FOLLOW US:


Tak Ada Label 'Obral' Bagi Pemain AC Milan di Bulan Januari

18-10-2019 03:02

 | Yaumil Azis

Tak Ada Label 'Obral' Bagi Pemain AC Milan di Bulan Januari
Skuat AC Milan rayakan golnya ke gawan Genoa. © ansa via ap photo

Bola.net - Catatan keuangan AC Milan membukukan rekor kerugian yang tidak bisa dikatakan kecil. Meskipun demikian, merea tetap enggan cuci gudang hanya untuk menyeimbangkan pembukuannya.

Beberapa hari yang lalu, Gazzetta dello Sport membuat kabar yang cukup mencengangkan. Media asal Italia tersebut mengatakan bahwa masa depan sejumlah pemain Rossoneri tengah diragukan pada saat ini.

Hal itu dikarenakan sejumlah kerugian yang dibukukan oleh pemenang trofi Liga Champions sebanyak tujuh kali itu. Diketahui bahwa mereka mengalam kerugian sebesar 145,9 juta euro dalam pembukuan musim 2018/19.

Hampir di setiap lini pendapatan mengalami penurunan. Secara total, pendapatan mereka menurun sebesar 6,1 persen, sementara kebutuhan klub meningkat 5,1 persen. Nama-nama seperti Suso dan Gianluigi Donnarumma pun disebut bakal dijual pada bulan Januari nanti.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2

Milan Takkan Obral Pemainnya

Menjual pemain inti tentu akan menjadi buruk bagi AC Milan. Pasalnya, mereka tengah berupaya untuk bangkit dari keterpurukan yang sedang melandanya saat ini.

Seperti yang diketahui, Rossoneri sedang terdampar di peringkat 13 dengan catatan dua kemenangan saja. Padahal mereka tidak lagi berpartisipasi di kancah Eropa mana pun.

Perihal masa depan pemain, ternyata para fans Milan tidak perlu merasa takut. Tuttomercatoweb dan Milan News meyakinkan bahwa Rossoneri tak memiliki rencana untuk menjual pemain pentingnya saat bursa transfer kembali dibuka.

2 dari 2

Bagian dari Proses Restruktur

Beberapa hari yang lalu, MilanNews juga mendapatkan kabar dari 'orang dalam' bahwa kerugian yang dialami klub bisa dikatakan normal. Kerugian ini disebut sebagai bagian dari proses restruktur pasca ambil alih kepemilikan dari Yonghong Li ke Eliott Management.

Itulah yang kemudian dijadikan alasan mengapa Rossoneri mundur dari ajang Liga Europa pada musim ini. Ketimbang berjuang dengan utang, mereka lebih memilih untuk membersihkan pengeluaran yang tidak perlu untuk sekarang.

Selain itu, uang-uang yang dikeluarkan pun dialokasikan ke sektor-sektor penting. Seperti contohnya tempat latihan, ruang konferensi pers, serta komunikasi digital.

(Football Italia)