FOLLOW US:


Belum Satu Pekan, Zenit Sudah Ingin Jual Malcom karena Ditolak Fans

06-08-2019 09:39

 | Asad Arifin

Belum Satu Pekan, Zenit Sudah Ingin Jual Malcom karena Ditolak Fans
Malcom resmi menjadi pemain Zenit St Petersburg © Zenit St Petersburg

Bola.net - Klub asal Rusia, Zenit St Petersburg dikabarkan berencana untuk menjual Malcom. Padahal, pemain asal Brasil tersebut belum genap satu pekan didatangkan dari Barcelona.

Zenit secara resmi mendatangkan Malcom dari Barcelona pada 2 Agustus yang lalu. Zenit harus membayar dengan harga yang mahal untuk mendapatkan servis Malcom dari klub Catalan.

Malcom ditebus dengan harga 40 juta euro, plus 5 juta euro yang akan dibayar dalam bentuk bonus.

Meskipun baru saja dibeli, masa depan Malcom bersama Zenit langsung suram. Klub langsung punya niat untuk menjualnya. Mengapa bisa begitu? Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 2

Kasus Rasisme Menimpa Malcom

Meskipun dibeli dengan harga yang mahal, kedatangan Malcom tidak mendapat sambutan yang baik dari para fans Zenit. Mereka justru membuat sebuah langkah yang kemudian memicu kontroversi.

Malcom mendapat sambutan yang berbau rasisme, sesuatu yang gencar dikampanyekan sebagai aksi terlarang di sepak bola. Fans Zenit tidak menerima Malcom lantaran masalah perbedaan warna kulit.

Fans Zenit sendiri punya cara pandang yang berbeda terkait pemain dengan kulit hitam. Mereka melihatnya bukan sebagai masalah rasisme. Mereka hanya ingin menjaga tradisi klub yang selama ini tidak memakai jasa pemain kulit hitam.

"Bagi kami [fans Zenit] tidak adanya pemain kulit hitam adalah upaya untuk menjaga tradisi, bukan rasisme," demikian bunyi salah satu manifesto yang dibuat oleh fans menyambut kedatangan Malcom.

2 dari 2

Malcom Segera Dijual

Melihat reaksi yang diberikan oleh para pendukungnya, Zenit disebut mulai khawatir dengan langkah yang telah mereka buat. Opsi untuk kembali menjual Malcom dibuka. Namun, tidak untuk waktu dekat ini.

"Zenit mungkin saja menjual Malcom pada bulan Januari karena terkait dengan rasisme. Fans masih belum bisa menerimanya," tulis jurnalis Diario AS, Ria Novosti.

Malcom bukan satu-satunya pemain yang mendapatkan reaksi penolakan dari fans Zenit. Di masa lalu, beberapa fans dari kelompok yang lebih keras, juga menolak pembelian Hulk dan Axel Witsel.