
Bola.net - Antonio Conte tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya saat Napoli dihajar Juventus 0-3. Pelatih Partenopei itu melontarkan sindiran pedas kepada wasit di tengah laga.
Momen panas ini terjadi di babak pertama ketika Napoli merasa layak mendapatkan penalti. Conte tertangkap kamera melakukan protes sarkas dari pinggir lapangan.
Ia mempertanyakan keputusan wasit Maurizio Mariani yang mengabaikan potensi pelanggaran di kotak terlarang. Insiden tersebut melibatkan bek Juventus, Gleison Bremer, dan penyerang Napoli, Rasmus Hojlund.
Frustrasi Conte memuncak seiring runtuhnya pertahanan Napoli di Turin. Gol-gol dari Jonathan David, Kenan Yildiz, dan Filip Kostic membuat sang juara bertahan pulang dengan tangan hampa.
Momen Cekikan Bremer
Napoli sempat melancarkan serangan berbahaya dari sisi kanan lewat Gutierrez. Bola kemudian dikirim ke tengah kotak penalti di mana duel fisik terjadi.
#JuveNapoli | al minuto 39 doppio allaccio in area di rigore bianconera: Bremer su Hojlund prima, Kalulu su Vergara poi (📸 DAZN).
— Denis Errori Arbitrali (@erroriarbitrali) January 25, 2026
Non sono stati mostrati replay ravvicinati dei due scontri, ma la retroporta può dare l'idea delle due dinamiche:
❌ l'attitudine di Bremer è quella… pic.twitter.com/TvNTeadQIn
Dalam tayangan ulang, Gleison Bremer terlihat melingkarkan lengannya ke leher Hojlund. Namun, wasit tetap melanjutkan permainan tanpa meninjau monitor VAR.
Melihat hal itu, Conte langsung berteriak ke arah perangkat pertandingan dengan nada tinggi.
"Kalian bahkan tidak akan melihatnya (di layar VAR) lagi, kan? Bahkan tidak mau melihatnya lagi," sindir Conte dengan nada sarkas.
Protes itu tak digubris. Laga terus berjalan dan Juventus justru berhasil mencuri gol pembuka tak lama kemudian.
Analisis Pakar: Harusnya Penalti?
Tindakan Bremer tersebut mendapat sorotan tajam dari pengamat perwasitan DAZN, Luca Marelli. Ia menilai bek asal Brasil itu mengambil risiko yang sangat besar.
Menurut Marelli, gerakan Bremer sama sekali tidak berorientasi pada bola. Fokusnya hanya tertuju untuk menghentikan pergerakan Hojlund secara fisik.
"Bremer memegang leher Hojlund, dan dia (Hojlund) memang jatuh sedikit terlalu mudah," analisis Marelli.
Meski demikian, Marelli menegaskan bahwa kontak tersebut sangat jelas. Bremer melakukan tindakan yang tidak perlu sebelum bola benar-benar sampai.
"Pegangan Bremer sangat di ambang batas, dengan gerakan yang tidak ada hubungannya dengan memainkan bola karena dia memegang leher Hojlund dan hanya melihat lawannya."
"Baru setelah itu dia melihat bola. Dari analisis slow-motion, itu lebih condong ke penalti daripada tidak," tegasnya.
Badai Cedera dan Kekalahan Telak Napoli
Insiden VAR ini menjadi bumbu pahit dalam kekalahan telak Napoli. Skuad asuhan Conte sejatinya datang ke Turin dengan kondisi pincang.
Badai cedera menghantam pilar utama seperti Kevin De Bruyne, Andre Frank Zambo Anguissa, hingga Billy Gilmour. Absennya nama-nama besar ini membuat chemistry tim tamu berantakan.
Sebaliknya, Juventus tampil efektif memanfaatkan kesalahan lini belakang Napoli. Blunder operan Juan Jesus dimanfaatkan dengan sempurna oleh Kenan Yildiz untuk gol kedua.
Kemenangan ini membawa Juventus kembali ke jalur persaingan Scudetto. Sementara bagi Conte, keputusan wasit dan rapuhnya skuad menjadi PR besar yang harus segera dibenahi.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 30 Juli 2026 05:55Inter Milan Tak Bisa Belanja Gila-gilaan seperti Klub Premier League
-
Liga Italia 30 Juli 2026 05:17Theo Hernandez Ditawarkan ke Juventus
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
italia 31 Juli 2026 04:25Resmi! John Stones Gabung Inter Milan, Siap Buka Babak Baru di Serie A
-
italia 30 Juli 2026 21:19AS Roma Resmi Lepas Artem Dovbyk ke Bologna
-
italia 30 Juli 2026 21:13AS Roma Resmi Datangkan Santiago Castro, Beri Sang Striker Muda Nomor 9
-
italia 30 Juli 2026 21:06Lazio Memanas, Gennaro Gattuso Usir Kenneth Taylor dari Sesi Latihan
-
italia 30 Juli 2026 16:49John Stones Tiba untuk Tes Medis Jelang Bergabung dengan Inter Milan
-
italia 30 Juli 2026 09:22Ruben Amorim Minta AC Milan Rekrut Pierre-Emile Hojbjerg, Ada Syaratnya
SOROT
-
Liputan6 31 Juli 2026 06:00Nasib Anggaran MBG Pascaputusan MK
-
Liputan6 31 Juli 2026 05:23KPK Benahi Sistem Internal usai Pegawai Diduga Peras Bupati Pemalang
-
Liputan6 31 Juli 2026 00:16Kejagung Beberkan 7 Perusahaan Diperiksa Terkait TPPU Febrie Adriansyah
-
Liputan6 31 Juli 2026 00:08Usai Tuntutan Kasus Sumur Minyak, Kini Mobil Dinas Kejari Blora Disorot
-
Liputan6 30 Juli 2026 23:42Prabowo Akan Kumpulkan Gubernur-Bupati, Bahas Indonesia ASRI
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295138/original/014802100_1783915653-mbg5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7764910/original/050120400_1780575066-Setyo_Budiyanto_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306887/original/065864800_1784913814-jam8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311755/original/094430600_1785431330-1785422817330.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311733/original/098094800_1785425410-66402.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311707/original/005886600_1785423333-IMG-20260730-WA0284.jpg)

