
Bola.net - AC Milan berhasil meraih kemenangan gemilang atas rival sekota mereka Inter Milan. Pelatih andalan Rossoneri Sergio Conceicao mengungkapkan kunci sukses timnya dalam meraih kemenangan ini.
Milan mengalahkan Inter dengan skor 3-0 pada leg kedua semifinal Coppa Italia, Kamis (24/4/2025) dini hari WIB. Kemenangan ini memastikan langkah Rossoneri ke final dan sekaligus melengkapi catatan impresif lima pertandingan tak terkalahkan melawan Inter musim ini.
Luka Jovic mencetak dua gol penting. Sementara Tijjani Reijnders menutup malam dengan gol ketiga di menit ke-85. Kemenangan ini mengantarkan Milan ke final Coppa Italia, di mana mereka akan bertemu Bologna atau Empoli.
Sejak awal, Conceicao telah merasakan bahwa Milan akan mampu mengatasi Inter. Perasaan tersebut muncul sejak pertandingan melawan Atalanta, di mana timnya menunjukkan peningkatan performa. Keyakinan pelatih asal Portugal ini terbukti benar dan berbuah manis bagi AC Milan.
Rahasia di Balik Kemenangan Telak atas Inter

Conceicao mengungkapkan bahwa kunci kemenangan atas Inter terletak pada detail-detail kecil. Ia memuji sikap dan kekompakan tim baik dalam bertahan maupun menyerang. Meskipun sempat kesulitan di menit-menit awal, AC Milan mampu bangkit dan mencetak gol penentu.
Di babak kedua, penampilan AC Milan semakin meningkat. Tim menunjukkan kualitas, kerendahan hati, dan keinginan kuat untuk meraih kemenangan. Hal ini menjadi bukti bahwa kerja keras dan kekompakan tim mampu membawa hasil maksimal.
“Saya sudah merasakannya sejak pertandingan melawan Atalanta,” ujar Conceicao kepada SportMediaset setelah pertandingan.
"Detail-detail kecil itu penting – saya menyukai sikap dan kekompakan tim dalam bertahan dan menyerang. Kami sedikit kesulitan di beberapa menit pertama, tetapi akhirnya kami mencetak gol. Kami memperbaiki beberapa hal di babak pertama dan kemudian bermain sangat bagus di babak kedua. Tim ini memiliki kualitas, tetapi juga kerendahan hati dan keinginan untuk memenangkan setiap pertandingan."
Pandangan ke Final

Meski melaju ke final, Conceicao tetap rendah hati. Ia menyadari bahwa Milan belum memenangkan apa pun dan masih harus berjuang keras di final melawan Bologna atau Empoli. Ia juga berharap timnya dapat meningkatkan performa di sisa pertandingan Serie A.
“Saya penggemar olahraga ini. Saya lebih menderita daripada yang lain. Saya membawa sepak bola pulang bersama saya, jadi istri saya juga akan senang dengan hasil ini,” kata Conceicao.
“Kaki kami di tanah, kami belum memenangkan apa pun. Kami harus bermain di final dan membuat perbedaan di akhir liga untuk membantu citra kami. Kami memiliki kualitas yang lebih baik daripada yang telah kami tunjukkan.”
Klasemen Serie A
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 28 Mei 2026 02:30Gak Jadi Pergi! Antonio Rudiger Semusim Lagi Bersama Real Madrid
-
Liga Inggris 28 Mei 2026 01:30Lah? Manuel Ugarte Batal Cabut dari MU?
-
Liga Italia 28 Mei 2026 00:30Juventus Patah Hati? Liverpool Batal Lepas Alisson Becker?
-
Liga Inggris 27 Mei 2026 23:59Barcelona Inginkan Joao Pedro, Chelsea: Sorry, Gak Dulu!
BERITA LAINNYA
-
italia 28 Mei 2026 01:00Davide Frattesi Masuk Radar Juventus, Inter Milan Siap Buka Negosiasi
-
italia 28 Mei 2026 00:30Juventus Patah Hati? Liverpool Batal Lepas Alisson Becker?
-
italia 27 Mei 2026 22:37Lolos Liga Champions, Roma Prioritaskan Mason Greenwood
-
italia 27 Mei 2026 18:27Lautaro Martinez Diyakini Bakal Ukir Sejarah Besar Bersama Inter Milan
-
italia 27 Mei 2026 16:335 Pemain Liverpool Ini Bisa Hijrah ke Serie A, 3 Menuju Juventus?
SOROT
-
Liputan6 28 Mei 2026 00:43Pelaku Pembunuhan Sadis dan Rudapaksa Bocah SD di Makassar Ditangkap
-
Liputan6 27 Mei 2026 21:30Tumpul di Liga Inggris, 3 Penyerang Ini Dapat Cap Terburuk
-
Liputan6 27 Mei 2026 20:58Modus Pengasuh Ponpes Lecehkan Santriwati di Pekalongan
MOST VIEWED
AC Milan Siapkan 5 Nama Sebagai Pengganti Massimiliano Allegri, Siapa Saja?
AC Milan Resmi Pecat Massimiliano Allegri dan 3 Petinggi Klub Usai Gagal ke Liga Champions
AC Milan Chaos! Ultras Minta Zlatan Ibrahimovic Pergi Setelah Allegri Dipecat
Dari Puncak Klasemen ke Jurang Kegagalan: Tragedi AC Milan yang Gagal ke Liga Champions
HIGHLIGHT
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Manajer MU dengan Persentase Kemenangan Tertinggi:...
5 Duel El Clasico Paling Gila: Dari Hattrick Bocah...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/7119157/original/052790600_1779904005-penangkapan-pelaku.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7113915/original/020439600_1779898017-242be88f-b10a-4c92-a0fa-4efd562fffe1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7111178/original/081662600_1779894762-30756.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6472618/original/099755300_1779333757-biasa-saja-ajax-akan-kembalikan-sanogo-ke-arsenal-20151017205315.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7107734/original/064928100_1779890924-feedImage_2026_5_27_1779885943325-57ikqj.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7107931/original/044350600_1779891103-newsCover_2026_5_27_1779885956828-8qd04k.webp)

