
Bola.net - Scott McTominay menutup musim 2024/25 dengan sempurna bersama Napoli. Ia bukan hanya membawa timnya meraih Scudetto, tetapi juga dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Serie A musim ini.
Gelar tersebut diumumkan tak lama setelah Napoli memastikan kemenangan atas Cagliari. Gol pembuka McTominay dalam laga itu menjadi penentu utama dalam perebutan gelar.
Sebelum pertandingan, Inter sempat memimpin klasemen berkat keunggulan mereka atas Como. Namun, gol dari McTominay dan Lukaku memastikan bahwa gelar Serie A jatuh ke tangan Napoli.
Kisah sukses McTominay di Italia menjadi catatan luar biasa dalam musim debutnya di Serie A. Simak bagaimana kontribusinya di bawah ini.
Debut Impresif di Serie A, McTominay Jadi Pembeda

Didatangkan dari Manchester United, McTominay langsung menjadi pilar penting di lini tengah Napoli. Ia mencatatkan 11 gol dan 6 assist dalam 33 penampilan di Serie A musim ini.
Menariknya, 8 dari 11 gol tersebut menjadi gol pembuka dalam pertandingan, membuktikan betapa krusial kontribusinya. Performa konsisten ini mengantarkannya sebagai Pemain Terbaik Serie A versi analisis statistik resmi liga.
“Aku kehilangan kata-kata, ini luar biasa,” ujar McTominay kepada DAZN setelah laga melawan Cagliari.
“Pengorbanan setiap pemain di tim ini benar-benar luar biasa. Para suporter pantas mendapatkan ini, karena mereka selalu bersama kami sejak hari pertama. Bagi saya, bisa mengalami hal ini sungguh seperti mimpi,” lanjutnya.
Gol Penentu dan Energi ala Conte
McTominay mencetak gol penting ke gawang Cagliari di tengah tekanan besar. Ia menunjukkan ketenangan luar biasa meskipun situasi di lapangan penuh ketegangan.
Ia mengakui bahwa suasana pertandingan begitu menegangkan, tetapi Napoli tetap fokus hingga peluit akhir. Kemenangan ini bukan hanya buah kerja keras, tapi juga karakter tim asuhan Antonio Conte.
“Saya bahkan sempat lupa soal golnya, karena begitu banyak hal yang terjadi,” ungkap McTominay.
“Kami fokus penuh, tapi tetap saja ada rasa cemas dan gugup. Sekarang saatnya kami menikmati kemenangan ini bersama para suporter. Musim depan kami harus kembali dengan semangat yang sama dan tidak boleh kendur,” tegasnya.
Adaptasi Cepat McTominay jadi Kunci
Meski baru satu musim di Italia, McTominay sudah menyatu dengan budaya Napoli. Ia bahkan dijuluki ‘McFratm’, gabungan nama belakangnya dan kata slang Neapolitan yang berarti ‘saudara’.
Gelandang asal Skotlandia itu juga mulai menguasai bahasa Italia secara perlahan. Hal ini membuatnya merasa lebih dekat dengan tim dan para penggemar Napoli.
“Bahasa Italia saya cukup oke, saya bisa mengerti, tapi bicara masih butuh lebih banyak kepercayaan diri,” kata McTominay.
“Itu jauh lebih mudah dilakukan dengan orang-orang yang tidak bisa bahasa Inggris. Saya benar-benar merasakan cinta yang luar biasa. Saya juga belajar beberapa kata seperti ‘festeggiamo, andiamo!’,” pungkasnya.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Ambyar di Manchester United, Ini Saran Legenda Liverpool Untuk Ruben Amorim
- Ogah Berpisah, Real Betis Mau Permanenkan Antony dari MU
- Buka-bukaan Barcelona: Marcus Rashford Memang Jadi Incaran!
- Waduh, Gelandang Berbakat Ini Berpotensi Cabut dari Manchester United
- For Sale! Manchester United Siap Lepas Rasmus Hojlund, Segini Harganya
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 16 Juni 2026 10:33Man of the Match Iran vs Selandia Baru: Ramin Rezaeian
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 16 Juni 2026 10:33Man of the Match Iran vs Selandia Baru: Ramin Rezaeian
BERITA LAINNYA
-
italia 15 Juni 2026 23:59Waduh, Juventus Bakal Ditinggal Sang Bek ke Inggris?
-
italia 15 Juni 2026 19:05Detail Kontrak Ruben Amorim di AC Milan: Gaji Turun Jauh dari di MU?
-
italia 13 Juni 2026 14:34AC Milan Selangkah Lebih Dekat Pekerjakan Mantan Pelatih MU Ini
-
italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 23:21BGN: Insentif SPPG Tak Lagi Merata Rp 6 Juta per Hari
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260168/original/089343000_1781579457-000_B78C67W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260155/original/069961900_1781578945-3ae04965-7c16-44f3-b1de-2a0cafabfd68.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260090/original/064541400_1781555167-timnas-tanjung-verde-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260071/original/054096800_1781543857-000_B77B4UG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260073/original/052814200_1781543994-AP26166603425435.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5080103/original/047492500_1736158590-20250106-Dapur_MBG-MER_3.jpg)
