FOLLOW US:


Mbappe Terang-terangan Sebut Zidane Sebagai Idolanya, Kode ke Real Madrid?

21-01-2020 09:13

 | Yaumil Azis

Mbappe Terang-terangan Sebut Zidane Sebagai Idolanya, Kode ke Real Madrid?
Penyerang PSG, Kylian Mbappe. © AP Photo

Bola.net - Penyerang PSG, Kylian Mbappe, membuka kehidupannya sewaktu masih kecil. Ia berkata bahwa dirinya mengidolakan pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, sejak masih berusia kanak-kanak.

Mbappe lahir pada tahun 1998 dan dibesarkan di Bondy, daerah pinggiran kota yang kurang beruntung di bilangan Paris. Sewaktu ia tumbuh, Zidane sedang menjadi salah satu pemain yang kerap menarik perhatian publik.

Menakar dari umurnya, maka Mbappe mengenal Zidane secara utuh sewaktu legenda Prancis tersebut sedang membela Real Madrid. Sebagai informasi, Zidane membela Los Merengues mulai tahun 2001 hingga 2006.

Jelas, Mbappe juga merupakan saksi hidup bagaimana Zidane membawa Timnas Prancis mencapai final Piala Dunia 2006 lalu. Sekaligus juga menyaksikan bagaimana Zidane menanduk bek Italia, Marco Materazzi, di babak final.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2

Mbappe Mengidolakan Zidane

Zidane memenuhi masa kecil seorang Kylian Mbappe. Dalam suatu acara, pria berumur 21 tahun itu secara terang-terangan mengakui kalau Zidane adalah idola pertamanya. Tidak peduli dengan rumor yang sedang mengaitkannya dengan Madrid.

"Saya memiliki beberapa fase. Sebagai awalan, sewaktu masih kecil, Zidane. Jika anda anak laki-laki dan berasal dari Prancis, idola anda adalah Zidane," ujar Mbappe seperti yang dikutip dari Goal International.

Tentu saja, Zidane bukanlah satu-satunya pemain yang diidolakan Mbappe. Pemain yang berhasil membawa Timnas Prancis juara Piala Dunia 2018 itu mengatakan bahwa dirinya juga mengidolakan Cristiano Ronaldo.

"Setelahnya, idola saya adalah Cristiano dan saya cukup beruntung bisa menghadapinya. Kemudian idola saya lainnya adalah Ronaldo Brasil untuk caranya bermain," lanjutnya.

2 dari 2

Meninggalkan Jejak Positif

Mbappe punya harapan bahwa dirinya bisa menjadi seperti pemain yang telah disebutkan di atas. Ia ingin meninggalkan jejak positif dalam sejarah sepak bola dan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.

"Saya ingin meninggalkan semacam jejak dengan nilai-nilai saya, untuk memberikan sebuah pesan dalam sejarah sepak bola," pungkasnya.

Di usianya yang tergolong belia, Mbappe telah membuat torehan positif. Selain trofi Piala Dunia, ia juga menyumbang sejumlah gelar untuk PSG serta klub sebelumnya, AS Monaco.

(Goal International)