
Bola.net - Sembari duduk di gazebo, Bu Endang dengan antusias menceritakan sejarah Pasar Bunga Bratang, Kota Surabaya. Dia menurunkan bahwa awal mula Pasar Bunga Bratang tidak lepas dari jerih payah orang tuanya dulu.
"Tahun 70-an itu orang tua saya yang awal di sini. Dulu tidak ada apa-apa di sini. Tidak ada sumur, tidak ada lampu, atau jalan ini," buka Endang.
Dulu, sebelum menjadi pasar bunga, lokasi yang tempatnya bercerita adalah rawa-rawa. Bukan sekadar rawa, akan tetapi tempat pembuangan banyak benda. Termasuk batu nisan yang harusnya ada di makam.
"Pokoknya sembarang kalir (semua benda) ada di sini. Orang dikasih secara percuma saja tidak mau kok," sambung Endang.
Pada 1980-an, ekosistem di Pasar Bunga Bratang mulai terbentuk. Jumlah pedagang yang berjualan makin banyak. Namun, belum ada pedagang yang tetap. Mereka berjualan ketika sedang ramai saja.
Baru pada 1990-an, kata Endang, situasi di Pasar Bunga Bratang lebih tertata. Para pedagang juga sudah tetap.
"Kalau lampu, jalan, dan penataan lebih rapi ini era Bu Risma (Tri Rismaharini) jadi Walikota. Waktu itu, Bu Risma marah-marah karena di sini kok falitas lampu saja kecil sehingga orang tidak tertarik masuk," kata Endang.
Komitmen BRI Lebih dari Sekadar Gazebo

Sentuhan Tri Rismaharini bisa dirasakan pedagang dan pengunjung Pasar Bunga Bratang hingga kini. Penataan pasar lebih rapi sehinga memudahkan pengunjung untuk datang dan melihat kios bunga yang ada di dalam.
Kini, kondisi Pasar Bunga Bratang jauh lebih tertata dan rapi. Dahlan, Ketua Paguyuban Pasar Bunga Bratang, menambahkan bahwa kini ada dua gazebo yang membuat lokasi makin nyaman.
Dua gazebo tersebut adalah hasil program BRIncubator untuk cluster pedagang bunga dan pot. Dua gazebo itu kini bisa jadi tempat bagi pedagang untuk berinteraksi sambil menunggu pembeli.
"Alhamdullah ada gazebo untuk tempat istirahat. Jadi kalau ada pengunjung barangkali panas atau hujan mereka bisa istirahat. Sebelum BRI masuk belum ada gazebo, falisitas umum hanya berupa sumur saja," kata Dahlan.
Di gazebo itulah Endang bercerita tentang sejarah Pasar Bunga Bratang. Beberapa orang peserta program peserta BRI Fellowship Journalism juga duduk di sana sambil mendengarkan cerita Endang.
Selain Gazebo, kata Dahlan, BRI punya hubungan sangat erat dengan para pedagang di Pasar Bunga Bratang. Sebab, BRI juga memberi bantuan lain pada pedagang secara indivisu berupa pemodalan.
"Orang-orang dikasih pinjaman, KUR (Kredit Usaha Rakyat), di sini juga ada khas paguyupan kita juga simpan di BRI. Khas di mushola kan setiap minggu ada iuran juga kita simpan di BRI," kata Dahlan.
Widya Arini, Mantri BRI Bratang Surabaya, menyebut bahwa ada rencana untuk menambah satu gazebo atau fasilitas lain di Pasar Bunga Bratang. Sebab, dalam waktu dekat, bakal ada program untuk para pedagang pupuk dan tanah.
Selain itu, ke depannya, Arini memastikan bahwa BRI akan tetap ada bersama para pedagang Pasar Bunga Bratang. Bukan hanya dalam bentuk gazebo, akan tetapi banyak program dan layanan yang bisa dimanfaatkan para pedagang.
"Sekarang ada kurang lebih 52 nasabah di Pasar Bunga Bratang. Nanti, kalau ada yang mau pinjaman, menabung, atau bantuan lain asalkan sesuai dengan prosedur pasti kita bantu usahakan," ucap perempuan lulusan Universitas Airlangga tersebut.
Advertisement
Berita Terkait
-
Lain Lain 29 September 2025 20:24Menikmati Petualangan Kuliner di Festival Jajanan Pasar Malang Memakai BRImo
-
Lain Lain 30 April 2025 21:09Rumah BUMN Kota Malang by BRI Ajarkan UMKM Bikin Usaha yang Berkelanjutan
-
Lain Lain 29 April 2025 23:44Menikmati Pedas Nagih di Lalapan Lamongan Akang Jainul Bersama QRIS BRI
-
Lain Lain 29 April 2025 05:16Kedai Klasik, Bayarnya Modern: Mudahnya Menikmati Kopi di Hamur Mbah Ndut
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 1 Mei 2026 16:35 -
Bola Indonesia 1 Mei 2026 16:31 -
Liga Spanyol 1 Mei 2026 16:15 -
Bola Indonesia 1 Mei 2026 16:11 -
Liga Inggris 1 Mei 2026 15:53 -
Bola Indonesia 1 Mei 2026 15:41
MOST VIEWED
- Nabung Emas Online Lagi Jadi Primadona, Simak Tips Memilih Platform yang Tepat
- Kejar Target Finansial Seperti Kejar Gol, Cicil Emas Bisa Jadi Taktiknya
- Jangkau Lebih dari 44 Juta Anak: Kolaborasi Emtek Media dan Playtopia Ubah Cara Brand Menyentuh Keluarga Indonesia
- Nggak Mau Ganti-Ganti Parfum? Wangi Versatile Ini Cocok jadi Signature Scent Baru
HIGHLIGHT
- Liverpool Siap Ganti Arne Slot? 5 Kandidat Pelatih...
- Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi M...
- 5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola H...
- 5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi ...
- Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Ab...
- 8 Pemain yang Pernah Membela Sporting CP dan Arsen...
- 9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid da...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571484/original/012255300_1777626565-21379.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3239983/original/044887600_1600257707-20200916-Ojol-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568950/original/053357800_1777407647-khvicha-kvaratskhelia-psg-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571459/original/004397000_1777624493-IMG_1168.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571441/original/095451900_1777622553-IMG_9582.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571439/original/044975600_1777622133-1001197197.jpg)
