FOLLOW US:


Paolo Maldini dan Alessandro Nesta, Profesornya Thiago Silva

12-11-2020 10:57

 | Gia Yuda Pradana

Paolo Maldini dan Alessandro Nesta, Profesornya Thiago Silva
Alessandro Nesta © AC Milan

Bola.net - Thiago Silva adalah salah satu bek sentral terbaik yang pernah ada. Pemain 36 tahun Brasil yang kini memperkuat Chelsea itu sudah meniti karier yang panjang. Dia juga pernah bermain di Italia, di mana dia bertemu dengan dua orang yang dia anggap sebagai profesor dalam ilmu bertahan.

Mereka adalah Paolo Maldini dan Alessandro Nesta, dua bek terbaik yang pernah dimiliki Italia. Thiago Silva bermain bersama mereka di AC Milan, yang dia perkuat selama periode 2009-2012.

Thiago Silva mengaku beruntung pernah bermain bersama mereka di negara yang dianggap sebagai Kawah Candradimuka-nya para pemain bertahan.

1 dari 2

Belajar Banyak dari Maldini dan Nesta

"Setiap negara memiliki caranya sendiri dalam memandang sepak bola," kata Thiago Silva, seperti dikutip Football Italia.

"Saya berkembang pesat di Italia, salah satu sekolah terbaik untuk para pemain belakang dan ilmu bertahan. Di awal karier saya, saya cukup beruntung bisa bermain bersama dua profesor."

"Saya bermain bersama Maldini, dan kemudian mendapat kesempatan untuk bermain dengan Nesta. Saya bermain bersama mereka dua tahun."

"Selama itu, saya belajar banyak."

2 dari 2

Beda Liga, Beda Gaya

Beda Liga, Beda Gaya
Thiago Silva © AP Photo

Setelah meninggalkan Milan, Thiago Silva berlabuh di PSG. Dia memperkuat raksasa Prancis itu selama delapan tahun, kemudian gabung Chelsea sebagai free agent musim panas kemarin.

"Sepak bola di Prancis menuntut fisik dan stamina yang tinggi. PSG telah mendominasi selama beberapa tahun terakhir, dan itu membuat kami harus lebih berani mengamil risiko," tutur Thiago Silva.

"Di Premier League, Anda selalu menghadapi tim-tim dengan pemain-pemain depan yang sangat cepat. Temponya sangat tinggi."

"Setelah dua pertandingan pertama, saya meninggalkan lapangan dengan sakit di kepala karena banyaknya duel udara dan cepatnya permainan. Ini benar-benar berbeda dibandingkan dengan dua liga sebelumnya," imbuhnya.

Sumber: Football Italia