
Bola.net - Luciano Spalletti memulai debutnya di Juventus dengan eksperimen taktik yang mengejutkan. Ia langsung menjajal peran baru untuk Teun Koopmeiners dalam kemenangan 2-1 atas Cremonese, Minggu (2/11/2025) dini hari WIB.
Meski baru ditunjuk pada hari Kamis, Spalletti tidak ragu melakukan perubahan. Juventus menahan gempuran Cremonese setelah gol telat Jamie Vardy.
Secara keseluruhan, formasi 3-5-2 tetap dipertahankan oleh sang pelatih baru. Namun, Koopmeiners ditarik ke belakang sebagai bek tengah sekaligus playmaker yang sangat dalam.
Keputusan ini terbukti jitu di sisi sayap. Filip Kostic dan Andrea Cambiaso menjadi penentu kemenangan Si Nyonya Tua.
Eksperimen Taktik Koopmeiners

Peran baru Koopmeiners langsung menjadi sorotan utama dalam laga tersebut. Publik dibuat bertanya-tanya mengenai posisi asli sang pemain di awal laga.
Spalletti menyebut bahwa peran sang gelandang asal Belanda itu sudah jelas. Ia ditempatkan di posisi yang tak terduga oleh lawan.
"Setelah dua menit, semua orang bisa tahu di mana dia bermain," kata Spalletti kepada Sky Sport Italia.
"Saya berharap dia berada di posisi di mana dia bisa melakukan lebih banyak kerusakan, karena kami jarang berhasil memindahkannya dari kanan ke kiri, dan sebaliknya," lanjutnya.
Rencana 'Extra Man' di Lini Tengah
Spalletti menjelaskan bahwa ada rencana besar di balik penempatan Koopmeiners. Tujuannya adalah menciptakan keunggulan jumlah pemain di area sentral.
Peran ini dirancang agar Koopmeiners bisa masuk ke ruang yang ditinggalkan Thuram. Dengan begitu, Juventus memiliki satu pemain tambahan di lini tengah.
"Niatnya adalah agar Thuram sedikit maju ke depan, agar Koopmeiners masuk ke ruang itu, sehingga kami memiliki seorang pemain tambahan di lini tengah," jelas Spalletti.
"Itu karena satu-satunya ancaman nyata Cremonese adalah Vardy," imbuhnya.
Pujian untuk Organisasi Pertahanan
Meski peran utamanya adalah membangun serangan dari dalam, Koopmeiners juga dipuji. Ia dinilai sukses menjalankan tugas defensifnya dengan sangat baik.
Spalletti menyebut sang pemain tampil lebih defensif dibanding pemain lain. Terutama dalam hal organisasi dan memanggil garis pertahanan saat serangan balik.
"Saya melihat performa yang baik dalam hal komunikasi dan fokus," ujar Spalletti.
"Karena Koopmeiners lebih seperti seorang bek daripada siapa pun dalam hal memastikan organisasi dan memanggil garis pertahanan saat serangan balik," tegasnya.
Fokus Penuh Matikan Jamie Vardy
Alasan utama Spalletti berani bereksperimen adalah karakteristik lawan. Ia menilai Cremonese hanya berbahaya lewat satu pemain saja, yaitu Jamie Vardy.
Taktik ini dianggap perlu untuk meredam ancaman bola-bola direct kepada Vardy. Hal itu terbukti meski Vardy akhirnya tetap bisa mencetak satu gol.
"Itu diperlukan, karena Cremonese sangat berbahaya dengan bola di atas untuk sang juara, Vardy," kata Spalletti.
"Yang mana kita lihat itu dengan gol yang dia cetak," tutupnya.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 4 Februari 2026 18:33Jadwal Siaran Langsung Coppa Italia Pekan Ini Live di ANTV, 5-6 Februari 2026
-
Liga Spanyol 4 Februari 2026 16:50 -
Liga Italia 4 Februari 2026 16:32 -
Liga Spanyol 4 Februari 2026 16:29Trent Alexander-Arnold Siap Kembali Saat Real Madrid Hadapi Valencia
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 5 Februari 2026 01:30 -
Liga Inggris 5 Februari 2026 01:16 -
Liga Italia 5 Februari 2026 01:05 -
Liga Inggris 5 Februari 2026 00:43 -
Liga Inggris 4 Februari 2026 23:49 -
Liga Inggris 4 Februari 2026 23:41
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
- 7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Cham...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/3897009/original/094320900_1641526247-ilustrasi-pelecehan-13112020.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493465/original/083460300_1770227899-Potongan_uang_kertas.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5283008/original/087032100_1752495857-1000942741.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5383964/original/082146600_1760706112-Mensesneg_Prasetyo_Hadi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3921477/original/048115100_1643780510-000_9XR33X.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493463/original/024696000_1770224962-WhatsApp_Image_2026-02-04_at_23.16.13.jpeg)

