
Bola.net - Pesta gol terjadi di Juventus Stadium dalam giornata 11 Serie A, Minggu (09/11). Sang tuan rumah, Juventus berhasil menghancurkan Parma dengan skor telak 7-0!
Parma benar-benar tak bisa berkutik di laga ini. Sementara itu, tiga pemain sukses mencetak brace bagi Juventus, yakni Fernando Llorente, Carlos Tevez dan Alvaro Morata. Sedangkan sebiji gol lagi disumbangkan oleh Stephan Lichtsteiner.
Bermain di kandang sendiri membuat Juventus berada di atas angin walau tak semua pemain inti mereka dimainkan. Si Nyonya Tua langsung menekan pertahanan Parma dengan bertubi-tubi. Peluang emas pertama datang di menit ke-8.
Umpan silang Lichtsteiner masuk ke tengah kotak penalti sang tamu. Bola disambut oleh Pereyra dengan tendangan akrobatik. Namun, si kulit bundar hanya meleset tipis saja ke kiri gawang Parma.
Skuat Massimiliano Allegri itu terus menghadirkan prahara di area pertahanan Parma. Skuat asuhan Roberto Donadoni itu pun bahkan sampai tak bisa menyerang sama sekali. Pemain andalan mereka, Antonio Cassano juga terisolasi di depan sendirian.
Serangan Bianconeri akhirnya membuahkan hasil di menit ke-23. Sepakan keras Pogba dari jarak sekitar 17 meter berhasil ditepis oleh Mirante. Namun, bola rebound langsung disambar oleh Llorente. Juve unggul 1-0.
Parma yang tersentak dengan gol tersebut berusaha keras untuk membalas. Akan tetapi, di menit ke-29 mereka justru kembali dibobol oleh sang tuan rumah. Kali ini gawang Mirante dijebol oleh Lichtsteiner dengan sepakan kerasnya dari jarak sekitar 22 meter. 2-0 Juve menjauh.
Pemain-pemain Juve kian nyaman dengan keunggulan dua gol tersebut. serangan-serangan yang mereka bangun kian berbahaya. Skor pun akhirnya berubah menjadi 3-0 pada menit ke-36. Llorente berhasil menuntaskan umpan matang Lichtsteiner di dalam kotak penalti.
Hingga jeda babak pertama, Juventus masih unggul 3-0. Parma sudah berusaha keras membalas namun tak membuahkan hasil apa-apa.
Usai turun minum, keadaan masih tak berubah. Juve masih dominan atas Parma. Dan Bianconeri pun hanya butuh waktu lima menit untuk membuat para pendukungnya kembali bersorak kegirangan.
Carlos Tevez mencatatkan namanya di papan skor melalui aksi solo run yang mengagumkan. Dari garis tengah lapangan, ia berlari melewati tiga pemain lawan sebelum akhirnya menceploskan bola dengan tenang melewati Mirante. Skor kini menjadi 4-0.
Tevez kian menjadi-jadi. Pemain asal Argentina itu kembali mencetak gol pada menit ke-58. Ia berhasil memaksimalkan bola rebound hasil sepakan keras Paul Pogba. Angka di papan skor kini berubah menjadi 5-0.
Morata, yang masuk menggantikan Llorente, ikut mencatatkan namanya di papan skor. Setelah mendapatkan umpan chip apik dari Coman, pemain asal Spanyol itu bisa dengan mudah memperdaya Mirante. 6-0 Bianconeri unggul.
Morata akhirnya mencetak brace di laga ini. Umpan crossing Lichtsteiner berhasil disambarnya dengan sepakan kaki kanan. Mirante pun tak bisa berbuat apa-apa menahan laju bola tersebut. Parma pun tertinggal 7-0.
Gol tesebut menjadi gol terakhir yang tercipta di laga itu. Pemain-pemain Parma hanya bisa tertunduk lesu usai wasit membunyikan peluit tanda berakhirnya laga babak kedua.
Dengan hasil sangat apik tersebut, Juventus kini mengoleksi 28 poin dari 11 laga. Selisih gol mereka kini menjadi plus 21. Sementara itu, Parma masih tetap tergolek di papan bawah klasemen, tepatnya di peringkat 19 dengan koleksi poin hanya 6.
Parma benar-benar tak bisa berkutik di laga ini. Sementara itu, tiga pemain sukses mencetak brace bagi Juventus, yakni Fernando Llorente, Carlos Tevez dan Alvaro Morata. Sedangkan sebiji gol lagi disumbangkan oleh Stephan Lichtsteiner.
Bermain di kandang sendiri membuat Juventus berada di atas angin walau tak semua pemain inti mereka dimainkan. Si Nyonya Tua langsung menekan pertahanan Parma dengan bertubi-tubi. Peluang emas pertama datang di menit ke-8.
Umpan silang Lichtsteiner masuk ke tengah kotak penalti sang tamu. Bola disambut oleh Pereyra dengan tendangan akrobatik. Namun, si kulit bundar hanya meleset tipis saja ke kiri gawang Parma.
Skuat Massimiliano Allegri itu terus menghadirkan prahara di area pertahanan Parma. Skuat asuhan Roberto Donadoni itu pun bahkan sampai tak bisa menyerang sama sekali. Pemain andalan mereka, Antonio Cassano juga terisolasi di depan sendirian.
Serangan Bianconeri akhirnya membuahkan hasil di menit ke-23. Sepakan keras Pogba dari jarak sekitar 17 meter berhasil ditepis oleh Mirante. Namun, bola rebound langsung disambar oleh Llorente. Juve unggul 1-0.
