
Bola.net - Pelatih Napoli Antonio Conte melontarkan kritik keras kepada mantan pelatih Manchester United Ruben Amorim. Conte menilai Amorim bersikap arogan dalam menangani Rasmus Hojlund semasa sang striker masih di Old Trafford.
Performa Hojlund bersama Napoli menjadi latar utama kritik tersebut. Sejak pindah ke Stadio Diego Armando Maradona, penyerang timnas Denmark itu tampil produktif dan konsisten di berbagai kompetisi.
Situasi ini kontras dengan masa Hojlund di Manchester United, ketika ia kesulitan menemukan ketajaman di bawah arahan Amorim sebelum akhirnya dilepas pada musim panas lalu.
Kritik Conte terhadap Metode Amorim

Antonio Conte secara terbuka menilai Ruben Amorim gagal menyesuaikan pendekatannya dengan karakter Hojlund. Ia menyebut metode yang kaku justru menghambat perkembangan sang striker muda.
Hojlund sempat kesulitan mencetak gol secara konsisten di Manchester United. Dalam periode tersebut, ia kemudian diberi tahu bahwa dirinya tidak lagi masuk rencana utama tim.
Padahal, penyerang berusia 22 tahun itu disebut ingin bertahan dan memperjuangkan posisinya. Namun, keputusan klub mendorongnya semakin dekat ke pintu keluar.
Hojlund Bangkit Bersama Napoli
Setelah bergabung dengan juara Italia Napoli dengan status pinjaman disertai kewajiban pembelian pada September, Hojlund menunjukkan perubahan signifikan. Ia mencetak sembilan gol di semua kompetisi sejak merumput di Italia.
Di Serie A musim ini, mantan striker Atalanta itu mengoleksi enam gol dari 16 penampilan. Ia juga mencetak dua gol di Liga Champions serta satu gol di ajang Supercoppa Italiana.
Napoli menjuarai Supercoppa Italiana setelah menang 2-0 atas Bologna pada Desember. Performa tersebut memperkuat kesan bahwa Hojlund berkembang pesat di bawah asuhan Conte.
Pernyataan Pedas Conte
Sementara Hojlund terus bersinar di Naples, Ruben Amorim dipecat Manchester United pada awal Januari. Hubungannya dengan manajemen klub disebut memburuk, dengan sistem 3-4-3 favoritnya menuai kritik dari jajaran direksi.
Menanggapi situasi tersebut, Conte terdengar melancarkan serangan verbal terhadap cara Amorim menangani pemain muda. Meski tak menyebut nama, Ia menyampaikannya jelang laga kandang Napoli melawan Sassuolo di liga.
“Beberapa pelatih muda sekarang ini arogan dan tidak mau beradaptasi. Mereka melihat striker muda kesulitan, dan alih-alih melatihnya, mereka justru menyalahkannya.”
“Mereka selalu mengeluh dan menyalahkan semua orang selain diri mereka sendiri, karena semuanya diberikan kepada mereka di atas piring perak.”
Napoli kini berupaya menjaga jarak dengan pemuncak klasemen Serie A Inter Milan dengan mengincar kemenangan atas Sassuolo. Fokus tim tertuju pada persaingan papan atas liga domestik.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 13 Juni 2026 14:34AC Milan Selangkah Lebih Dekat Pekerjakan Mantan Pelatih MU Ini
LATEST UPDATE
-
Otomotif 14 Juni 2026 21:49Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
-
Otomotif 14 Juni 2026 21:49Klasemen Pembalap Formula 1 2026
-
Otomotif 14 Juni 2026 21:48Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Catalunya
BERITA LAINNYA
-
italia 13 Juni 2026 14:34AC Milan Selangkah Lebih Dekat Pekerjakan Mantan Pelatih MU Ini
-
italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
-
italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
-
italia 10 Juni 2026 12:37Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
SOROT
-
Liputan6 14 Juni 2026 21:55Presiden Jerman Kunjungi Jakarta Besok, 10 Ruas Jalan Ditutup Sementara
-
Liputan6 14 Juni 2026 21:49Seskab Teddy: Prabowo Minta Rosan Buka Data Investasi ke Publik Besok
-
Liputan6 14 Juni 2026 20:42
Diduga Monopoli Suplier, 18 Satuan Pelayanan Gizi Dibekukan
-
Liputan6 14 Juni 2026 19:52Megawati Kembali ke Makam Bung Karno, Ada Pesan yang Terus Dirawat
-
Liputan6 14 Juni 2026 19:41Kebakaran Hebat Dekat Balai Kota Depok, Lebih dari 5 Toko Ludes
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259098/original/060629300_1781449344-Screenshot_2026-06-14_215821.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259092/original/068791400_1781448762-IMG_4226.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259060/original/007936000_1781444278-IMG-20260611-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259056/original/020544500_1781442659-WhatsApp_Image_2026-06-14_at_19.27.58.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259054/original/094853000_1781441071-VID-20260614-WA0054_1_.jpg)
