FOLLOW US:


Bukan PSG, Barcelona atau Man City Dianggap Lebih Cocok untuk De Ligt

13-06-2019 10:16

 | Aga Deta

Bukan PSG, Barcelona atau Man City Dianggap Lebih Cocok untuk De Ligt
Matthijs De Ligt © AFP

Bola.net - Kapten Ajax Amsterdam Matthijs de Ligt masih belum mengambil keputusan soal masa depannya. Untuk itu, Legenda timnas Belanda Frank De Boer punya saran untuk sang pemain.

De Ligt merupakan salah satu komoditas panas di bursa transfer saat ini. Penampilan impresifnya bersama Ajax membuatnya dikaitkan dengan sejumlah klub raksasa Eropa.

Barcelona sangat difavoritkan untuk mendapatkan tanda tangannya. Manchester United dan Liverpool juga ikut bersaing untuk memboyongnya ke Premier League.

Tapi kini De Ligt sangat santer dikabarkan akan segera berlabuh ke PSG. Raksasa Prancis itu dilaporkan memberikan penawaran menggiurkan untuk Ajax dan pemain 19 tahun tersebut.

De Boer yang pernah menangani Ajax mengatakan bahwa De Ligt bisa bermain di klub mana pun. Namun, ia meminta sang pemain untuk berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait masa depannya.

"De Ligt adalah pemain yang bisa bermain untuk tim manapun dan menurut saya, akan lebih baik melihatnya bermain di Barcelona. Karena mereka adalah klub dengan filosofi yang sama dengan Ajax," ungkap De Boer seperti dilansir Marca.

"Dia memulai di Ajax sebagai anak 10 tahun dan dia punya filosofi dan cara bermain yang sangat dekat dengan milik Barcelona. Dia takkan perlu beradaptasi dan bakal siap untuk bermain."

1 dari 1

Tak Cocok di PSG

Meski tengah santer dikaitkan dengan PSG, De Boer menilai raksasa Prancis itu tidak cocok untuk De Ligt. Menurutnya, De Ligt sebaiknya memilih Barcelona atau Manchester City.

"PSG adalah tim yang sangat bagus dengan para pemain bagus, tapi mereka tak bermain seperti tim De Ligt biasanya. Itu berbeda dan filosofi itu penting. Kalau Anda bertanya ke saya, saya lebih memilih melihatnya di Barcelona atau Manchester City," tambahnya.

"Dia harus punya kepercayaan diri pada karakternya. Kalau dia tak bermain di beberapa bulan pertama di Barcelona, dia mesti tetap tenang."