Parma yang tersentak dengan gol tersebut berusaha keras untuk membalas. Akan tetapi, di menit ke-29 mereka justru kembali dibobol oleh sang tuan rumah. Kali ini gawang Mirante dijebol oleh Lichtsteiner dengan sepakan kerasnya dari jarak sekitar 22 meter. 2-0 Juve menjauh.
Pemain-pemain Juve kian nyaman dengan keunggulan dua gol tersebut. serangan-serangan yang mereka bangun kian berbahaya. Skor pun akhirnya berubah menjadi 3-0 pada menit ke-36. Llorente berhasil menuntaskan umpan matang Lichtsteiner di dalam kotak penalti.
Hingga jeda babak pertama, Juventus masih unggul 3-0. Parma sudah berusaha keras membalas namun tak membuahkan hasil apa-apa.
Usai turun minum, keadaan masih tak berubah. Juve masih dominan atas Parma. Dan Bianconeri pun hanya butuh waktu lima menit untuk membuat para pendukungnya kembali bersorak kegirangan.
Carlos Tevez mencatatkan namanya di papan skor melalui aksi solo run yang mengagumkan. Dari garis tengah lapangan, ia berlari melewati tiga pemain lawan sebelum akhirnya menceploskan bola dengan tenang melewati Mirante. Skor kini menjadi 4-0.
Tevez kian menjadi-jadi. Pemain asal Argentina itu kembali mencetak gol pada menit ke-58. Ia berhasil memaksimalkan bola rebound hasil sepakan keras Paul Pogba. Angka di papan skor kini berubah menjadi 5-0.
Morata, yang masuk menggantikan Llorente, ikut mencatatkan namanya di papan skor. Setelah mendapatkan umpan chip apik dari Coman, pemain asal Spanyol itu bisa dengan mudah memperdaya Mirante. 6-0 Bianconeri unggul.
Morata akhirnya mencetak brace di laga ini. Umpan crossing Lichtsteiner berhasil disambarnya dengan sepakan kaki kanan. Mirante pun tak bisa berbuat apa-apa menahan laju bola tersebut. Parma pun tertinggal 7-0.
Gol tesebut menjadi gol terakhir yang tercipta di laga itu. Pemain-pemain Parma hanya bisa tertunduk lesu usai wasit membunyikan peluit tanda berakhirnya laga babak kedua.
Dengan hasil sangat apik tersebut, Juventus kini mengoleksi 28 poin dari 11 laga. Selisih gol mereka kini menjadi plus 21. Sementara itu, Parma masih tetap tergolek di papan bawah klasemen, tepatnya di peringkat 19 dengan koleksi poin hanya 6.
Susunan Pemain:
Juventus (4-2-3-1): Buffon; Lichtsteiner, Bonucci, Chiellini, Padoin; Romulo, Marchisio (Mattiello), Pogba; Pereyra, Tevez (Coman); Llorente (Morata).
Parma (3-5-2): Mirante; Costa, Lucarelli, Felipe; Rispoli, Acquah, Lodi, Mauri (Mariga), De Ceglie (Gobbi); Ghezzal, Cassano (Belfodil).
Statistik Pertandingan Juventus - Parma:
Penguasaan bola: 68% - 32%
Shots (on goal): 22 (11) - 4 (1)
Corner: 5 - 0
Pelanggaran: 3 - 11
Offside: 3 - 4
Kartu kuning: 0 - 1
Kartu merah: 0 - 0. (bola/dim)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 26 Mei 2026 14:41Bek Tengah Terbaik Versi Jose Mourinho, Ada 2 Nama Ini!
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
italia 27 Mei 2026 01:19AC Milan Rugi Besar: Belanja Rp10 Triliun dan Gagal ke Liga Champions
SOROT
-
Liputan6 27 Mei 2026 02:01
Prabowo Salurkan Kurban untuk Warga Hambalang, 1 Sapi per RW
-
Liputan6 26 Mei 2026 20:47Purbaya Tunggu Perintah Prabowo Soal Ganti Bos Bea Cukai
-
Liputan6 26 Mei 2026 20:44Hakim Pengadilan Tinggi Makassar Dipecat, Terima Suap Rp 1 Miliar
-
Liputan6 26 Mei 2026 19:26Kasus Streaming Pornografi, Polisi Bakal Periksa Talent
MOST VIEWED
Dari Puncak Klasemen ke Jurang Kegagalan: Tragedi AC Milan yang Gagal ke Liga Champions
Statistik Mewah yang Antar Como ke Liga Champions: Pertahanan Terbaik di Serie A, Lini Serang Paling Tajam ke-2
Wakil Serie A di Liga Champions, Liga Europa dan UECL Musim 2026/2027
Top Skor Serie A 2025/2026: Martinez Masih Ganas, Dua Pendatang Baru Hadirkan Kejutan!
HIGHLIGHT
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Manajer MU dengan Persentase Kemenangan Tertinggi:...
5 Duel El Clasico Paling Gila: Dari Hattrick Bocah...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...











:strip_icc()/kly-media-production/medias/5281952/original/067750800_1752454657-1001283649.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493433/original/072755900_1770214249-1000225263.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3020289/original/029798500_1578903728-judge.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5509316/original/096657500_1771679235-CIO_Danatara_Pandu_Sjahrir_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3936932/original/004903700_1645074377-20220217_112525ok.jpg)
