai berada di papan atas Serie A dan bersaing dengan Inter Milan untuk gelar juara.
Meski begitu, ada banyak kritikan yang mengarah ke Juventus. Banyak pihak termasuk sebagian Juventini yang tidak suka dengan gaya bermain pragmatis ala Allegri.
Mourinho sendiri menilai tidak ada salahnya bermain pragmatis selama itu menghasilkan buah yang bagus. "Saya adalah orang yang percaya bahwa hasil akhir adalah hal terpenting di sepak bola," buka Mourinho dalam konferensi persnya baru-baru ini.
Simak komentar lengkap sang manajer di bawah ini.
Bukan Hal yang Negatif

Menurut Mourinho, tidak ada gunanya bermain atraktif jika pada akhirnya tim tersebut gagal meraih kemenangan.
Jadi ia menilai gaya bermain pragmatis Juventus yang mampu memetik tiga poin meski bermain bertahan merupakan sesuatu yang bagus.
"Orang-orang menganggap permainan seperti ini konotasinya negatif. Namun bagi saya pribadi, tim yang bermain untuk mendapatkan hasil yang bagus itu merupakan sesuatu yang positif."
Lawan yang Berat

Lebih lanjut, Mourinho mengakui bahwa Juventus bakal jadi lawan yang berat bagi timnya. Jadi ia ingin timnya benar-benar tampil dengan sempurna untuk bermain di laga ini.
"Juventus adalah tim yang bertahan dengan sangat baik, dan ketika mereka melakukan serangan balik mereka sangat berbahaya. Mereka memetik banyak sekali poin dari skema bola-bola mati," sambung Mourinho.
"Mereka bermain hanya sekali dalam satu minggu, di mana mereka tidak hanya mendapatkan waktu istirahat lebih tetapi juga mereka punya waktu lebih untuk menyiapkan taktik mereka. Saya yakin mereka akan bersaing dengan Inter untuk gelar Scudetto," pungkasnya.
Rekor Kurang Baik

AS Roma sendiri punya rekor yang kurang baik saat berhadapan dengan Juventus.
Il Lupi hanya menang sekali dari enam pertemuan terakhir mereka melawan tim asal Turin tersebut.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 17:00Cita-Cita Siswa Sekolah Rakyat Ingin jadi Menteri Pendidikan
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:22Prabowo Beri Arahan Khusus ke Seskab Teddy soal Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:00Prabowo: Banyak Orang Berhasil Berasal dari Keluarga Miskin
-
Liputan6 7 Juni 2026 14:30
Prabowo Beberkan Alasan Efisiensi Anggaran, Demi Program Ini
MOST VIEWED
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
Dusan Vlahovic Pergi Gratis, Juventus Jajaki Alexander Sorloth jadi Pengganti
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7988291/original/010365700_1780826023-Siswa_Prabowo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980310/original/037480300_1780817497-Prabowo_Pidato_Tabanan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7969192/original/061629100_1780806063-Prabowo_Sekolah_Bali.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980275/original/000029900_1780817477-Prabowo_Tabanan.jpeg)

