FOLLOW US:


Kemarahan Mihajlovic Pada Wasit Saat Lawan Juventus

07-05-2017 05:14

 | Sinisa Mihajlovic

Kemarahan Mihajlovic Pada Wasit Saat Lawan Juventus
Sinisa Mihajlovic © LightRocket

Bola.net - Pelatih Torino, Sinisa Mihajlovic tak bisa menutupi kekecewaan dan kemarahannya dengan kepemimpinan wasit Paolo Valeri yang memimpin pertandingan antara timnya melawan Juventus.

Pada pertandingan yang bertajuk Derby della Mole tersebut, pertandingan berlangsung sengit. Dan yang menjadi kontroversi dan membuat Mihajlovic geram adalah kartu kuning kedua yang diberikan wasit kepada anak asuhnya, Afriyie Acquah usai dinilai melanggar Mario Mandzukic.

Pertandingan ini sendiri akhirnya berakhir imbang setelah Adem Ljajic membuat Torino unggul lebih dahulu beberapa saat sebelum kartu merah itu. Kemenangan di depan mata itu sirna setelah tuan rumah Juventus menyamakan kedudukan lewat gol Gonzalo Higuain di masa injury time pertandingan.

"Saya bisa melihat dari pinggir lapangan bahwa dia mendapatkan bola dengan bersih. Tak perlu ilmuwan nuklir untuk mengatakannya. Apa gunanya ofisial keempat? Dia berada dalam posisi yang lebih baik untuk melihat daripada saya," ujarnya kepada Mediaset Premium.

"Itu adalah kesalahan yang tak bisa dibenarkan dan bukan satu-satunya, karena di babak pertama ada tiga kartu kuning untuk pertandingan yang sangat fair. Saya pergi ke wasit keempat dan bertanya mengapa anda tak membantu wasit? Dia pasti melihatnya lebih baik, wasit tak meniup peluit selama enam atau tujuh detik, jadi dia juga sedang menunggu bantuan," sambungnya.

Dan diakui Mihajlovic bahwa dirinya kehilangan kontrol emosi akibat kartu merah itu, tak lama kemudian dia juga diusir ke tribun. Dia juga menegaskan bermain melawan Juventus dengan satu pemain kurang adalah sesuatu yang sulit, bukan hanya bagi timnya.

"Saya tak tahu apakah wasit membuat keputusan ini, atau yang lebih parah, asisten mengatakan padanya bahwa itu pelanggaran, karena mereka berada di posisi yang lebih baik untuk melihat bahwa itu bukan pelanggaran," tandasnya.