
Bola.net - - Teka-teki soal pelatih anyar Inter Milan terjawab sudah. Setelah memecat Luciano Spalletti pada Kamis (30/5) WIB kemarin, kini Inter menunjuk Antonio Conte sebagai pelatih anyar mereka. Pengumuman ini menjawab rumor yang beredar beberapa pekan terakhir.
Posisi Spalletti sudah tidak aman sejak pertengahan musim ini. Dia sempat mendongkrak kekuatan Inter di awal musim, tetapi merosot ketika musim berjalan separuh, dan memburuk di akhir musim.
Spalletti sebenarnya telah berhasil membawa Inter mengamankan satu spot di Liga Champions musim depan. Namun, Inter tampaknya sudah tidak lagi percaya pada mantan pelatih AS Roma itu.
📃 | OFFICIAL
— Inter (@Inter_en) May 31, 2019
Antonio Conte will be Inter's new Coach!#WelcomeAntonio pic.twitter.com/kFk8tktl7z
Rumor Conte sebagai pengganti sudah mengudara beberapa bulan terakhir, dan semakin menguat sepekan ini. Tidak ada asap jika tidak ada api, rumor itu terbukti. Melalui akun media sosial resmi @Inter_en, Conte diumumkan sebagai bos baru Nerazzurri.
Conte dikenal dengan gaya sepak bola khas Italia. Dia gemar memainkan formasi tiga bek dengan pemain sayap yang bisa bergerak cepat saat menyerang dan bertahan.
Biar begitu, setelah menganggur selama satu tahun, bukan tidak mungkin Conte telah menganalisis ide-ide gaya sepak bola lainnya. Bagaimanapun, Conte punya hubungan baik dengan trofi. Inter siap menjadi juara.
Bagaimana perubahan Inter di tangan Conte nanti? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Syarat Conte
Beberapa pekan lalu, Conte disebut telah mengajukan beberapa syarat sebelum menerima tawaran Inter. Dia minta dibelikan beberapa pemain, di antaranya Romelu Lukaku dan Victor Moses.
Kabarnya, Conte menyukai gaya bermain Moses karena pernah menanganinya di Chelsea. Salah satu perubahan Moses di era Conte adalah bagaimana permainnya sebagai penyerang sayap yang menjelma jadi wingback sesuai perintah Conte.
Perubahan itu fantastis. Moses jadi salah satu pemain terbaik Chelsea ketika mereka menjuarai Premier League di tahun 2017. Sebab itu, Conte tertarik bekerja sama dengan Moses lagi di Inter Milan.
Tak hanya Moses, Lukaku juga jadi target utama. Sebelumnya, Conte dikabarkan sudah pernah mengincar Lukaku ketika masih menangani Chelsea. Dia pernah berang pada The Blues karena gagal mendapatkan Lukaku dari Everton, sang pemain justru memilih Manchester United.
Rumor tersebut kian panas seiring dengan komentar Lukaku beberapa bulan lalu. Dia mengaku selalu bermimpi bermain di Serie A suatu saat nanti. Salah satu liga terbaik yang dikaguminya.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 6 Juni 2026 23:0310 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
BERITA LAINNYA
-
italia 4 Juni 2026 21:50Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Mengapa Kenan Yildiz Mau Tinggalkan Bayern Munchen dan Memilih Juventus?
Dusan Vlahovic Pergi Gratis, Juventus Jajaki Alexander Sorloth jadi Pengganti
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

