FOLLOW US:


Ditantang Petarung Filipina, Priscilla Lumban Gaol Berpeluang untuk Mendapatkan Gelar

08-11-2018 15:47
Ditantang Petarung Filipina, Priscilla Lumban Gaol Berpeluang untuk Mendapatkan Gelar
Priscilla Hertati Lumban Gaol © Fitri Apriani

Bola.net - Petarung putri asal Indonesia, Priscilla Hertati Lumban Gaol bakal kembali beraksi di atas ring. Kali ini, dia akan menghadapi petarung dari Filipina, Angelie Sabanal pada pertandingan kelas atom yang menjadi acara utama laga ONE: WARRIOR’S DREAM di Stadion Istora, Senayan, Jakarta, 17 November 2018.

Ini adalah kali keenam bagi Priscilla memasuki ring ONE Championship di 2018. Rekor Priscilla di tahun ini adalah 4-1. Jika bisa menyelesaikan pertarungan dan membuat rekor 5-1, maka Priscilla bisa bertarung untuk mendapatkan gelar pertarungan atau gelar eliminator pada 2019.

Priscilla adalah salah satu penyerang paling agresif di divisi kelas atom. Namun, kekalahannya dari Jihin Radzuan pada laga ONE: PURSUIT OF POWER menunjukkan celah permainan gulatnya.

Kemudian pada laga ONE: CONQUEST OF HEROES yang berlangsung September lalu, Priscilla berhasil menunjukkan peningkatan keahliannya di hadapan sorak sorai para pendukung tuan rumah. Dia mempertahankan rekor tak terkalahkan di kandang dengan mengalahkan bintang Filipina, Jomary Torres.

Torres yang mempunyai rekam jejak yang sama dengan Radzuan mencoba untuk memaksakan permainan di atas ring pada Priscilla. Akan tetapi, usahanya untuk mengendalikan kemampuannya bergulat terus-menerus digagalkan oleh Priscilla 2.0.

Namun tidak seperti Torres dan Radzuan, Sabanal akan menawarkan serangkaian masalah baru bagi Priscilla. Sabanal yang merupakan peraih medali perak Muay Thai nasional, tampaknya akan menguji keterampilan pertarungan bela diri lawannya di Indonesia.

Sabanal memulai debut ONE Championship-nya pada bulan Maret saat laga ONE: IRON WILL di Bangkok, Thailand. Dia berhasil mengalahkan bintang lokal, Rika Ishige melalui keputusan bulat.

Sabanal juga telah mengalahkan satu petarung pada tahun ini. Oleh sebab itu, bukan tidak mungkin kemampuannya akan membawanya kepada kemenangan dan membungkam sorak sorai pendukung tuan rumah di Jakarta.

Namun, banyak yang mengatakan bahwa diperlukan pola pikir juara untuk menjadi juara. Sejauh ini, Priscilla telah menunjukkan hal tersebut di perjalanan karirnya yang sangat sibuk tahun ini sebagai seniman bela diri campuran profesional.

Satu kemenangan lagi akan membawa Priscilla kepada pertarungan perebutan gelar, sementara kekalahan bisa mengirimnya ke belakang antrean. Oleh sebab itu, hampir tidak ada ruang untuk satu kesalahan saja.